Palestina Makin Jauh Dari Kenyataan !!!
                                       
Obama setuju perbatasan sebelum 1967 menjadi lokasi negara Palestina dengan 
syarat tidak mengancam keamanan Israel, dan untuk itu negara Palestina tidak 
boleh memiliki tentara seperti Jepang.  Selain itu, Palestina tidak boleh 
meminta pengakuan UN sebelum mencapai perdamaian dengan Israel, dan Amerika 
akan mem-veto-nya.  Wilayah sebelum 1967 harus diserahkan Israel kepada 
Palestina, sedangkan wilayah yang sudah menjadi pemukiman Yahudi harus ditukar 
atau swab dengan jumlah luas tanah yang sama dari wilayah Israel lainnya.

http://www.khaleejtimes.com/DisplayArticle09.asp?xfile=data/middleeast/2011/May/middleeast_May521.xml&section=middleeast

Newt Gingrich dari Partai Republik, menolaknya karena tidak bisa memberi 
pengakuan kepada Palestina hanya sepihak dimana Amerika memberi pengakuan 
kepada negara yang tetap bertekad untuk menghancurkan Israel.  Menurut 
Gingrich, Amerika tidak boleh memberi pengakuan kepada Palestina yang bertujuan 
menghancurkan Israel, sedangkan Abbas bertekad untuk bergabung dengan Hamas 
yang bertujuan menghancurkan Israel.

PM Israel, Netanyahu sendiri menolak usul Obama sebagai tidak masuk akal dan 
akan tetap menduduki tanah kemenangannya ditahun 1967.  Lebih dari pada itu, 
pihak Israel tidak ada usul apa2 lagi selain menegaskan tidak akan melepaskan 
semua wilayah yang direbutnya ditahun 1967 dalam Perang 6 hari.

Abbas sendiri sudah mendeklarasikan, dengan atau tanpa dukungan Amerika 
Palestina akan meminta pengakuan UN, tentunya pasti di veto Amerika.

http://english.aljazeera.net/indepth/opinion/2011/05/20115962939402933.html

Kesimpulannya sederhana, tidak ada harapan baru bagi Palestina, bahkan harapan 
lama pun makin suram, sementara blokade ekonomi makin parah sementara pihak 
Mesir sudah membuka Ramalah dimana orang2 Palestina di Gaza secara bertahap 
akan masuk atau pindah ke Mesir pulang kekampungnya.  Hosni Mubarak dulu 
melarang masuknya orang2 Palestina ini balik ke Mesir agar mereka mau berjihad 
mengusir Israel.  Jadi dengan jatuhnya Hosni Mubarak dipastikan orang2 Arab 
Palestina ini akan mengalir ke Mesir untuk mencari kehidupan baru.

Langkah2 Abbas dipastikan gagal, karena langkahnya itu memusuhi Israel 
sementara untuk berperangpun tidak sanggup.  Sementara janji2 dukungan yang 
begitu banyak nantinyapun hanya berakhir diveto Amerika.

Sementara itu, pengikut2 Hamas dan juga pengikut2 Abbas sudah sebagian besar 
bersatu untuk sama2 menolak mengakui Israel dan mengobarkan semangat 
anti-Amerika dimana apapun yang diusulkan Amerika harus ditolaknya.  Bantuan 
dunia makin menurun dan ekonomi makin terjerumus.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke