dan elo masih menolak kalau elo hidup dari welfare setelah elu kampanye soal walfare state di sini plik? memalukan lu memang
________________________________ From: Bukan Pedanda <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thu, June 23, 2011 12:29:47 AM Subject: [proletar] Re: Bangun Karakter Bangsa Lewat Festival Wayang Indonesia Karakter bangsa taik kucing... Yang kudu dibangun itu adalah welfare state seperti di Skandinavia, negeri Belanda dan sejumlah negeri demokratik lain. --- In [email protected], "sunny" <ambon@...> wrote: > > Refleksi : Mungin festival memakan biaya besar, jadi langkah sederhana > saja, >bila mau bangun karakter bangsa. Berhubung wayang adalah khusus untuk orang >Jawa yang adalah mayoritas, maka orang laki-laki Jawa harus memberikan contoh >dengan mengambil inisiatif dengan cara sederhana yaitu buang kopiah hitam atau >putih dan sorban ke tong sampah, ganti dengan belankong, menunjukan kepala dan >otaknya bisa berkarakter bangsa, kalau kopiah putih dan sorban membuat >ingatan >dan pikiranya pada padang pasir dan pohon korma, kalau belankong secara >psikologis terbayang hijau subur dan banyak tananam dan berbagai pohon dengan >buah-buahnya: durian, kedondong, langsat, kecapi, mangga,gandaria etc yang >bukan >saja enak tetapi bergunan untuk kesehatan tubuh. Sehat tubuh sehat pikiran. > > Para wanita kembali kepada pakaian tradisionel, kebaya pendek dan kain batik >dan berkonde, kalau pakai baju polos hitam dan tutup kepala dan muka, mana >bisa >menunjukkan karakter bangsa. Bisa-bisa Jadi dikira gendrwo lagi melancong >mencari korbannya. > > Musiknya click : http://www.youtube.com/watch?v=qaJ_5hcnEQA&feature=related > > > >http://www.suarapembaruan.com/home/bangun-karakter-bangsa-lewat-festival-wayang-indonesia/8212 >2 > > Bangun Karakter Bangsa Lewat Festival Wayang Indonesia > Rabu, 22 Juni 2011 | 18:39 > > > > Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik (tengah) meresmikan Festival >Wayang Indonesia 2011 di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona >Jakarta, Rabu, (22/6). [SP/Hendro Situmorang] [JAKARTA] Sebagai karya budaya >bangsa Indonesia, wayang telah diakui sebagai warisan tak benda dunia oleh >UNESCO. Untuk itu Indonesia berkewajiban menjaga dan melestarikannya, agar >tidak >punah dan dicintai masyarakat. > > > Untuk itu Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia (Senawangi) bersama >Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi), Museum Wayang, Yayasan Bhakti Total, >dan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata akan menyelenggarakan Festival >Wayang >Indonesia (FWI) 2011 pada Juli hingga Oktober 2011 mendatang. > > > Menurut panitia penyelenggara, FWI 2011 kali ini akan berlangsung dalam dua >tahap. Tahap pertama berlangsung di Taman Fatahilah, Museum Wayang, dan >Museum >Keramik di kawasan Jakarta Kota pada 15-17 Juli. > > > Sedangkan tahap kedua akan berlangsung di Kompleks Gedung Pewayangan > Kautaman, >Jakarta Timur bersamaan dengan berlangsungnya Kongres SENA WANGI ke-VIII pada >19-22 Oktober 2011. > > > Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik, mengharapkan FWI 2011 akan >menjadi wahana dalam mendorong minat masyarakat terutama di kalangan remaja >untuk mencintai seni pedalangan dan kesenian wayang sebagai karya budaya >bangsa >Indonesia yang telah diakui sebagai warisan tak benda dunia oleh Unesco. > > > "Wayang merupakan karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita > narasi, >warisan yang indah, dan sangat berharga. Untuk itu kita berkewajiban >melestarikan wayang yang menjadi wahana dalam mendorong minat masyarakat >terutama di kalangan remaja untuk mencintai seni pedalangan dan kesenian >wayang >sebagai karya budaya," katanya ketika meresmikan Festival Wayang Indonesia >2011 >di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Jakarta, Rabu, (22/6). > > > Festival akan dimeriahkan dengan penampilan dalang remaja, hasil seleksi dari >Lomba Dalang Remaja di tingkat daerah yang berlangsung pada Juli-Oktober. Para >dalang remaja ini akan tampil pada acara final di FWI 2011 tahap kedua, yang >berlangsung di Kompleks Gedung Pewayangan Kautaman, Jakarta Timur. > > Wacik menambahkan, kesenian wayang bisa menjadi media yang efektif dalam >membangun karakter dan jati diri bangsa, khususnya dikalangan generasi muda. >Banyak tokoh dalam cerita wayang mencontohkan untuk berjiwa kesatria, pantang >menyerah, menghormati orang tua, serta mencintai negeri yang semua itu dapat >membentuk karakter dan jati diri. > > "Untuk itu ke depannya, tampilan wayang ini lebih improfisasi dengan > memasukan >unsur teknologi animasi kedalam wayang, namun unsure dari wayang itu sendiri >tidak hilang. Agar generasi muda mau meihat dan menontoin wayang," tutupnya. > > Menurut Ketua Umum Pepadi Pusat, H. Ekotjipto, program regenerasi seni >pedalangan dan upaya meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kesenian >pewayangan menjadi fokus perhatian pihaknya. Dalam meregenerasi tersebut >antara >lain melalui Festival Wayang Indonesia, Festival Dalang Bocah, revitalisasi >sangggar pedalangan, maupun melalui pengenalan wayang di sekolah dasar yang >mendapat dukungan Kemendiknas dan Kemenbudpar. > > > "Program regenerasi ini menampakkan hasil, di mana setiap diselenggarakan >Festival Dalang Bocah, muncul dalang bocah berbakat dengan kemampuan mendalang >yang luar biasa," tutur dia. [H-15] > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
