http://www.suarapembaruan.com/home/sungai-yangtze-mengering-tiongkok-terancam-kelaparan/7299

Musim Kemarau Berkepanjangan
Sungai Yangtze Mengering, Tiongkok Terancam Kelaparan
Sabtu, 28 Mei 2011 | 11:56



 Sungai Yangtze [BEIJING] Pemerintah Tiongkok mengatakan, musim kemarau membuat 
sungai Yangtze mengalami pendangkalan dan mengakibatkan usaha sektor pertanian 
dan peternakan terancam gagal total. Menteri Hubungan Masyarakat mengatakan, 
lebih dari 4,23 juta orang akan menghadapi kesulitan suplai air minum, 
sementara lebih dari lima juta orang membutuhkan bantuan untuk melewati musim 
kemarau ini. 

"Bencana kekeringan ini akan berlangsung dalam waktu yang lama dan air minum 
untuk masyarakat dan pertanian akan mengalami dampak yang serius," katanya.

Tingkat curah hujan dari bulan Januari hingga April di daerah aliran Sungai 
Yangtze, sungai terpanjang dan sangat penting bagi perekonomian Tiongkok 
berkurang sebanyak 60 persen dari rata-rata curah hujan dalam 50 tahun 
terakhir. 

"Sebagian besar area lahan pertanian yang kekeringan mengeras, dan retak, yang 
membuatnya mustahil untuk ditanam padi," kata Menteri tersebut. 

Dampak di sektor pertanian ini akan berdampak pada kenaikan harga barang, 
termasuk beras yang telah meningkat di pasar global dalam beberapa bulan 
terakhir. 

Menurut China Daily, tingkat air di danau dan waduk yang kebanyakan berada di 
provinsi Jiangsu, Anhui, Jiangxi, Hubei, dan Hunan mengancam usaha bidang 
perikanan. Autoritas Banjir nasional dan kekeringan telah memerintahkan petugas 
Bendungan Three Gorges, proyek hidrolik terbesar di dunia, untuk meningkatkan 
pengurangan air yang digunakan untuk mengairi wilayar hilir. 

Seorang petugas di bendungan mengatakan, jika kekeringan ini terus berlanjut 
dan tidak ada hujan sebelum 10 Juni, Bendungan akan kehilangan kapasitasnya 
untuk membantu mengatasi kekeringan. 

Sementara Lembaga Meteorologi setempat memrediksi bahwa tidak akan ada hujan 
hingga 2 Juni di region tersebut. Tiongkok bagian utara telah mengalami 
kekurangan hujan hampir 15 tahun terakhir, sebagian besar akibat dari global 
warming. [AFP/FFS/A-21]


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke