JAKARTA, KOMPAS.com — Pengamat politik Lembaga Ilmu  Pengetahuan Indonesia 
(LIPI), Ikrar Nusa Bakti, mengatakan bahwa partai  Demokrat saat ini menjadi 
ciri partai yang "acak kadut". Hal itu ia  katakan mengingat selama ini, 
khususnya sejak dihantam masalah seputar  Nazaruddin, partai tersebut lebih 
banyak saling menuduh dan menuding  dalam internal partainya sendiri.
Jangan kaget kalau kemudian  beberapa waktu yang lalu saya tulis di Kompas, 
bahwa ini partai bukan  sebenar-benarnya partai, tapi partai acak kadut. 

-- Ikrar Nusa Bakti

Ikrak menambahkan, belum lagi usai masalah, muncul nama  Ramadhan Pohan yang 
kali ini menuduh politisi senior dari partai lain  yang dikatakannya ingin 
menghancurkan Demokrat melalui kasus Nazaruddin.  Di mata Ikrar, hal itu 
semakin 
memperlihatkan perang argumen di antara  para politisi partai itu sendiri.

"Lucunya, dalam Demokrat ada  yang lain-lain (pernyataan) kan. Ruhut (Ruhut 
Sitompul) bilang itu  'orang dalam' partai. Kemudian Pohan (Ramadhan Pohan) 
bilang, itu 'orang  luar'. Lalu kemudian Jafar Hafsah bilang 'ah, itu yang 
diomongin si  Pohan hanya pepesan kosong'," papar Ikrar seusai mengisi diskusi 
di  Warung Daun, Jalan Woltermonginsidi, Jakarta  Selatan, Sabtu (4/6/2011).

"Jadi,  di sini yang ingin saya katakan, apa sih yang sebenarnya terjadi. Pohan 
 
bilang bahwa kami (Demokrat) solid meskipun ada yang mau mengobok-obok  partai. 
Tapi kenapa kemudian Partai Demokrat sendiri ribut. Jangan kaget  kalau 
kemudian 
beberapa waktu yang lalu saya tulis di Kompas bahwa ini partai bukan 
sebenar-benarnya partai, tapi partai 'acak kadut'," tambahnya.

Selain  itu, Ikrar juga memberi contoh mengenai Ruhut yang mempertanyakan  
alasan perlunya penjemputan terhadap Nazaruddin, yang bahkan menuding  Jafar 
Hafsah bukanlah dokter yang bisa menentukan kapan Nazaruddin  sembuh dan harus 
pulang. Belum lagi, kata Ikrar, sejumlah pro dan kontra  seputar pemulangan 
Nazaruddin dari Singapura ke Indonesia sehingga  menunjukkan konflik internal 
terus terjadi pada situasi internal partai  itu.
"Kita bisa melihat, di antara mereka sendiri ribut," katanya.

Menurutnya,  jika memang Demokrat merupakan partai politik yang benar, 
seharusnya  permasalahan Nazaruddin maupun kasus-kasus lainnya bisa cepat  
diselesaikan. Para politisi partai itu justru bukan bertindak  memperkeruh 
suasana dengan membawa nama partai lain sebagai pembuat  kekacauan di Demokrat.

"Kalau memang dia (Demokrat) partai politik  yang benar, masak hal-hal semacam 
ini masih terjadi dalam partainya  sendiri? Saling menyalahkan, saling 
menghantam. Jadi, buat saya, urus  sajalah partainya sendiri. Jangan kemudian 
menuduh seolah-olah ada  infiltrasi dari orang yang berasal dari partai lain," 
imbuhnya.

Tak  hanya itu, Ikrar juga mencontohkan bahwa dalam penyelesaian masalah  
politik, justru Golkar lebih baik dibandingkan Demokrat. Ia tidak  menjelaskan 
secara terperinci alasan menyebut partai beringin itu  terlihat lebih baik. 
Namun, sejauh ini, lanjut Ikrar, Demokrat semakin  menunjukkan tidak adanya 
rasa 
solid untuk menyelesaikan masalah  internal.

"Saya tidak mengatakan Golkar bagus, tapi buat saya  sistem yang dibangun 
Golkar 
dalam mekanisme penyelesaian problema  politik partainya tetap yang terbaik," 
tukasnya.

Seperti  diberitakan sebelumnya, bukan hanya politisi Demokrat Jafar Hafsah  
maupun Ruhut Sitompul yang mengelak pernyataan seputar Mr A yang  disampaikan 
Wasekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan. Wakil Ketua Umum  Partai Demokrat Max 
Sopacua sendiri menegaskan, pernyataan Ramadhan itu  hanya pendapat pribadi 
semata, bukan pernyataan resmi partai.

Oleh  karena itu, Max mengatakan, tak ada kaitan struktur partai dengan pihak  
yang dituduh Ramadhan ingin menghancurkan partai itu. Max juga  menambahkan, 
Demokrat tidak pernah berniat menyudutkan pihak-pihak  tertentu dari partai 
lain. 

 
http://herilatief.wordpress.com/
http://akarrumputliar.wordpress.com/
http://sastrapembebasan.wordpress.com/

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke