Rizieq yg calon presiden NII jadi ngomong terbalik soal NII dihadapan jurnalis AS....ngga percaya ah... -----Original Message----- From: "sunny" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 11 May 2011 23:08:53 To: <Undisclosed-Recipient> Reply-To: [email protected] Subject: [proletar] Habib Rizieq Tak Setuju Negara Islam Indonesia
Refleksi : Bagaimana kalau ucapan Habib Rizieg ini disambut dengan pekikan: "Alahu Akbar"! Apakah dibolehkan? hehehe. Ataukah ucapa oelh n tsb dimuntahkan, karena lidah Habib bercabang jadi bisa saja : "lain di bibir lain di hati". Mungkin juga Habib tidak setuju, karena NII bukan diciptakan oleh klompoknya. Apa komnentar Anda yang pandai ilmu surgawi terhadap pernyataan Habib Rizieq ini? http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2011/05/11/brk,20110511-333910,id.html Habib Rizieq Tak Setuju Negara Islam Indonesia Rabu, 11 Mei 2011 | 23:45 WIB Muhammad Rizieq Syihab. TEMPO/Imam Sukamto TEMPO Interaktif, Jakarta - Ketua Umum Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab menyatakan tidak perlu ada upaya mendirikan negara Islam secara formal di Indonesia. Berbicara dalam forum diskusi tokoh agama Islam dengan jurnalis Amerika Serikat di kantor International Conference of Islamic Scholars (ICIS), Jakarta, Rabu, Rizieq menilai secara substansial Indonesia sebenarnya sudah termasuk sebagai "Negara Islam". "Peraturan Islam sudah banyak dimasukkan dalam peraturan di pemerintahan," katanya. Rizieq menegaskan itu untuk menjawab pertanyaan dari jurnalis AS tentang maraknya gerakan Negara Islam Indonesia belakangan ini. Menurut Rizieq, di dalam Kitab Kuning atau kitab klasik Islam disebutkan bahwa setiap negara yang dikuasai mayoritas masyarakat Islam dan dipimpin oleh pemimpin Islam serta bebas menjalankan syariat Islam adalah negara Islam."Jadi tidak perlu mendirikan negara Islam," kata Rizieq. Karena itu, lanjutnya, FPI tetap mendukung Indonesia dalam bentuknya sekarang yakni Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan bendera Merah Putih, UUD 1945, serta dasar negara Pancasila. Sementara itu Sekretaris Jenderal ICIS KH Hasyim Muzadi berharap dengan adanya dialog tersebut jurnalis AS bisa memahani Islam Indonesia secara benar sehingga benar pula dalam membuat pemberitaan. "Selama ini mereka mendapat informasi sepotong-sepotong tentang Islam Indonesia," kata mantan Ketua Umum PBNU tersebut. Berita terkait a.. Polisi Usut Penyimpangan Dana di Al-Zaytun b.. Panglima TNI: Negara Kesatuan RI Itu Final c.. Dede Yusuf : Ada Banyak Faksi NII d.. Pemerintah Diminta Ungkap Beking Gerakan NII e.. Polisi Butuh Bukti untuk Menahan Panji Gumilang [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
