http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra/2011/05/29/brk,20110529-337505,id.html

Pemerintah Diminta Tuntaskan Kasus Pembunuhan TKI di Arab 
Minggu, 29 Mei 2011 | 22:19 WIB

  
Ratusan massa yang tergabung dalam Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (ATKI) 
melakukan aksi unjukrasa didepan Kedutaan Besar Saudi Arabia, Jakarta. 
TEMPO/Eko Siswono Toyudho


TEMPO Interaktif, Jakarta - Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah 
mendorong pemerintah untuk segera menyelesaikan kasus terbunuhnya seorang 
tenaga kerja indonesia (TKI) di Arab Saudi. Belum lama ini seorang warga 
Indonesia yang bekerja sebagai penjaga toko swalayan di Riyadh, Arab Saudi, 
dikabarkan dibunuh. Penyelesaian kasus pembunuhan TKI itu, menurut Migrant 
Care, menjadi contoh bentuk perlindungan TKI oleh pemerintah.




"Selesaikan cepat dan beri hukuman yang setimpal," kata Anis di Jakarta, Minggu 
29 Mei 2011. 



Pihaknya mengetahui perihal pembunuhan itu dari pemberitaan media di Arab 
Saudi. Begitu mendengarnya, ia segera menghubungi kantor Kedutaan Besar 
Republik Indonesia di Arab Saudi untuk mendapatkan konfirmasi langsung. Namun 
sampai saat ini dia belum menerima respon balik.



"Tapi dari informasi, pembunuhnya sudah dibawa ke polisi dan ada motif 
perselisihan di antara mereka," kata Anis.



Kepolisian Kota Riyadh, Arab Saudi, menangkap seorang pria Arab pembunuh warga 
negara Indonesia. Menurut kabar yang dilansir situs web 
www.pdiperjuangan-ksa.org hari Ahad ini, polisi menangkap lelaki itu pada Jumat 
lalu, 27 Mei 2011.



Warga Indonesia berusia 25 tahun yang belum disebutkan namanya itu adalah 
pegawai di salah satu pasar swalayan di wilayah Sulaimaniah, Riyadh. Menurut 
rekan kerjanya, seorang warga Filipina, kejadian berawal pada pukul 09.00 pagi 
waktu setempat. Pria itu sempat mengganggu pelanggan swalayan, yang kemudian 
mengadukannya kepada korban. Lantas terjadilah perang mulut antara korban dan 
tersangka hingga kata-kata kasar terlontar.



Tersangka sempat pergi dengan emosi, tapi sesaat kemudian dia kembali mendekati 
korban dan langsung menusuk dengan pisau yang dibawanya. Saat itu ada 
pengiriman sayuran di supermarket, sehingga korban yang sedang sibuk tak 
menyadari bahwa tersangka mendekatinya. Tiba-tiba tersangka menusuk korban 
sebanyak tiga kali di sisi kiri. Lelaki Arab itu langsung kabur. Korban pun 
dilarikan ke rumah sakit terdekat, tapi pada pukul 01.30 nyawanya tak 
tertolong. 



RIRIN AGUSTIA | BUNGA MANGGIASIH

Berita terkait
  a.. Wakil Presiden: Jangan Jadi Awak Kapal Asing   
  b.. TKW Terancam Tujuh Tahun Penjara di Singapura   
  c.. Hidup Susah di Dalam Negeri, Warga Terpaksa Migrasi 
  d.. Besok Pagi, Kapal Penjemput TKI Tiba di Priok 
  e.. TKI di Kuala Lumpur Kecewa Muhaimin Tak Datang   


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke