Aniaya TKW Terkait Syariah Islam Bukan ILO !!!
                                     
ILO itu adalah organisasi buruh yang sekuler sifatnya, tidak memperbedakan 
buruh dari agamanya, jadi enggak ada kaitannya dengan organisasi buruh Syariah 
Islam.  Oleh karena itu ILO tidak bisa turut campur dalam penganiayaan TKW di 
Arab Saudia karena hal itu tidak terkait ILO melainkan terkait dengan Syariah 
Islamnya.

Harusnya SBY berpidato dimuka Konferensi Negara2 Islam atau dimuka Liga Arab, 
salah tempatnya pidato dimuka ILO karena kasus ini bukan kasus perburuhan 
melainkan kasus Agama Islam yang dalam kaitan ini adalah Syariah Islam.

Kasus penganiayaan TKW di Arab Saudia adalah murni kasus "Agama Islam" yang 
dalam hal ini kaitannya adalah Syariah Islam bukan kasus ILO.  ILO melindungi 
buruh bukan berdasarkan agamanya sebaliknya Syariah Islam memperlakukan status 
buruh sebagai budak dalam kaitan dengan agamanya.

Dalam aturan Syarian Islam, TKW dari Indonesia adalah "BUDAK", hal ini bukan 
berasal dari zaman Jahiliyah tapi murni merupakan hukum Syariah Islam.  TKW itu 
meskipun mereka merasa muslimah, ternyata mereka bukanlah muslimah, mereka 
termasuk orang2 kafir yang mencatut nama Islam, karena dalam ajaran Islam 
seorang muslimah dilarang berpergian sendirian tanpa diantar suami atau saudara 
laki2nya.

Juga banyak yang tidak diketahui muslimin di Indonesia, bahwa orang2 di Arab 
Saudia dilarang memperbudak muslimin atau muslimah, bahkan kalo ada budak yang 
mau masuk Islam, kalo diizinkan oleh majikannya maka mereka harus dibebaskan 
dari perbudakan.

Demikianlah, Syariah Islam melarang perbudakan sesama Islam tetapi halal 
apabila dilakukan terhadap yang bukan Islam.

> KP-PRP <prppusat@...> wrote:
> Rezim Neoliberal tidak pernah melindungi buruh!
> Rezim Neoliberal lebih mementingkan kepentingan
> para pemilik modal! SBY dengan bangga
> menjelaskan bahwa pidatonya yang bertemakan
> perlindungan terhadap buruh migran sangat
> penting. Pidato SBY pada saat itu pun disambut
> dengan standing applause dari seluruh peserta
> yang hadir dalam konferensi ILO tersebut.

Syariah Islam bukan neoliberal tapi memang ada aturan nya untuk melindungi 
buruh yaitu majikannya yang bertanggung jawab untuk melindunginya.  Para 
majikan di Arab Saudia 75% adalah golongan bawah atau ekonomi lemah, oleh 
karena itulah meeka membutuhkan budak2 karena tidak mampu menggaji pegawai.  
Sedangkan orang2 di Arab dilarang untuk bekerja sebagai budak, oleh karena 
itulah budak2 itu di import dari luar negeri.

Pidato SBY memang salah tempat, memang sesat dan menyesatkan, maksud dia adalah 
menjewer Arab Saudia atau negara Syariah Islam.  Namun negara2 anggauta ILO 
mengerti maksudnya sehingga dia mendapatkan applause para peserta konferensi 
ILO tsb.

Salah pengertian atau pemahaman SBY, dia mengira melalui ILO menjadi saluran 
yang tepat untuk menjewer Arab Saudia dengan Syariah Islamnya, tetapi dimata 
para anggauta ILO tsb malah sebaliknya, tindakan biadab yang dilakukan Syariah 
Islam di Arab Saudia adalah diluar tanggung jawab ILO karena ILO tidak 
mencampuri atau bukan organisasi agama Islam sehingga bisa dijadikan saluran 
untuk menyentil agama Islam.

Syariah Islam mengatur perbudakan bukan menggunakan aturan ILO, karena ILO 
hanyalah aturan manusia sedangkan perbudakan Syariah Islam berasal dari Allah 
yang lebih tinggi dari ILO.  Arab Saudia tunduk kepada hukum Allah dan menolak 
aturan2 ILO.

Ny. Muslim binti Muskitawati






------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke