Hidup Negara Palestina Bergantung Bantuan Israel !!!
Ini memang lucu, orang2 Arab dan Islam memang sering bertindak yang lucu2.
Memusuhi Israel, mau memusnahkan Yahudi tapi kenyataan hidupnya semua berasal
dari pemerintah Israel dan Yahudi.
Naaah... lucu2nya jadi makin lucu sewaktu Indonesia yang muslim mendukung
berdirinya negara Palestina dan menolak mengakui Israel. Lalu gimana negara
Palestina bisa hidup kalo tidak mengakui Israel ???
http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/11/06/22/ln602p-ini-dia-beberapa-alasan-ditundanya-pertemuan-abbasmisyal
Mahmud Abbas beserta anak2nya punya bisnis besar di Israel dan bisa bebas
keluar masuk Israel dan ke negara2 manapun didunia. Kalo Abbas berlaku macem2
membahayakan Israel, gampang ngurusnya, pasportnya dicabut, sahamnya di Israel
disita, tidak bisa lagi masuk ke Israel dan otomatis tidak bisa lagi keluar
negeri kemanapun didunia. Dan yang lebih parah, dana pajak semua bisnis
Palestina ke Israel yang tadinya diberikan kepada Abbas untuk menggaji pegawai2
negeri Palestina akan dihentikan sehingga semua pegawai negeri Palestina tidak
lagi punya gaji.
Lhaaa... muslimin di Indonesia kasih dong konsultasinya, apa yang harus
dilakukan Abbas agar roda pemerintahannya bisa tetap berjalan ???
Kita ngomong dan berpikir wajar2 aja deh, gimana mau beridirikan negara kalo
dananya saja dibiayai musuhnya ???
Sudah berapa banyak kapal flotila2 yang gagal masuk ke Gaza gara2 diblokade
Israel total, demo2 sudah dijalankan diseluruh dunia, dan hasilnya apa ????
Jadi kita muslimin harus belajar ajaran Buddha, jangan membenci, jangan
takabur, jangan menyombongkan agama Islam, hormati agama berhala, jangan
mencubit kalo tidak mau dicubit. Ini modal utama kalo mau sukses dan semua ini
bertentangan dengan ajaran Islam.
Menembaki Israel dengan roket, dibalas lagi dengan roket malah protes, ini
artinya buta ajaran universal dari Sidharta Gautama, bahkan Israel nurut aja
permintaan dunia agar ditembaki roket jangan dibales tapi dibiarin aja. Israel
mengajukan ke UN minta pertimbangan semua negara2 didunia, bagaimana harus bela
diri kalo negaranya terus menerus dihujani roket setiap hari.
Israel cuma memberi pilihan solusi yang adil kepada dunia, yaitu bales tembak
lagi dengan roket, atau blokade ekonomi.
Kita sama2 tahu, dunia akhirnya mendukung Israel untuk melakukan blokade
ekonomi daripada membalasnya dengan roket yang bisa difitnah sebagai menembaki
rakyat sipil padahal apakah roket2 Islam itu bukan membunuhi rakyat sipil di
Israel ???
Netanyahu, PM Israel ini gampang sekali urusannya, dia malah bilang bersedia
mengakui negara Islam Palestina, asal sama2 Abbas cs juga mengakui negara
Israel cuma untuk Yahudi. Tapi Abbas cs menolaknya, dia hanya mau Israel
mengakui negara Islam Palestina, tapi negara Islam Palestina harus menolak
mengakui negara Israel atau negara Yahudi.
Bangsa2 diseluruh dunia sudah paham siapa yang salah, jadi sikapnya basa basi
saja se-olah2 mendukung negara Arab Palestina ini, tapi nantinya waktu voting,
semuanya menolak, dan kalo Arab2 Islam ini main akal2an, maka tidak susah
diurusnya karena PASTI di Veto Amerika, dan Amerika sudah terang2an menyatakan
akan memveto setiap pembicaraan tentang pengakuan Palestina oleh UN.
Jadi sekali lagi, enggak mungkin ya... Israel dan Palestina itu sama2 milik
Yahudi, tidak ada saham Islam ataupun Arab ditempatkan disana. Baik itu di
Bible, Quran, Tripitaka, maupun dibuku Merahnya ketua Mao sekalipun tidak ada
ayat yang menyatakan Palestina milik orang Arab maupun milik Islam, karena
semuanya menulis dengan terang dan jelas bahwa tanah tsb milik orang Yahudi.
Ada yang mau membantah tulisan ini silahkan saja, karena semua yang saya tulis
diatas hanyalah kenyataan bukan khayalan saya, bahkan ditulis juga dikoran
Republika yaitu corong kelompok Islam Indonesia.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/