Orang mencari ketenangan batin, motivasi, dan kata2 bijak ngga lagi dipusatkan 
ke agama...apalagi baca quran yg perlu effort tambahan untuk 
mengartikannya...bacaan dan visual kata2 bijak semisal mario teguh, itu menarik 
dan netral...agama makin lama hanya sekedar warisan ritual belaka...orang2 yg 
nyari untung di agama yg pertama merasa resah dgn kemalasan orang untuk 
memperhatikan agamanya...
-----Original Message-----
From: "Bukan Pedanda" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 25 Jun 2011 01:10:22 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [proletar] Tingkat Membaca Alquran di Kalangan Muda Malaysia Rendah

   
Tingkat Membaca Alquran di Kalangan Muda Malaysia Rendah
Ilustrasi
TERKAIT :

HU Republika Gelar Pelatihan Membaca Alquran

Tingkat Membaca Alquran di Kalangan Muda Malaysia Rendah

Selasa, 14 Juni 2011 17:37 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Serupa dengan Indonesia, kalangan muda Malaysia 
terbilang rendah intensitasnya dalam membaca Alquran. Kondisi ini terlihat 
ironis mengingat Malaysia dikenal begitu konservatif untuk urusan agama.

Demikian salah satu pemaparan hasil riset bertajuk 'Tata Nilai, Impian, 
Cita-cita, pemuda di Asia Tenggara,' yang berlangsung di Goethe House, Menteng, 
Jakarta, Selasa (13/6). Hasil survei yang dipublikasikan Merdeka Center for 
Opinion Research (MCOR) menyebutkan, hanya 18.1 persen kalangan muda Malaysia 
yang membaca Aquran.

Sisanya, 8.6 persen kalangan muda Malaysia menyatakan tidak pernah. Menurut 
MCOR, alasan di balik rendahnya intensitas kalangan muda Malaysia membaca 
Alquran adalah pemahaman yang kurang tentang surah-surah dalam Alquran.

Disebutkan pula, hanya 0.9 persen dari kelangan muda Malysia yang mengetahui 
semua surah dalam Alquran, sementara 78.4 persennya hanya hafal beberapa surah. 
Yang memprihatinkan, kaum muda dari desa tampaknya lebih sering mengalami 
kesulitan daripada kaum muda dari kota saat membaca Alquran.

Ironisnya lagi, meski tidak memahami surah dalam Alquran, lebih dari 70 persen 
kaum muda Malaysia menginginkan Alquran sebagai pengganti konstitusi federal 
Malaysia. Disebutkan dalam hasil riset bahwa sebagian besar kaum muda sepakat 
dengan penerapan hukum Islam di negara mereka.

Hal itu terbukti dalam hasil riset yang menyebutkan 71.5 persen kaum muda 
setuju dengan memotong tangan terhukum pidana, 92.5 persennya setuju hukuman 
mati untuk pada pembunuh dan 92.5 persen kaum muda Malaysia juga sepakat orang 
yang meminum alkohol pantas di cambuk.

 
Redaktur: Djibril Muhammad
Reporter: Agung sasongko




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke