mBantai sipil siapa dulu gurunya. 20 Juta ga main-main.
--- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote:
>
> Hanya Terorist Jihad Yang Membantai Sipil Bukan Tentara AS !!!
>
> Amerika adalah negara yang berdasarkan system hukum keadilan bukan
system yang berdasarkan kekuasaan.  Jadi di Amerika tidak ada orang atau
kelompok yang paling berkuasa.
>
> Kalo ada satu pejabat yang berkuasa, maka diatasnya ada lagi yang
lebih berkuasa, diatasnya lagi ada lagi yang lebih berkuasa, demikianlah
tidak ada habis2nya setiap tingkat kekuasaan pasti ada yang lebih kuasa
lagi.  Semua ini berputar saling mengontrol yang disebut "check and
balance".
>
> Sesuai dengan kepercayaan, filosofi Cina, maupun Yunani, "diatas
langit ada langit lagi !!!"
>
> Beda dengan ajaran Islam yang kepercayaannya harus ada kekuasaan
tertinggi seperti Allah yang berhak berbuat apa saja tanpa boleh
dikontrol.  Ini bentuknya kekuasaan vertikal, ada penguasa paling tinggi
yang paling berkuasa, dan ada tingkatan yang paling bawah yang biasanya
diperah.
>
> Jadi system kenegaraan Amerika dan negara2 Barat berbentuk system
hukum keadilan yang digerakkan oleh institusi2 yang diawasi melalui
"check and balance" yang kesemuanya cuma bertujuan mensejahterakan
rakyatnya.  Rakyat sipil inilah yang merupakan bagian terpenting untuk
memajukan system yang berlaku ini.  Rakyat sipil ini yang menjadi roda
penggerak maupun kekuatan Amerika hingga bisa berkembang disegala bidang
ekonomi, teknologi, sosial, science, dan politik.
>
> Jadi fitnah2 dunia Islam se-olah2 tentara Amerika membunuhi rakyat
sipil adalah tidak benar karena sebaliknya, rakyat sipil inilah yang
menjadi sumber kekuatan superioritas power Amerika diseluruh dunia ini.
>
> Bahkan, bantuan2 Amerika kesemua negara pun kesemuanya bertujuan
membangun kekuatan rakyat sipil untuk memelihara kestabilan dan
perdamaian untuk melancarkan tujuan Amerika membangun dan mengembangkan
dunia melalui kesejahteraan rakyat sipil disemua negara2 didunia.  Jadi
bohong kalo tentara Amerika dituduh membunuhi rakyat sipil, karena kalo
benar itu terjadi maka Amerika sendiri yang hancur.
>
> Begitulah, kenapa terorist jihad Islam hancur dan selalu kalah,
jawabannya jelas, karena mereka memerangi, membunuhi rakyat sipil,
membunuhi umatnya sendiri, tidak bertujuan mensejahterakan rakyat atau
umatnya melainkan bertujuan mengejar pahala segelintir pemimpin yang
diracuni keimanan Islam.  Rakyat sipil harusnya menjadi kekuatan apabila
disejahterakan hidupnya, karena kekuatan rakyat itu adalah kekuatan
nyata, sedangkan kekuatan Allah belum pernah bissa mensejahterakan
rakyat sipil ataupun memenangkan perdamaian sejak lahirnya nabi
Muhammad.  Sejak Muhammad lahir hingga dia matipun, saling bunuh sesama
Islam berlangsung terus sepanjang masa, bukan untuk mesejahterakan umat
atau rakyat melainkan mesejahterakan "Allah" yang diwakili oleh nabi
atau caliphnya.
>
> > "ajeg" ajegilelu@ wrote:
> > Faktanya, ketika Partai Demokrat
> > menguasai Gedung Putih (dan dia
> > sebagai menlu) tidak ada perbedaan
> > samasekali. Serdadu AS tetap
> > diperintah untuk seenak udelnya
> > masuk ke negara orang menghamburkan
> > peluru & bom membunuhi rakyat
> > sipil.
>
> Kapan pernah ada serdadu AS membunuhi rakyat sipil, anda cuma memutar
balik aja, yang dibunuhi itu terorist.  Serdadu Amerika berkewajiban
melindungi kepentingan Amerika diseluruh dunia, karena kepentingan
Amerika adalah perdamaian.  Dengan adanya perdamaian barulah Amerika
bisa berdagang, bisa mendidik, bisa membantu membangun semua negara
didunia yang selalu tertinggal segalanya.
>
> Terorist itulah yang membunuhi rakyat sipil, sebaliknya tugas tentara
Amerika justru melindungi rakyat sipil dan untuk itulah mereka digaji
dari pajak hasil kegiatan ekonomi.
>
> Membunuhi rakyat sipil adalah kegiatan terorist yang bertujuan merusak
konsumen pemasaran dunia yang telah diatur oleh semua negara2 maju
bersama Amerika.
>
> Jadi enggak mungkin tentara Amerika membunuhi rakyat sipil karena hal
itu justru merugikan dan merusak ekonomi Amerika dan ekonomi dunia. 
Hanya terorist Jihad Islam yang berkepentingan merusak ekonomi Amerika
dan dunia agar bisa melakukan pemaksaan Islamisasi seperti yang sering
dialami keturunan Cina di Indonesia, umat Buddha di Thailand, umat Hindu
di India, amoy2 yang diperkosa massal, mesjid2 Ahmadiah yang dibakari,
harta benda umat Ahmadiah yang dijarahi, gereja2 yang dibakari, kesemua
kegiatan Islamiah seperti ini cuma bertujuan satu yaitu menegakkan
Syariah Islam dengan menghancurkan system pasar bebas yang tidak
dipengaruhi oleh kepercayaan Islam atau agama manapun juga.
>
> Artinya pasar itu harus bebas berdasarkan tawar menawar sesuai
kesanggupan si pembeli dan tidak boleh merugikan penjual.  Jadi ekonomi
Syariah itu jelas salah karena memaksakan cara2 berdagang bukan
berdasarkan kebebasan melainkan berdasarkan keimanan dimana orang2
kafir, murtad dan Yahudi harus dirugikan, harus dihancurkan agar Syariah
Islam bisa ditegakan, Islam bisa berkuasa didunia.
>
> Demikianlah, tugas Amerika dan tentara Amerika adalah menjaga
perdamaian demi kestabilan perekonomian dunia dan juga Amerika.  TAK
MUNGKIN TENTARA AMERIKA DIPERINTAH MEMBUNUHI RAKYAT, karena rakyat itu
adalah konsumen yang harus diperlakukan sebagai raja.  Itulah filosofi
Amerika, pembeli adalah raja.
>
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke