Kalo sampeyan punya pengalaman pahit tentang kristenisasi yang menurut sampeyan 
ada pembagian 5 juta per kepala ya lebih baik sampeyan tunjukan buktinya, bagi 
saya tidak masalah ada bukti ato tidak ada bukti wong disini kita sekedar 
ngobrol, tapi minta bukti itukan kebiasaan sampeyan dimana sampeyan juga minta 
saya menunjukan gereja mana yang melakukan tajilan. ini persolan lama 
sebenarnya, dan tajilan juga bertahun tahun dilakukan di gereja tsb, tapi baru 
diributkan akhir2 ini saja. link berikut mungkin bisa membantu

http://arisnurcholis.blogspot.com/2009/09/tajilan-di-gereja-toleransi-yang-salah.html

lalu apakah kristenisasi bisa menimbulkan keresahan? dengan demikian apakah 
islamisasi juga bisa menimbulkan keresahan. tentu bisa saja, jika ditanggapi 
berlebihan, lah wong daun yang jatuh dipekearangan tetangga saja bisa menjadi 
keributan. misalnya saja sampeyan punya pohon jambu. pohon jambu yang rimbun 
tentu daunya bisa jatuh tertiup angin, terus jatuhnya di tanah tetangga, lah 
tetangga sampeyan bisa saja ngamuk ngamuk karena daunnya mengotori halaman 
rumahnya. tentu saja kalo tetengga sampeyan berfikir jernih bahwa itu memang 
sifat alamiah, tidak akan menjadi keributan. jadi prinsipnya bukan apakah bisa 
menjadi keributan tapi apakah mau meributkan apa tidak. itu persoalnya.

lah tentang islamisasi maupun kristenisasi sepanjang tidak melanggar aturan 
yang berlaku, saya rasa tidak pantas untuk diributkan. sebab itu sifat alamiah 
suatu agama, dan permintaan sampeyan agar setiap agama hanya berdakwah di 
kelompoknya ini tidak mungkin bisa terpenuhi karena pertama melanggar sifat 
alamiah tsb, please be realistic. kedua ternyata sampeyan juga sudah berdakwah 
di kapling orang lain, baik pada jaman dulu maupun jaman sekarang.

Tentang ahmadiyah. Saya dulu memang beranggapan bahwa ahmadiyah adalah bagian 
dari Islam. sebab saya diajarkan bahwa Islam nantinya akan terpecah pecah 
menajdi 73 aliran, salah satunya adalah ahmadiyah itu. tapi belakangan saya 
mendapatkan bahwa orang Islam umumnya tidak mengakui ahmadiyah sebagai bagian 
dari islam, tulisan sampeyan terakhir juga menunjukan hal itu. Oleh karena itu 
kesimpulan saya bahwa kegiatan Cikesik dll yang berujung pada operasi sajadah, 
dimana akibat operasi itu banyak orang ahmadiyah yang memeluk islam adalah 
kegiatan islamisasi bukan hanya sekedar urusan politik, semakin kuat menemukan 
pijakanya. dan lagi lagi menunjukan bahwa dakwah tidak mungkin hanya ditujukan 
dikalangan sendiri saja, sebab ternyata sampeyan juga sudah merambah di halaman 
orang lain.

Saya dukung islamisasi sepanjang dilakukan dengan sopan, sehingga tidak 
menimbulkan keresahan seperti kasus ahmadiyah. Dan juga saling berdakwah di 
kampung tetangga mestinya bukan menjadi sumber keributan, sebab itu sifat 
alamiah suatu agama, keributan bisa terjadi karena memang ada yang menginginkan.

Rahayu



--- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@...> wrote:
>
> 
> --- In [email protected], "Wong" <wong_gendeng05@> wrote:
> >
> > Reza … reza, sampeyan ini loh, kalo sudah kepepet, langsung keluar jurus 
> > pamungkas, mbesengut sambil muni muni, sampeyan tuh kristen hipokrit, dasar 
> > kristen munafik, dasar orang kristen tolol dll. Pokoknya siapapun asal 
> > berani mengkritisi Islam pasti sampeyan tuduh sebagai orang Kristen. Apakah 
> > ini bukan karena dipenuhi rasa curiga terhadap kristen yang berlebihan? 
> > Weleh weleh, sareh ngger, sareh. Jangan kemrungsung atine, baru angger bisa 
> > melihat persolan dengan jernih.
> > 
> 
> 
> ya memang begitu keadaannya di milis ini, wong.
> 
> orang kristen di milis ini yang selalu menghujat (bukan mengkritisi lho), 
> agama islam.  bahkan orang kristen secara menjijikkan dan tanpa malu2 menipu 
> dengan berlagak menjadi orang muslim, seperti muskitawati dan siap murtad, 
> untuk menghujat islam.
> 
> menurut saya tidak ada tindakan orang islam yang menghujat agama kristen 
> dengan berpura-pura kristen seperti kelakuan menjijikkan muskitawati dan 
> gerombolan kristen bego lainnya.
> 
> saya tidak selalu mengatakan bahwa orang yang mengkritisi islam sebagai orang 
> kristen hipokrit atau kristen bego.  dulu di milis ini ada sasis, pinpin, 
> yang mengkritisi islam dan saya tidak pernah mengatakan mereka kristen 
> hipokrit dan kristen bego.
> 
> kita berdebat dan bertukar pikiran secara sehat berdasarkan pengetahuan kami 
> masing2.  fyi, sasis itu bekas aktivis hmi dan pinpin juga bekas aktivis 
> islam yang pertama kali memperkenalkan istilah "islam protestan", saya banyak 
> menyerap ilmu dari sasis dan pinpin.
> 
> kalo kristen bego dan tolol seperti si item anjing sipit, grepe, sikebenaran, 
> si muskitawati, mereka mah cuma menghujat islam, bukannya mengkritisi islam 
> karena mereka nggak tau apa2 tentang islam.
> 
> pernah ada member yang sudah muak dan eneg dengan omongan perang agama di 
> milis ini dan menganjurkan supaya perdebatan agama tidak di milis ini tapi 
> pindah ke di milis islam-kristen yang memang disediakan untuk berdebat 
> masalah islam-kristen.  
> 
> eh.., dasar kristen bego dan tolol, mereka para member milis islam-kristen 
> seperti grepe, siap murtad, sikebenaran, si item, malahan pindah dari milis 
> islam kristen ke milis ini dan pamer ketololan disini.
> 
> makanya, sebaiknya sampeyan itu mengenal dan memperhatikan, yang selalu 
> menghujat islam itu siapa?  apa saya salah jika saya katakan bahwa orang 
> kristen, sekali lagi HANYA orang kristen, yang selalu cari gara2 dan 
> menghujat islam di milis ini?
> 
> 
> > Pertama perlu saya tegaskan kalo saya tidak anti Islamisasi, wong Islam 
> > juga sudah melakukan sejak jaman dulu sehingga Islam sekarang jadi agama 
> > mayoritas. Dan juga tidak anti kristenisasi, ini juga sudah di lakukan 
> > sejak lama, Cuma baik islamisasi maupun kristenisasi hendaklah dilakukan 
> > dengan cara yang sopan dan beradab
> > 
> > Lah tentang pembagian indomi, apa seh yang menjadi persoalan sampeyan 
> > dengan indomi ini, oh sampeyan sekarang mengajukat sarat bahwa pembagian 
> > indomi didalam gereja tidak apa2. apa benar tidak apa2. setahu saya 
> > pembagian indomi ini tidak dikampung kampong seperti yang sampeyan 
> > sangkakan, contohnya saja ketika bulan puasa ada gereja yang menyiapkan 
> > tajilan di depan gerejanya, diberikan gratis kepada siapa saja yang 
> > berpuasa. Lah hal begini saja diributkan oleh orang Islam, sebenarnya sarat 
> > yang sampeyan ajukan sudah terpenuhi, tapi tetep diributkan. kenapa? Apa 
> > sampeyan takut bersaing secara sehat dan fair?
> > 
> 
> 
> pembagian indomie dan nasi bungkus itu kan dilakukan akhir 90-an dan 
> dilakukan oleh gereja bethani.  memang mereka melakukan dipinggir jalan dekat 
> perkampungan mayoritas muslim kok.
> 
> sekarang saya tanya, gereja dimana yang pernah melakukan tajilan dan siapa 
> yang meributkan.  kan sampeyan tinggal sebut aja.
> 
> saya pernah ngomong sama wawan, bahwa kristenisasi di solo memberikan 5 juta/ 
> per kepala untuk masuk kristen.  saya pernah tinggal di solo di perumahan di 
> belakang hai lai, dan memang itu terjadi.
> 
> saya, dalam masalah kristenisasi ini, bukannya takut bersaing dalam 
> memperebutkan umat.  orang mau masuk kristen dikasih 5 juta per kepala 
> seperti di solo tidak menjadi masalah buat saya.
> 
> masalahnya adalah tindakan kristenisasi dapat meresahkan dan akan bisa memicu 
> konflik horizontal.  coba deh sampeyan mikir tahun sebelum tahun 80-an, tidak 
> ada kristenisasi dan tidak pernah ada konflik horizontal masalah agama 
> seperti sekarang ini. 
> 
> kristen2 bego mau aja dikacungin bule untuk melakukan kristenisasi disini, 
> padahal udah jelas orang indonesia sangat moderat dari dulu.
> 
> 
> > Soal Cikeusik. Bisa saja itu ditanggapi sebagai masalah politik, karena 
> > memang Islam adalah idiologi poltitk, jadi persoalan apapun bisa diseret ke 
> > masalah politik. Tapi ujung dari rentetan peristiwa ini adalah orang 
> > ahmadiyah terpaksa masuk Islam dan ini juga diberitakan di TV  jadi bisa 
> > saja ini disebut Islamisasi. Oh sampeyan akan membantah bahwa mereka masuk 
> > Islam bukan dipaksa, tapi karena suka rela
> > 
> > Kok sukarelanya baru sekarang dan serempak secara berbondong bondong pula, 
> > kok ndak dari dulu?. Lah sukarela kok setelah mesjidnya dibakar, lah 
> > sukarela kok setelah harta bendanya di porak porandakan, lah sukarela kok 
> > setelah orangnya digebugi sampe modar, lah sukarela kok setelah operasi 
> > sajadah? Opo tumon?
> > 
> 
> 
> makanya saya udah bilang, terserah tanggapan setiap orang dalam memandang 
> kejadian cikeusik.  apa itu politis (untuk menggoyang presiden sby) atau 
> islamisasi (seperti kata sampeyan).
> 
> cuma saya mau tau, sampeyan ngerti apa tentang ahmadiyah dan islam?
> 
> orang2 kristen goblok di milis ini nggak ngerti tentang ahmadiyah dan 
> mengatakan bahwa ahmadiyah adalah islam.  ahmadiyah itu dianggap bukan islam, 
> mereka sendiri aja yang mengaku islam.
> 
> tidak lama setelah kejadian berdarah di kuningan majalengka, pangeran charles 
> datang kesini untuk berbicara langsung dengan presiden.
> 
> tidak lama setelah kejadian berdarah di cikeusik, pangeran andrew datang 
> kesini untuk berbicara langsung dengan presiden.
> 
> apa sampeyan tidak bisa melihat dengan jernih bahwa ahmadiyah adalah antek 
> inggris?  mereka punya nabi sendiri, mereka punya ks sendiri tapi mereka 
> mengatakan "islam ahmadiyah".
> 
> mbok ya sampeyan kasih tahu sama mereka bahwa pake nama agama ahmadiyah aja, 
> tanpa embel2 islam?!  atau sampeyan tanya ke mereka tentang ahmadiyah, kok 
> tidak diakui sebagai agama islam seperti shiah?
> 
> kan gampang toh?!
> 
> 
> > Sampeyan juga ndak perlu alergi dengan kata Islamisasi, wong ini juga sudah 
> > dilakukan sejak lama, apakah wali songo dulu juga berdakwah di lingkungan 
> > yang mayoritas beragama Hindu Buddha? Apakah berdakwahnya ditengah hutan 
> > yang berisi monyet?. Jadi silahkan berdakwah (islamisasi atao kristenisasi) 
> > dimanapun tapi dengan cara yang sopan dan beradab.
> > 
> 
> 
> ya betul.
> 
> penyebaran agama memang harus sopan dan beradab, seperti yang dilakukan oleh 
> wali songo.  wali songo melakukan dakwah melalui seni musik, sekatenan, 
> kebudayaan, bukannya melakukan hal menjijikkan seperti bagi2 indomie dan 
> menjelekkan agama lain seperti kristenisasi.
> 
> 
> 
> > Rahayu
> > 
> > 
> > --- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@> wrote:
> > >
> > > 
> > > 
> > > --- In [email protected], "Wong" <wong_gendeng05@> wrote:
> > > >
> > > > Bukan gitu brur, persoalanya adalah setiap ada orang bagi2 indomi, 
> > > > orang Islam langsung, montong montong, ngacung ngacungkan kepelan 
> > > > sambil teriak, itu kristenisasi, jangan ada kristenisasi, stop 
> > > > kristenisasi, dll. lah dari pada sampeyan cuma teriak teriak seperti 
> > > > itu kan lebih baik kalo sampeyan juga bagi2 indomi sambil bilang, 
> > > > iniloh Islam agama yang rohmatan lil alamin, buktinya saja fakir miskin 
> > > > kami santuni dengan indomi.
> > > > 
> > > 
> > > sampeyan tuh memang tipikal kristen yang hipokrit.
> > > 
> > > nggak pernah terjadi sebelumnya dari sejak jaman dulu ada orang kristen 
> > > bagi2 indomie di pinggir jalan, lalu tiba2 sekarang orang2 kristen dengan 
> > > agresif membagikan jndomie di tengah perkampungan islam.  kalo orang 
> > > kristen membagikan indomie di gereja sih nggak apa2, saya rasa itu wajar, 
> > > atau membagikan indomie pada saat lebaran, itu hal wajar karena ada 
> > > occasion yang tepat untuk berbagi kebahagiaan dengan membagi indomie.
> > > 
> > > tapi, ya memang terserah pendapat sampeyan sendiri sih.
> > > 
> > > udah jelas orang kristen yang mengganggu ketertiban di kampung islam 
> > > dengan membagi-bagikan indomie, sekarang orang kristen seperti sampeyan 
> > > bukannya mikir dan evaluasi tindakannya malahan  ngomong, "sampeyan kalo 
> > > nggak suka dengan tindakan saya, bagi2 indomie, sampeyan juga bagi2 
> > > indomie seperti saya dong supaya nggak ribut".
> > > 
> > > kita semua udah tahu lah, orang kristen tuh  sampai tahun 80-an cuma 
> > > seminggu sekali ke gereja.  lalu, awal tahun 1990-an, umat kristen mulai 
> > > melakukan kebaktian setiap hari jumat bersamaan dengan sholat jumat dan 
> > > sudah mulai memberikan free lunch.  sekarang mereka melakukan 3x seminggu 
> > > dengan free lunch.
> > > 
> > > apa ini bukan kristenisasi?
> > > 
> > > kalo menurut sampeyan ini bukan kristenisasi, wajar saja.  
> > > 
> > > karena sudah menjadi konsep kristen untuk 'mencari domba yang hilang' 
> > > dengan kata lain mengkristenkan non kristen, sementara konsep islam, 
> > > 'agamamu agamamu, agamaku agamaku'
> > > 
> > > 
> > > 
> > > > Tapi waktu sampeyan melakukan Islamisasi bagaimana caranya coba?. 
> > > > pertama tama tempat ibadahnya di hancurkan, dibakar, harta bendanya 
> > > > kalo ndak dijarah pasti diporak porandakan, terus orangnya dianiaya, 
> > > > diguebugi sampai modar seperti yang di Cikeusik  Itukan teror namanya. 
> > > > itu belum cukup. langkah selanjutnya minta bantuan aparat dan gubernur 
> > > > (yang ini di jawabarat), melakukan apa yang disebut operasi sajadah. 
> > > > Setiap mesjid ahmadiyah, terlepas orang ahmadiyah suka atao ndak suka 
> > > > dikirimi dai atau mubalig dari MUI dll. khotib ahmadiyah dilarang 
> > > > kotbah walaopun itu dimesjidnya sendiri, imam orang ahmadiyah ndak 
> > > > boleh ngimami sholat berjamaah meskipun itu di mesjidnya sendiri dll. 
> > > > Baik khotib maupun imam harus orang dari MUI dll itu namanya 
> > > > intimidasi, itu namanya terror. Kalo sampeyan cara Islamisasinya bukan 
> > > > cara terror seperti ini, tapi melalui pembagian indomi, saya pasti 
> > > > dukung, sebab pembagian indomi adalah cara dakwah yang sopan dan 
> > > > beradab, tapi tentang bantuan dari saya? Apa yang bisa saya berikan 
> > > > yah???... hemmm doa kata sampeyan, saya rasa tidak, sebab saya tidak 
> > > > punya sepotong doapun. Yang saya punya adalah jembut. Kalo jembut laku 
> > > > dijual, akan saya jual dan hasilnya akan saya sumbangkan agar sampeyan 
> > > > bisa melakukan islamisasi dengan indomi.
> > > > 
> > > 
> > > 
> > > sebenernya kalo sampeyan punya telinga untuk ndengerin tivi, punya mata 
> > > baca koran dan majalah, dan sedikit punya akal untuk berpikir, itu 
> > > semuanya sudah jelas bahwa peristiwa pembantaian ahmadiyah di cikeusik 
> > > bukan masalah islamisasi tapi masalah politis.
> > > 
> > > semuanya udah diberitakan di media tivi dan cetak dengan jelas bahwa 
> > > pelaku pembantaian bukan warga lokal tapi didatangkan dari luar desa 
> > > cikeusik dan setiap orang dibayar 1 juta.  
> > > 
> > > saya malahan baru denger nih teori baru yang ngayal dan ngawur total, 
> > > bahwa pembantaian ahmadiyah di cileusik merupakan islamisasi.  
> > > 
> > > ntar nggak lama lagi, kristen2 bego di milis ini akan langsung rebutan 
> > > mengunyah omongan tolol sampeyan dengan mengatakan bahwa peristiwa 
> > > berdarah di cikeusik itu merupakan islamisasi.  hehehe...
> > > 
> > > anyway, kalo sampeyan nggak mau bantu duit dan nggak punya doa tapi cuman 
> > > punya cuma jembut untuk program kristenisasi, mungkin si grepe mau terima 
> > > juga kok.  yang penting kan bukannya duit, doa, atau jembut. 
> > > 
> > > yang penting kan kristenisasi berjalan lancar dan didukung oleh semua 
> > > pihak, walaupun dukungannya berupa jembut, bulu kéték, atau bahkan 
> > > propaganda menyesatkan.
> > > 
> > >   
> > > > Jadi yang saya dukung sebenarnya bukan Kristenisasi atau Islamisasi, 
> > > > tetapi pembagian indomi secara gratis, karena itu merupakan dakwah yang 
> > > > sopan.
> > > > 
> > > > 
> > > 
> > > 
> > > ya terserah lah apa kata sampeyan, emang orang kisten emang nggak bisa 
> > > dibilangin.  
> > > 
> > > sebenernya kalo orang kristen nggak hipokrit dan emang tulus mau dakwah, 
> > > silahkan dakwah aja diantara sesama kristen ditempatnya masing2, nggak 
> > > usah sampeyan dakwah di tengah kampung muslim sekalian dengan cara 
> > > membagikan indomie.
> > > 
> > > simple kan?
> > > 
> > > 
> > > 
> > > > Rahayu
> > > > 
> > > > 
> > > > --- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@> wrote:
> > > > >
> > > > > 
> > > > > 
> > > > > --- In [email protected], "great.pretender2000" 
> > > > > <great.pretender2000@> wrote:
> > > > > >
> > > > > > Betul Wong.. :) kami saja disini ibadah susah..
> > > > > > dilarang..dirumah2x...padahal mereka pengajian di rumah2x boleh.. 
> > > > > > bahkan
> > > > > > bikin tong di jalan2x ngemis pake speaker dan penagguk ikan... 
> > > > > > meraka
> > > > > > boleh..
> > > > > > 
> > > > > 
> > > > > 
> > > > > tuh si wong mau ikut mendukung kristenisasi bagiin indomie.
> > > > > 
> > > > > cuman masalahnya, si wong mau mbantu ngeluarin duit buat beli indomie 
> > > > > untuk kristenisasi atau si wong cuman mau mbantu pake doa aja.  :)
> > > > > 
> > > > > 
> > > > > 
> > > > > > pernah suatu waktu kami di lempar batu, hingga kaca rumah pecah 
> > > > > > hanya karena
> > > > > > kami kebaktian di rumah (penghiburan untuk tuan rumah karena baru
> > > > > > kemalangan)...
> > > > > > 
> > > > > 
> > > > > 
> > > > > itu bukan kebaktian tuh, tapi pesta homo.
> > > > > 
> > > > > 
> > > > > hehehe....
> > > > > 
> > > > > 
> > > > > > gp
> > > > > > 
> > > > > > 2011/5/23 Wong <wong_gendeng05@>
> > > > > > 
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Lah wong sudah kalap, ndak bisa mikir, jadi yang ada cuma curiga 
> > > > > > > aja.
> > > > > > > jangankan bagi bagi indomie, lah wong pohon natal di mall mall 
> > > > > > > yang umunya
> > > > > > > di pasang pada stiap desember saja sudah di tuduh kristenisasi.
> > > > > > >
> > > > > > > Tapi sebagai seorang kristen sampeyan ndak usah risau dengan 
> > > > > > > tuduhan
> > > > > > > Kristenasi, lah wong Islam juga sudah melakukan Islamisasi, 
> > > > > > > bagikan terus
> > > > > > > indomi sebanyak banyaknya agar semakin banyak orang yang 
> > > > > > > menikamti indomi,
> > > > > > > saya dukung itu.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Rahayu
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > --- In [email protected], "great.pretender2000"
> > > > > > > <great.pretender2000@> wrote:
> > > > > > > >
> > > > > > > > Sebenarnya tidak ada misi Kristen untuk memakaksan masuk 
> > > > > > > > Kristen.
> > > > > > > > Indomie dari Non Muslim yang di lihat Islam ketika membantu 
> > > > > > > > bencana alam
> > > > > > > > adalah salah satu bentuk bantuan Instan,.
> > > > > > > > Dan bila di tilik, Islam sendiri sangat telat dalam membantu 
> > > > > > > > korban
> > > > > > > bencana
> > > > > > > > alam dsb.
> > > > > > > > jadi bila Kristen bertindak lebih dulu, selalu di katakan 
> > > > > > > > KRISTENISASI
> > > > > > > >
> > > > > > > > Tugas Kristen adalah hanya memberitakan Injil kepada semua 
> > > > > > > > manusia,
> > > > > > > terserah
> > > > > > > > dia mau percaya atau tidak. tidak ada paksaan.
> > > > > > > >
> > > > > > > > Tapi kalau Islam jelas... pemaksaan, Lihat Ahmadiyah, di paksa 
> > > > > > > > Bubar dan
> > > > > > > > disuruh masuk islam. Ga pake modal lagi.. :D
> > > > > > > >
> > > > > > > > Dan tetap menjadi fakta, Negara Mayoritas Kristen, selalu lebih 
> > > > > > > > manju
> > > > > > > dari
> > > > > > > > Negara Mayoritas Islam.
> > > > > > > >
> > > > > > > > GP
> > > > > > > >
> > > > > > > > 2011/5/23 item abu <itemabu@>
> > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Di lain pihak, Islam itu ngejalankan Islamisasi pake duit, 
> > > > > > > > > spt yg
> > > > > > > > > dituduhkan ke
> > > > > > > > > Kristen. Negara2 Arab itu ngasih duit secara terang2an ke 
> > > > > > > > > orang yg
> > > > > > > masuk
> > > > > > > > > Islam,
> > > > > > > > > sementara di Indonesia itu kayaknya ada jg bantuan ke orang 
> > > > > > > > > yg masuk
> > > > > > > Islam.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Emang itu ga dilarang sama sekali di Quran, bahkan jelas2 
> > > > > > > > > dibilang bhw
> > > > > > > duit
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > zakat itu bisa dipake buat Islamisasi, selain tentunya bisa 
> > > > > > > > > diembat
> > > > > > > oleh yg
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > ngurus zakat dan buat biaya jihad di jalan auloh antara lain.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > ________________________________
> > > > > > > > > From: great.pretender2000 <great.pretender2000@>
> > > > > > >
> > > > > > > > > To: PROLETAR GADUNGAN <[email protected]>;
> > > > > > > > > [email protected]
> > > > > > > > > Sent: Mon, May 23, 2011 8:27:32 AM
> > > > > > > > > Subject: [proletar] Indomie batas Iman Islam
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Kenapa ya orang Islam nuduh kristenisasi dengan menggunakan 
> > > > > > > > > Indomie..
> > > > > > > > > hehehehe
> > > > > > > > > Mereka marah besar, karena ternyata banyak yang murtad karena 
> > > > > > > > > untuk
> > > > > > > > > mendapatkan sekardus Indomie heheheeh
> > > > > > > > > Mental Islam cuma sebatas itu, gimana mau bisa menyaingi non 
> > > > > > > > > muslim
> > > > > > > dalam
> > > > > > > > > hal iptek dan segalanya..
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > GP
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >  
> > > > > > >
> > > > > > 
> > > > > > 
> > > > > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > > > > >
> > > > >
> > > >
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke