Inilah buktinya, anda tak bahagia. Kalau adanya Allah sesuai dengan pancaindranya manusia seperti anda, harus tampak wujud Allah itu secara fisik menurut mata anda, ya keliru. Dia tidak ada dalam cara berpikir seperti itu. Dunia dan manusia ini diciptakan dengan "sunatullah" Fiq, sudah diatur sistemnya, ditegakan hukum sebab akibatnya, dan diberi akal kepada manusia untuk mengarungi hidup didunia ini. Sebuah "keinginan bebas" bagi manusia untuk mengatur hidup mereka. Secara begitu, tak kan pula tuhan ada dalam bentuk fisik. Lagipula Dia tidak sama dengan ciptaannya. (bacalah quran banyak2, merenunglah).
Tambahan lagi, matamu saja sudah menipu kebenaran. Mosok, si marlene yang badannya kayak badak berendam, sebesar 1 kwintal, anda bilang "sportif ya langsing"). jadi pancaindrapun ternyata relatif. --- Pada Rab, 25/5/11, Jusfiq <[email protected]> menulis: Dari: Jusfiq <[email protected]> Judul: Bls: [proletar] Re: Jangan sia-siakan waktu dengan hidup ngemis Kepada: [email protected] Tanggal: Rabu, 25 Mei, 2011, 2:44 PM Otak babi. Otak binatang. Tolol. Bodoh. Dungu. Goblok. Pandir. Allah itu tidak berbukti ada. --- In [email protected], PAREWA <parewa70@...> wrote: > > Menyembah Allah bukanlah perbuatan sia-sia, dan kepentingannya/keuntungannya > juga bukan buat Allah sendiri. Kebesaran Allah tak tergantung pada yang > menyembahnya (baca Quran). Dia juga bukan setan penunggu gunung yang selalu > minta sesajen dari para pemujanya. Menyembah Allah adalah buat kepentingan > manusia sendiri: Hati senang, jiwa lawas, pikiran lepas. Sebaliknya, bagi > laknatullah macam anda jusfiq tentu tidaklah mengerti apa yg saya rasakan. > Karena selama ini yg anda rasakan adalah hati anda susah, jiwa anda gersang, > dan pikiran anda butek. Cuman pantat anda saja yg melawas. > > Bagi orang yang dangkal pengetahuan agamanya, tentu sempitlah pemahamannya > tentang "menyembah Tuhan". Dikiranya, orang islam sholat itu sajalah yg > disebut menyembah allah. Itu ibadah vertikal, jusfiq. > > --- Pada Rab, 25/5/11, Jusfiq <kesayangan.allah@...> menulis: > > Dari: Jusfiq <kesayangan.allah@...> > Judul: [proletar] Re: Jangan sia-siakan waktu dengan hidup ngemis > Kepada: [email protected] > Tanggal: Rabu, 25 Mei, 2011, 1:44 PM > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Dan PAREWA PAREWA membuang-buang waktunya untuk menyembah Allah yang tidak > berbukti ada lima kali sehari dan menyebar dusta serta fitnah di mailing list > ini... > > > > --- In [email protected], PAREWA <parewa70@> wrote: > > > > > > > > > > > > “Waktu itu ibarat pedang“, kata Rasulullah, “jika kamu tidak > > > memotongnya, maka waktulah yang akan memotongmu” (hadis) > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
