Pelihara Musuh Kedua Untuk Hantam Musuh Utama !!!
RI dengan Pancasilanya adalah warisan Sukarno dan NII adalah musuh utamanya.
Musuh utama selalu jadi target utama untuk dihancurkan yang tidak boleh
disisakan.
Tapi Sukarno gagal gara2 dia menciptakan musuh baru sebelum musuh utamanya
dihancurkan. Ganyang Malaysia membuka lowongan NII dimanfaatkan CIA Amerika.
Meskipun NII juga anti-Amerika, tapi berguna untuk Amerika menyusupi agen2nya
kedalam NII, tidak salah khan ???
Sukarno dengan PKI-nya berhasil dihancurkan, bagi Amerika keduanya ini adalah
musuh utama yang harus dihancurkan tidak boleh bisa bangkit lagi. Untuk maksud
itulah NII menjadi penting sebagai musuh kedua yang bisa dimanfaatkan Amerika
untuk menghabisi musuh utama (Sukarno & PKI).
NII ini sangat potential, mampu menyusup kesemua partai2 politik, bahkan
berhasil menguasai tentara dan kepolisian. Dan apa yang berhasil dicapai NII
tak perlu dibantu Amerika. Jadi NII sebagai musuh Amerika tidak dibantu
Amerika meskipun tetap bermanfaat dan dimanfaatkan Amerika. Satu2nya kunci
Amerika adalah informasi intelejens tentang kegiatan dan perkembangan NII yang
harus dirahasiakan tidak disampaikan kepada pemerintah RI untuk tujuan
kebutuhan politik Amerika nantinya.
Secara politik, gerakan NII tidak mendapatkan dukungan rakyat mayoritas, tetapi
bukan masalah apabila Indonesia berhasil menjadi negara Islam dimana
pemerintahannya tidak didukung rakyatnya karena Syariah Islam sendiri memang
ditentang rakyat yang Pancasila ini.
Artinya, kalo negara Indonesia bisa dikuasai NII, maka negara Indonesia yang
Syariah Islam inipun akan terus tidak aman karena konflik penguasa yang
minoritas NII ini akan digerilya kelompok nasional yang mayoritas. Dalam hal
ini, Amerika tidak perlu berpihak, cukup netral2 saja atau pura2 mengutuk NII.
Situasi inilah nantinya cuma bisa dipecahkan dengan pembunuhan massal lagi,
karena mereka yang dulunya jadi korban pembunuhan massal sekarang mendapat
lowongan untuk membalasnya.
NII sekarang sudah menguasai hampir semua lini, dan salah satu bintangnya
adalah Mahfud yang sekarang lagi meng-obrak abrik Partai Demokrat dengan issue
sogok yang menjerat leher SBY. Tak perlu menjatuhkan SBY tapi cukup
mendiktekan apa yang dibutuhkan NII dalam menyempurnakan rencana Nasionalnya.
MUI yang menjadi organ utama NII sekarang bersandiwara mengutuk dan memerangi
NII untuk membuka jalan yang lebih luas bagi cita2 NII.
Hasil akhirnya bukanlah negara damai, melainkan pertumpahan darah yang lebih
besar untuk ditabung lagi sebagai tambahan dendam kesumat pembunuhan massal
yang sudah ber-bunga2 dimasa lalu. Sudah siapkah anda untuk menghadapinya ???
Kalo cuma kelaparan dan bencana alam masih bisa ditanggulangi dengan bantuan
luar negeri atau negara tetangga, tetapi kalo terjadi pembunuhan massal, maka
tidak satupun negara didunia dan tetangga yang mau ikut terlibat didalamnya.
Gerakan NII makin bebas, konflik dari masyarakat sudah meluap tapi NII masih
bisa berlindung membendung kemarahan masyarakat dibalik kekuasaan negara,
polisi, tentara dan Kejaksaan. Apakah Amerika sudah punya tanggal-nya, cuma
mereka yang tahu dan tentunya kita tidak akan diberi tahu.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/