Jadi PAREWA PAREWA yang berogtak babi itu tidak membantah apa yang saya katakan.
Karena yang saya katakan adalah kebenaran. Lalu, sebagaimana lazimnya, dia cuap-cuap kayak nonok bebek yang baru dientotin monyet bonobo sekedar unjuk isi otaknya yang sudah rusak dan jadi busuk, nista lagi menjijikkan... --- In [email protected], PAREWA <parewa70@...> wrote: > > Anda jelas ngga sanggup membantah apa yg saya katakan, lalu menulis seenak > jidat. > > --- Pada Jum, 13/5/11, Jusfiq <kesayangan.allah@...> menulis: > > Dari: Jusfiq <kesayangan.allah@...> > Judul: [proletar] PAREWA PAREWA takut berobat. > Kepada: [email protected] > Tanggal: Jumat, 13 Mei, 2011, 5:23 PM > > > > > > > > Â > > > > > > > > > > > > > > PAREWA PAREWA takut berobat. > > > > Jadi, saya ulang: otak PAREWA PAREWA itu jelas sudah rusak... > > > > Dia bukan manusia normal lagi. > > > > Dia sudah gila. > > > > Saya rentang.... > > > > PAREWA PAREWA itu adalah korban kedunguan orang tuanya yang > > dungu-dungu kayak anjing dan yang tidak memberikan pendidikan yang memadai > untuk > > dia: dia juga dungu kayak anjing seperti mereka. > > > > Dia tidak dilatih untuk memakai otaknya buat berfikir, dia tidak dilatih untuk > > berfikir kritis. > > > > Dia tidak dilatih untuk mempertanyakan apa yang dikatakan orang sekelilingnya. > > > > Dia dilatih buat biasa bersikap seperti anjing budug lapar dihadapan taik > angat: > > diajar untuk melahap apa saja yang dikatakan orang sekelilingnya. > > > > Makanya, dia sama-sama tidak punya harga diri seperti orang tuanya yang dungu > > kayak anjing itu dan sama-sama bersedia menjadi korban kibulan orang Arab > > primitif. > > > > Lalu, berkat kemajuan teknologi, dia punya akses ke internet dan sempat > melihat > > kenyataan lain yang pahit lagi menyilaukan yang ditunjukkan orang lain di > > internet: ajaran agama Islam yang dianutnya dan yang dikiranya berdasarkan > > kebenaran dan berdasarkan wahyu dari Allah itu ternyata cuman berdasarkan > omong > > kosong dan kibulan hasil khayalan orang Arab primitif. > > > > Karena dia tidak dilatih untuk memakai otaknya untuk berfikir dan untuk > > mempertanyakan apa yang dia yakini selama ini maka dia bingung dihadapan > > kenyataan itu: groggy. > > > > Dia jadi gila. > > > > Gila dan lantas kalap. > > > > Lalu dia jadi tukang fitnah dan penyebar dusta. > > > > Seperti halnya hampir semua peserta Islam yang hadir disini yang seperti dia > > juga > > tidak terlatih untuk memakai otak mereka buat berfikir, untuk berfikir secara > > kritis. > > > > Untuk kembali menemukan keseimbangan, hanya psikiater yang bisa menolongnya. > > > > Tapi PAREWA PAREWA takut berobat. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
