http://www.lampungpost.com/buras.php?id=2011061000343014

      Jum'at, 10 Juni 2011 
     
      BURAS 
     
     
     
Nazaruddin dan Istri Sekalian Diuji! 

       
      H. Bambang Eka Wijaya



      "KPK-Komisi Pemberantasan Korupsi-hari ini memanggil mantan Bendahara 
Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin dan istrinya, Neneng Sri Wahyuni, 
untuk dimintai keterangan terkait dengan kasus korupsi!" ujar Umar. "Nazaruddin 
terkait proyek di Kementerian Pendidikan Nasional sebesar Rp142 miliar yang 
sudah diproses KPK sejak Maret! Sedangkan istrinya sebagai saksi kasus korupsi 
di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi!"

      "Tampaknya amat berat cobaan yang dihadapi pasangan suami-istri itu!" 
sambut Amir. "Harus menjalani ujian sendiri-sendiri sekalian diuji secara 
bersama pula! Lebih berat lagi, Ketua KPK Busyro Muqoddas mengumumkan panggilan 
Kamis untuk kehadiran Jumat! Padahal, keduanya sedang berada di Singapura! Si 
suami berobat, istri menyusul untuk mendampinginya!"

      "Berada dalam kota saja kalau panggilannya mendadak belum tentu bisa 
hadir! Apalagi jauh, di luar negeri!" timpal Umar. "Karena itu, Partai Demokrat 
tak bisa memastikan kehadiran kadernya itu memenuhi panggilan KPK! Yang bisa 
dipastikan justru kondisi Nazaruddin sedang sakit, sesuai laporan rombongan 
tokoh Demokrat yang diutus menemuinya di Singapura pekan lalu!"

      "Menurut perkiraanmu, apakah hari ini pasangan itu datang memenuhi 
panggilan KPK?" tanya Amir. "Alasan logis dan rasional tersedia di balik 
realitas Nazaruddin sakit dan pendadakan panggilannya!" jawab Amir. "Tapi bola 
bukan di tangan Nazaruddin atau pengacaranya! Melainkan di tangan KPK! Maka 
itu, andai kau orang KPK, coba tebak sendiri apa yang sebenarnya sedang kau 
lakukan dengan panggilan dadakan itu?"

      "Untuk mempercepat proses panggilan pertama, kedua, dan ketiga, kalau tak 
hadir juga langsung masuk DPO-Daftar Pencarian Orang!" tebak Umar. "Jika 
skenario itu yang berjalan, law enforcement bisa ditempuh dengan lebih 
lugas-termasuk saat ada kaitan dengan politik dan mafia di birokrasi!"

      "Itu dia, tepatnya penegakan hukum yang lugas dan tegas!" sambut Amir. 
"Sekaligus ini bisa diartikan dimulainya sebuah tradisi menjalankan hukum 
secara sungguh-sungguh menonjolkan supremasinya! Selama ini supremasi hukum 
telah dikecundangi, baik oleh uang, mafia hukum dan mafia peradilan, serta 
kekuasaan!"

      "Semoga prosesnya bisa dibaca dan mengaktual seperti itu!" tegas Umar. 
"Betapa, dengan ditemukannya cara memulihkan supremasi hukum dari segala 
pengencundangan itu, meski pada awalnya tak mulus, nantinya siapa ada kemauan 
sudah tersedia jalannya!" ***
     



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke