Reflekesi : Selama ini telah banyak daerah dimekarkan, tetapi daerah mana saja yang mekar?
http://www.ambonekspres.com/index.php?option=read&cat=53&id=33143 SABTU, 24 Juni 2011 | 65 Hits SBY Ngeri Terima 178 Permintaan Daerah Pemekaran Jakarta, AE.- Pemerintah mulai mengkhawatirkan banyaknya usulan pemekaran daerah. Sebab dari evaluasi atas daerah pemekaran, ternyata sebagian besar gagal mencapai taraf kesejahteraan sesuai tujuan UU otonomi daerah. Permasalahan ini dibicarakan secara khusus dalam pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan pimpinan DPR RI di Istana Negara, Kamis (23/6). Usai pertemuan, SBY mengatakan bahwa pemerintah dan DPR RI sepakat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap usulan pemekaran. Selain itu, seleksi ketat dan persyaratan calon daerah pemekaran harus melalui tahap evaluasi sebelum dijadikan daerah otonomi tersendiri. "Hingga hari ini saja kita sudah terima 178 usulan baru. Ada 33 provinsi lagi, sisanya Kabupaten/Kota. Ini masalah yang sangat serius. Kalau gegabah akan meninggalkan persoalan besar dan kita tidak boleh meninggalkan bom waktu," tegas SBY. Untuk usulan pemekaran daerah, kata SBY, tetap harus menunggu grand design yang saat ini sedang disusun pemerintah. Yang termuat dalam grand design ini nantinya bukan hanya pemekaran, namun juga ketentuan untuk menggabungkan kembali daerah yang dinilai gagal. Menurut SBY, boleh saja daerah meminta pemekaran asalkan memang ada sisi kepentingannya dan bukan karena demi kekuasaan bagi elit politik semata. Karenanya sangat disayangkan bila anggaran negara yang harusnya diarahkan untuk pembangunan, harus tersedot hanya untuk membiayai daerah pemekaran baru yang tidak memenuhi kualifikasi. "Kalau lulus semua jadi daerah pemekaran, akan ada berapa ratus triliun yang harus disediakan pemerintah" Memang banyak yang sukses, tapi banyak yang gagal. Jangan mudah minta pemekaran, saya pun ngeri membayangkan Indonesia bertambah jadi 33 provinsi lagi," kata SBY. Sementara Ketua DPR RI Marzuki Alie mengatakan bahwam sejak terbitnya UU Pemda sudah banyak lahir daerah-daerah pemekaran baru. Namun pada kenyataannya, kini daerah-daerah tersebut justru mengalami ketertinggalan dibandingkan saat belum dimekarkan. "Karena itu antara dewan dan pemerintah kita sepakat untuk menerapkan prinsip kehati-hatian bagi terbentuknya daerah pemekaran baru. Kita harus segera selesaikan dulu grand design bagi penataan daerah yang lebih baik," kata Marzuki. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
