tentu saja harga rumah disana sudah murah karena bank sudah memotong bunga
habis-habisan dan sudah paket obral.

dalam siklus ekonomi, perbankan yang sudah memotong bunga habis2an adalah
tanda bahwa perekonomian negara tersebut sedang mulai dari nol, mulai dari
dasar kembali. dan jika benar memang memulai dari dasar kembali maka artinya
10-12 tahun kemudian negara yang bersangkutan akan berada pada level sebagai
negara berkembang, mirip dengan indonesia saat ini yang mana level bunganya
sekitar 6 persen dan artinya sedang menjadi perawan kembang desa, sedang
bertumbuh dan sangat memikat.

yang unik adalah china yaitu negara ini sedang makmur2nya tetapi
perkembangan bunganya tetap stabil dalam golongan negara berkembang. para
pengusaha kecil juga terdorong untuk tetap melaju berkembang sehingga mampu
menarik investasi dari pemerintahan china itu sendiri dan juga investor dari
luar negeri. padahal menurut perkiraan beberapa ahli, china saat ini
seharusnya sudah berada pada titik jenuh alias titik puncaknya dan akan
perlahan menurun.

ditengah kondisi negara china yang sedang berkembang seperti itu, tentu saja
ada sebagian yang sudah makmur dan lantas ingin kehidupan yang lebih
memanjakan dirinya, alias lingkungan atau negara yang membantu memanjakan
dirinya.

http://bisnis.vivanews.com/news/read/224963-orang-kaya-china-mulai-melarikan-kekayaan

dari link di atas terbukti sudah banyak orang china yang bertambah dan malah
melarikan dirinya untuk memanjakan diri ke amerika. amerika memang membantu
mereka untuk bermanja-manja ria. modal yang masuk ke amerika sangat besar,
lebih besar. amerika addalah negara surga bagi pemilik modal, bagi kaum
kapitalis.

rumah2 yang ada di amerika sudah banyak dibeli oleh para kapitalis dari
negeri tirai bambu itu, dan kemungkinan akan semakin bertambah seiring
keinginan para pemilik modal itu menghindari "kerakusan" pemerintahan negeri
china.

2011/6/8 suryana <[email protected]>

>
>
> Barusan aku bertemu teman yang baru datang dari Amerika, dia ke Indonesia
> selain mengunjungi kerabat juga sekalian kondangan familynya.
> Ngobrol mengenai kondisi ekonomi Amerika, dia juga cerita sekarang
> kondisinya sudah parah, sampai sampai harga sebuah rumah nilainya sama
> dengan sebuah mobil camry, dan bila ada tukang potong rumput yang mau
> mengerjakan sekitaran 10 sd 15 rumah, dia malah bisa mendapat sebuah rumah
> senilai 40 rb US$, aku kasih saran mengapa tidak pindah ke Hawaii saja, dia
> bilang dia juga kepikiran seperti itu, di Amerika tinggal 2 wilayah yang
> ekonominya masih rada rada stabil ( Detroit ? ) dan Hawaii, aku tanya lagi
> mengapa bisa sedemikian ambrolnya ekonomi Amerika ?, semua gara gara BBM
> yang terlalu mahal, sedang pemasukan berkurang, sehingga bila biasanya
> keluar rumah minimal seminggu 3 x, berubah menjadi 1 x, demikian juga
> didalam hal komsumsi yang ikut jeblok.
> Bagaimana dengan Obama ?, dijawab sepertinya bakal menang lagi, karena
> saingan dari republik belum ada yang berbobot..
>
> Aku saran kan kudunya Amerika bikin perang besar besaran dengan memakai
> tenaga manusia, jangan pakai bom segala macam, aku yakin dalam waktu
> singkat
> ekonomi akan cepat pulih, seperti halnya di tahun 45, dimana ketika
> nimbrung
> masuk perang, semua rakyat Amerika langsung bekerja terutama dipabrik
> pabrik
> kendaraan dan senjata plus textiel, akibatnya ekonomi berputar sangat
> cepat,
> sedang sekarang cetak duit doangan akibatnya, malah nilai dollar merosot
> terus, apalagi dengan masuknya Remingbi di di Europa, sehingga orang RRC
> yang pakansi ke Europa tidak pusing tukar uang, membuat dollar US$ tambah
> jeblok.
>
> Aku sih sebenarnya berfikir sederhana, ketika Euro bersatu dan mengeluarkan
> mata uang Euro ( itu waktu nilai awalnya kurang lebih 0,95 US$ ) aku bilang
> dalam kurun waktu maksimum 3 tahun nilainya akan diatas US$, sekarang sudah
> mendekati 1,5 x, bagaimana mungkin nila US$ bisa terangkat ?, menjual emas
> ?, kalah banyak dengan gabungan Rusia dan negara Europa.
> ( KHUSUS YANG INI AKU INGAT POSTINGAN JD )
>
> Aku sungguh kagum dengan pemikir ekonomi yang memiliki ide WTO, sampai
> sampai dampaknya bisa seperti ini....
>
> Eniwe temanku yang lainnya sampai saat ini masih terus mengeruk keuntungan
> dengan exports ke Amerika, dan yang di Export...........................air
> kelapa ( bulan ini 8 kontainer, dan bulan depan akan naik menjadi 20
> kontainer ), harga perliternya kurang lebih 300 perak rupiah...kayaknya
> bila
> aku buka pabrik bolu di sana bisa kaya ngkali yah, kan harga bolu ku sangat
> bersaing huehuehuehuehue ( marketnya kelompok slum ajah jangan kelas
> menengah ).
>
> Mengenai Paul Krugman, ketika Obama akan naik, dia sudah bicara bahwa
> krisis
> ekonomi di Amerika solusi nya sangat sulit, dan siapa tahu ada yang
> memahami
> bagaimana solusi mengatasi kondisi seperti Amerika ( kan lumayan bila ada
> solusi, minimal bisa diterapkan di perusahaan yang sedang kedodoran , versi
> kicitnya sih )
>
> sur ( Thanks bila Pak JT bersedia mengirim postingan ulang )
> ----- Original Message -----
> From: "JT" <[email protected]>
>
> > Sur.
> >
> > Paul R.Krugman itu akhli Ekonomi dari Massachusetts Institute of
> > Technology (MIT), khususnya tentang Ekonomi Internasional. Yang ente
> > maksud ulasan ekonomi Amerika oleh Krugman yang mana? Bisa di forward
> > kesini atau minimal kesimpulan dari ulasan tsb apa?
> >
> > Kalu soal Amrik kualat dan kena tulah "senjata makan tuan" sama ide
> > globalisasi yang diaku sebagai ide mereka, itu sih ga usah sama Krugman.
> > Ane juga udah berkali-kali dongeng di milis ini. Coba di search aja,
> pasti
> > masih ada lah. Entar kalu sempet ane cariin linknya supaya ente gampang
> > carinya.
> >
> > Salam
> > JT
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke