Silahkan makan noodle indomie
----- Original Message -----
From: ndeboost
To: [email protected]
Sent: Saturday, May 21, 2011 8:21 AM
Subject: [proletar] Re: Manampiring: Pemerintah Jangan Anaktirikan Kaum
Minoritas!
Cengeng lagi.
Coba kamu hentikan pembagian noodle.
Insya Allah tenang dan damai.
--- In [email protected], "sunny" <ambon@...> wrote:
>
>
> Hanya orang buta tuli yang bilang tidak lihat dan dengar diganggu
ataukah Islam mengajar untuk menyakal kejahatan yang dilakukan umatnya?
>
> ----- Original Message -----
> From: ndeboost
> To: [email protected]
> Sent: Friday, May 20, 2011 11:59 PM
> Subject: [proletar] Re: Manampiring: Pemerintah Jangan Anaktirikan
Kaum Minoritas!
>
>
>
> Manja & betingke
> --- In [email protected], "sunny" ambon@ wrote:
> >
> >
> >
> > Harian Komentar
> > 20 Mei 2011
> >
> >
> > Peribadatan umat Kristiani sering diganggu
> >
> >
> > Manampiring: Pemerintah Jangan Anaktirikan Kaum Minoritas!
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Manado, KOMENTAR
> > Rohaniwan Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM), Pdt Johan
Manampiring
> STh secara tegas meminta kepada pemerintah supaya tidak
menganaktirikan
> kaum minoritas. Menurutnya ketidakadilan pemerintah dalam
memperlakukan
> kaum minoritas, akhir-akhir ini sangat terlihat jelas.
> >
> > "Pemerintah dalam hal ini Presiden RI harus bersikap adil terhadap
> semua agama. Apalagi agama Kristiani sering mendapat perlakuan dan
> tindakan yang tidak adil da-lam hal beribadah," tutur Manampiring.
> >
> >
> >
> >
> > Ia pun mencontohkan se-jumlah contoh kasus yang dialami umat
> Kristiani, seperti penganiayaan jemaat dan Pendeta HKBP di Bekasi,
> pe-nyegelan disertai penutupan gedung gereja secara paksa bahkan
> pengrusakan tiga gereja di Temanggung.
> > "Ini yang harus kita sikapi, ja-ngan sampai pemerintah me-nutup
mata
> dengan sejumlah kasus yang dianggap meng-injak-injak harkat dan
> marta-bat kaum minoritas," ucapnya.
> >
> >
> > Tak itu saja, ia pun meminta kepada pemerintah supaya tidak
membiarkan
> kasus-kasus yang menimpa kaum minoritas terus terjadi. Apa-lagi,
katanya
> hal tersebut da-pat merusak kerukunan antar umat beragama.
"Pemerintah
> seharusnya menjamin hak memeluk dan melaksanakan peribadatan oleh
> seluruh umat beragama, sesuai Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal
29,"
> sem-burnya.
> >
> >
> > Meski demikian, mantan Ke-tua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ)
GMIM
> Kristus Manado ini tetap memuji pe-merintahan Gubernur Sula-wesi
Utara,
> Drs SH Sarunda-jang yang sanggup menjaga keutuhan kerukunan umat
> beragama di Sulut. "Saya sa-lut kepada pemerintah, ma-syarakat dan
> aparat hukum Sulut yang mampu berpikir dan bersikap dewasa
me-nanggapi
> sejumlah permasa-lahan yang terjadi di luar da-erah, sehingga daerah
ini
> tetap aman dan rukun. Mu-dah-mudahan Sulut bisa menjadi contoh bagi
> daerah lain," tandasnya.(uly)
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/