Inilah cara berfikir bangsat rezamautia yang mikir pake kontol yang menderita premature ejaculation itu...
Dia tahu dia salah, tapi... Saya garis bawahi tulisannnya: "yah.., kita udah tahu hal itu melanggar, tapi ada juga perasaan 'sedikit' tidak bersalah karena semua kendaraan ikut melanggar lampu merah juga. well, at the end of it, I give up and just go follow the flow. Semuanya pada begitu, kenapa kita nggak? Menteri aja melanggar lalu lintas dengan masuk ke jalur bus way kok? " --- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@...> wrote: > > Biasanya hari Senin setelah libur panjang jalanan di Jakarta sudah pasti akan > macet total. Di Jakarta ini juklak lalu lintas dari warganya sudah jelas, > peraturan dibuat untuk dilanggar. Jadinya sudah menjadi hal yang umum ketika > melanggar lalu lintas tapi merasa dirinya benar. It is wrong but feels right. > > Sudah bukan hal yang aneh, bahkan menjadi hal yang umum, jika kita melihat > motor berjalan melawan arus berlawanan. Mereka biasanya mengambil jalur yang > paling kiri dan berjalan melawan arus. Jangan lagi bicara lampu merah. > Ketika lampu lalu lintas sedang merah dan sering sekali kendaraan di belakang > kita membunyikan klakson secara serempak untuk memaksa kita maju, kita juga > jadi bingung, mau maju melanggar lampu merah atau tetap berhenti? > > yah.., kita udah tahu hal itu melanggar, tapi ada juga perasaan 'sedikit' > tidak bersalah karena semua kendaraan ikut melanggar lampu merah juga. well, > at the end of it, I give up and just go follow the flow. Semuanya pada > begitu, kenapa kita nggak? Menteri aja melanggar lalu lintas dengan masuk ke > jalur bus way kok? > > Ya gitu dah mentalitasnya pengemudi di Jakarta, entah ignorant atau dungu?! > > Yang paling parah kalo lagi hujan. Entah kenapa, pengemudi Jakarta are going > nuts when it comes to rain. Lampu merah hanya dianggap sebagai hiasan jalan > ajah. Ketika di perempatan lampu merah mereka bukannya berhenti malahan > tancap gas mengikuti arus lalu lintas, sehingga bagian sana yang kena hijau > tidak dapat bergerak maju. Nggak heran jika lalu lintas di Jakarta bisa > macet total sampai 14 jam sehari. Bayangin aja kemacetan di Jakarta bisa > mulai dari sejak jam 6 pagi sampai jam 10 malam! > > Jesusfuckingchrist!! > > Ketika kita melihat polisi sedang menilang kendaraan, komentar yang paling > umum adalah melecehkan polisi, "Wah.., paling dikit cepek tuh". Atau, "Biasa > dah, polisi kerjaannya cuman tilang doang", tanpa kita sendiri menyadari > bahwa kita juga sebenarnya sering melanggar peraturan lalu linta. Kita > sendiri yang berusaha dan merayu untuk menyogok polisi, "If there is an > easier way, why bother doing it the hard way?". Simple kan?! > > Kita juga sering komplain Jakarta is so unorganized. Dan tentu saja, begitu > kita komplain, langsung dah mulai menyalahkan kiri-kanan. Komplain sembari > menyalahkan pemerintah yang kagak becus, menyalahkan pemda, menyalahkan > polisi, menyalahkan metro mini, pengendara motor, semuanya dah. Tapi kita > lupa karena kita nggak pernah menyalahkan diri sendiri. > > Dengan jalanan lalu lintas Jakarta yang chaotic kayak gini, sekarang kita > tinggal berpikir dan membuat keputusan diri kita sendiri. Kalo kita punya > attitude 'wrong feels right', memilih untuk mengikuti arus, maka sebaiknya > nggak usah komplain. Ikutin aja semuanya tanpa komplain. > > Kalo kita melawan arus, to do the right things, itulah sebaik-baiknya > pilihan. Karena semuanya harus berawal dari diri kita sendiri dalam > menjalankan pilihan, walaupun pilihan kita akan dicaci maki dan diklakson > oleh sopir metro mini. Ikutin aja semuanya tanpa komplain. Ngapain juga > komplain dan ngurusin some idiots people? > > Anyway, tomorrow it's just another manic Monday and enjoy the ride... > > http://www.youtube.com/watch?v=lAZgLcK5LzI > > > > > ============= > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
