dimilis ini aja bejibun tukang fitnahnya. Yg paling karatan dan tua bangka 
malah udah ditendang2 sama yg punya milis eh malah mewe-mewe kayak orang gila

--- Pada Sel, 31/5/11, sunny <[email protected]> menulis:

Dari: sunny <[email protected]>
Judul: [proletar] SBY: Jangan Jadikan Negeri ini Lautan Fitnah
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 31 Mei, 2011, 5:29 PM







 



  


    
      
      
      Ref: Mengapa tidak bilang juga, jangan jadikan negeri ini  tempat represi 
buat kaum minoritas, jangan jadikan negeri lautan koruptor. Presiden NKRI  
bicara "Tebang Pilih"?



http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2011/05/30/brk,20110530-337597,id.html



SBY: Jangan Jadikan Negeri ini Lautan Fitnah 

Senin, 30 Mei 2011 | 12:57 WIB

  

Susilo Bambang Yudhoyono. AP/Tatan Syuflana



TEMPO Interaktif, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku prihatin 
dengan terlalu banyaknya isu dan fitnah yang dialamatkan pada dirinya sejak 
mendapat mandat untuk memimpin negeri ini. Ia menyerukan, seluruh warga bisa 
bersama-sama menjaga negeri ini dari lautan fitnah yang tidak mencerdaskan 
bangsa.



"Saya serukan, jangan negeri ini menjadi tanah dan lautan fitnah, tidak akan 
mencerdaskan bangsa. Marilah kita menjadi bangsa beradab," kata SBY di Bandara 
Halim Perdanakusuma Jakarta, sebelum menuju Kalimantan Barat, Senin 30 Mei 2011.



Sebelumnya, pesan pendek yang mengatasnamakan bekas Bendahara Umum Partai 
Demokrat Muhammad Nazaruddin beredar sejak Sabtu 28 Mei 2011. Pesan yang 
beredar luas itu berisi ancaman akan membongkar sejumlah skandal terkait SBY 
dan Partai Demokrat.



SBY menyebut isi pesan singkat tersebut sebagai "pemberitaan yang tidak jelas 
sumbernya, mengandung fitnah yang sangat keterlaluan." Menurut SBY, sudah 
banyak sekali orang yang sudah menjadi korban fitnah di Indonesia, termasuk 
dirinya. 



"Ratusan fitnah datang kepada saya," kata SBY. "Selama ini saya memilih diam. 
Satu kali dua kali manakala fitnah itu keterlaluan, maka demi nama baik dan 
merupakan hak saya, saya perlu beri penjelasan." 



Presiden mengemukakan keprihatinannya atas perilaku tidak bertanggung jawab 
pihak-pihak yang melempar fitnah dengan tanpa beban. "Fitnah yang dilemparkan 
oleh seseorang dari tempat gelap sangat luar biasa. Saya katakan dengan bahasa 
terang, mereka tidak bertanggung jawab," katanya.



Sebagai warga negara Indonesia dan Kepala Negara, SBY mengaku sedih dan 
prihatin kondisi saat ini di mana dengan mudahnya fitnah itu dilakukan. "Seribu 
persen, fitnah itu tidak mengandung kebenaran," kata SBY.



Ia meminta pihak-pihak itu tidak terus-menerus menyebarkan racun fitnah. "Mari, 
secara ksatria kita berhadapan demi hukum dan keadilan," katanya.



Zaman dulu, belum ada kebebasan berbicara, mungkin negara bisa menindak. Tapi, 
sekarang tersedia media massa yang menyerang. "Saya tidak bisa menerima jika 
cara seperti itu berlangsung di negara kita. Saya menyeru supaya ini tidak 
diteruskan," katanya.



Ia menuding penyebar fitnah ini ada pembonceng gelap dan penunggang gelap. 
Marak juga gerakan mengadu domba satu sama lain. SBY menyerukan agar media 
massa yang memiliki peran luhur dan arif menyikapi informasi yang hadir. 
"Bayangkan jika sumber yang tidak jelas dijadikan berita, dibaca banyak orang, 
negeri kita akan jadi apa," katanya.



EKO ARI WIBOWO



Berita terkait

  a.. Nazaruddin ke Singapura Atas Izin Fraksi Demokrat 

  b.. Menpora Andi Mallarangeng Diperiksa KPK Besok   

  c.. SBY Tantang Penyebar 'SMS Fitnah' 

  d.. KPK Bantah Informasi Pencekalan Nazaruddin Bocor   

  e.. Nazaruddin Diharapkan Pulang Tanpa Dijemput 



[Non-text portions of this message have been removed]





    
     

    
    


 



  





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke