Mereka jadi tki ilegal krn ogah diperas dan dipalak oleh pemerintah NKRI, 
hehehe.....





________________________________
From: sunny <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Fri, May 27, 2011 9:39:15 PM
Subject: [proletar] 70.000 Warga Sulsel Jadi TKI Ilegal

   
http://www.makassarterkini.com/index.php?option=com_content&view=article&id=2482:70000-warga-sulsel-jadi-tki-ilegal&catid=44:info-terkini&Itemid=139


70.000 Warga Sulsel Jadi TKI Ilegal 

Selasa, 24 Mei 2011 01:50 

MAKASSAR - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel 
memperkirakan sekitar 70 ribu warga Sulsel yang bekerja di luar negeri 
merupakan 
tenaga kerja ilegal.

Dari data yang diperoleh di Disnakertrans Sulsel, jumlah TKI dari daerah ini 
yang bekerja secara legal hanya 4.800 orang. Sebagian besar bekerja di 
Malaysia, 
Arab Saudi, Hong Kong, serta Taiwan. Menurut Kepala Disnakertrans 
SulselSaggafSalehmengatakan, pihaknya akan mengupayakan agar semua tenaga kerja 
Indonesia(TKI) ilegalasalSulsel tersebut dijadikan sebagai TKI legal.

Namun, Disnakertrans Sulsel mengalami kesulitan karena tidak memiliki data-data 
mengenai banyaknya TKI ilegal tersebut.Karena data ini merupakan perkiraan, 
upaya untuk melegalkan mereka hanya bisa dilakukan setelah tertangkap. "Kalau 
bisa kita mengirim tenaga kerja yang memiliki keahlian, seperti perawat, 
pekerja 
di bidang industri seperti perminyakan dan pengelasan.

Sangat kecil jumlahnya yang menjadi PRT," katanya di Makassar kemarin. 
Sementara 
itui, rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel mengirim perawat ke Korsel 
akan terealisasi akhir tahun ini. Hingga saat ini, Disnakertrans Sulsel masih 
mempersiapkan pengiriman data perawat yang dimiliki di setiap kabupaten/kota 
untuk untuk mengisi kekurangan tenaga medis di Korsel.

"Kemarin memang ada pertemuan dengan kabupaten/kota se-Sulsel mengenai 
pengiriman perawat ke Korsel. Sementara ini kita terus mempersiapkannya bersama 
Dinkes (Dinas Kesehatan)," ungkap Saggaf Saleh. Saggaf menyebutkan, setelah 
terdata di Pemprov Sulsel, selanjutnya para perawat tersebut akan menjalani tes 
di Jakarta dan dihadiri langsung oleh tim dari Korsel yang memang membutuhkan 
perawat untuk mengisi kekosongan tenaga medis di setiap Rumah Sakit (RS) di 
Negeri Ginseng itu.

Dia menambahkan, tahun ini Pemprov Sulsel menargetkan akan memulai pengiriman, 
meski secara bergelombang hingga kebutuhan di sana tercukupi. Saggaf mengaku, 
pengisian perawat di Korsel bukan hanya dari Sulsel, melainkan beberapa 
provinsi 
lainnya di Tanah Air.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan, kerja sama 
pengiriman tenaga perawat dan bidan kembali akan dibicarakan dalam waktu dekat 
ini oleh pihak Korsel. Mantan Bupati Gowa dua periode ini menyebutkan, saat ini 
Korsel membutuhkan sebanyak 16.000 perawat serta tenaga medis. Sementara di 
Korsel sendiri jumlah perawat yang tersedia hanya sebanyak 5.000 orang. 
Sepeutar 
Indonesia-wahyudi

[Non-text portions of this message have been removed]


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke