Perang Arab-Israel Itu Adalah Konflik Timur Tengah !!!
Konflik Timur Tengah adalah perang Arab-Israel sejak 1948 itu yang cakupannya
luas meliputi seluruh Timur Tengah bukan cuma meliputi hanya memerangi
terorisme Palestina saja.
Jadi janganlah menganggap perang Arab-Israel itu sudah usai dan menganggap
tindakan militer Israel dalam memerangi terorisme Arab Palestina ini terlepas
dari perang Arab-Israel dimasa lalunya.
Memang, secara fisiknya perang Arab-Israel itu telah usai dan berlalu, tapi
bukan karena usai melainkan hasil akhir perang itu dimenangkan oleh Israel
dengan menyerahnya negara2 Arab yang sebagian diduduki oleh Israel yang hingga
kini tidak bisa diungkit atau dibangkitkan lagi di UN sekalipun karena pihak
pencetus perang ini adalah negara2 Arab yang menyerang untuk menduduki, merebut
dan menjajah negara israel secara ilegal yang ditentang di UN.
Meskipun negara2 Arab penyerang ini berhasil dikalahkan, namun menyisakan
penyusup2 Arab ke Israel yang mendukung dan menciptakan pemberontakan berupa
teror2 yang mengganggu keamanan Israel. Konflik Arab Palestina ditanah Israel
merupakan masalah dalam negeri Israel yang pemecahannya tidak bisa didiktekan
oleh negara2 dari luar Israel.
Sebagai pemenang perang yang berhasil mengalahkan penyerang2 Arab, tidaklah
mungkin siapapun yang kalah ini mendiktekan kemauannya kepada Israel termasuk
melalui UN. Karena hakekatnya UN itu hanyalah perantara damai bukan organisasi
yang bisa digunakan untuk mendukung agressi yang telah gagal oleh negara2 Arab
tadi.
Israel berhasil mengamankan negerinya dari serangan2 teroris jihad Islam
dibawah Hamas maupun PLO. Untuk hal ini tidak perlu perundingan. Namun atas
negosiasi UN, Israel bersedia untuk merundingkan dengan pihak2 pemberontak
Arab2 Palestina ini, namun tidak bersedia didikte dengan syarat2 karena
Israel-lah sebagai negeri yang berdaulat yang telah diserang yang harusnya
menentukan syarat2 bukan para pemberontak yang mendiktekan syarat.
Jadi singkatnya Israel secara tidak resmi memberi tahu Amerika sebagai negara
perantara perdamaian, bahwa urusan batas negara sebelum tahun 1967 ditolak
untuk dibicarakan karena hal itu justru yang menjadi hak Israel dalam
menegakkan keamanan negaranya dari ancaman serangan negara Arab yang terjadi
sebelum 1967 itu. Batas 1967 itu adalah keberhasilan Israel dalam
mempertahankan tanah airnya dari agressi pengecut negara2 Arab dulu yang tidak
mungkin dipertaruhkan dalam perundingan. INI HARGA MATI.
Meskipun, sebagai perantara perdamaian Timur Tengah, Amerika telah menjanjikan
untuk membujuk Israel agar menerima tapal batas sebelum 1967, bukanlah berarti
bahwa Amerika harus berhasil memaksakan hal ini kepada Israel karena hanya
Israel sajalah yang lebih mengetahui bagaimana menjamin keamanan wilayahnya.
Jadi, andaikata nantinya permasalahan ini dibawa ke sidang UN untuk mendukung
negara Palestina, bisa jadi akan banyak negara2 didunia yang mendukung usul
Abbas dalam masalah batas sebelum 1967 ini karena salah menyangka bahwa usul
Abbas ini mendapat dukungan Amerika, padahal Amerika tidak netral tidak
mendukung siapapun.
Itulah sebabnya, jangan kaget kalo nanti meskipun Palestina berhasi mendapat
banyak dukungan negara2 didunia akan kemudian di VETO oleh Amerika seperti yang
telah terjadi baru2 ini dimana usul sepihak Abbas ke UN yang mulanya didukung
Amerika ternyata disidang UN malah diveto Amerika.
Hal ini bukanlah kesalahan di pihak Amerika melainkan kesalahan negara2 Arab
dan dunia Islam yang berusaha memanipulasi netralitas Amerika.
Negara Palestina tidak akan berdiri tanpa persetujuan Israel, dan Israel tidak
mungkin menyetujui selama ancaman keamanan terus berlangsung. Sebaliknya pihak
Arab Palestina telah menyatakan bahwa akan terus melakukan teror sampai
berdirinya negara Palestina. Dengan kata lain, Negara Palestina tidak akan
mungkin bisa berdiri karena memang tidak mempunyai sumber dana, sumber lokasi,
maupun sumber dukungan politik dunia Internasional. Ditambah lagi, organisasi
terbesar populasi Arab Palestina adalah anggauta organisasi terorist dibawah
Hamas yang dinyatakan UN sebagai organisasi terorist yang wajib diperangi
seluruh dunia dan tidak boleh diberi bantuan. Jadi tanpa Hamas-pun, Negara
Palestina dibawah Abbas tidak mungkin mendapatkan legalisasi atau pengakuan
karena tidak mendapatkan mayoritas dukungan rakyatnya yang justru mendukung
Hamas.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/