Refl: Kalau Polri makin taktis, reformis dan humanis, berarti kapolda tambah manis?
http://www.klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20110702104506&idkolom=beritautama Sabtu, 02 Juli 2011 Kapolda: Polri Makin Taktis, Reformis, dan Humanis REMY SURYADIE/GM KAPOLDA Jabar, Irjen Pol. Putut Eko Bayuseno memberikan tanda kehormatan kepada empat anggota Polri, AKBP H. Arif Wahyu Dewanto, S.H., AKP M.H. Dardak, Ipda Deni Mulyadi, dan Brigadir Andri Suniar saat upacara HUT ke-65 Bhayangkara di lapangan utama Mapolda Jabar, Jumat (1/7). SOEKARNO-HATTA,(GM)- Kapolda Jabar, Irjen Pol. Putut Eko Bayuseno mengatakan, revitalisasi Polri yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir membuat Polri makin taktis, reformis, dan humanis dalam melaksanakan tugas dan melayani masyarakat. Kapolda mengungkapkan hal itu saat membacakan sambutan tertulis dari Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, bertepatan dengan HUT ke-65 Bhayangkara, yang digelar di halaman utama Mapolda Jabar, Jln. Soekarno-Hatta, Jumat (1/7). Tampak hadir dalam peringatan HUT Bhayangkara tingkat Jabar tersebut, Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan beserta segenap jajaran Muspida Provinsi Jawa Barat, Ketua PD Bhayangkari Polda Jabar, para pejabat utama Polda Jabar serta tamu undangan lainnya. Pada kesempatan itu, Kapolda Jabar menganugerahkan tanda kehormatan kepada empat orang anggota Polri. Mereka adalah AKBP Arif Wahyu Dewanto yang mendapatkan penghormatan Bintang Bhayangkara Nararya. Selanjutnya, Satya Lencana Pengabdian 24 tahun kepada AKP Dardak, anggota Sat Brimob Polda Jabar. Satya Lencana Pengabdian 16 tahun kepada Ipda Deni Mulyadi anggota Sat Brimob Polda Jabar, dan Satya Lencana 8 tahun kepada Brigadir Andri Suniar anggota Dit Lantas Polda Jabar. Menurut Kapolda Jabar, Hari Bhayangkara tahun ini mengangkat tema besar dengan "Tiga Kunci Utama". "Yakni melaksanakan kemitraan, memantapkan revitalisasi Polri, dan mewujudkan pelayanan prima," ujarnya. Ia menilai, tema ini tepat dan relevan dengan tugas utama Polri di era reformasi saat ini. "Kemitraan (utamanya dengan masyarakat) merupakan faktor yang sangat mendukung kinerja Polri. Tanpa kemitraan yang erat dengan masyarakat, mustahil Polri dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan berhasil," katanya. Sebagaimana diketahui, lanjutnya, saat ini Polri dihadapkan pada gejala meningkatnya radikalisme, terorisme, dan kekerasan horizontal di kalangan masyarakat. Bahkan, sebagian telah berani melakukan aksi penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang mengemban tugas negara. "Kenyataan ini merupakan peringatan agar jajaran kepolisian negara, tetap siap siaga terhadap berbagai kemungkinan yang akan terjadi. Jika tidak ditangani secara sungguh-sungguh, maka keamanan dalam negeri mendapat ancaman serius. Kita tidak boleh lengah. Kita harus tetap waspada. Jangan sampai terjadi, hilangnya rasa aman di tengah-tengah masyarakat. Jangan sampai terjadi, rasa ketakutan masyarakat terhadap tindak kejahatan, di mana kita menyerah kepada kejahatan," tegasnya. 5 poin penting Kapolda menyampaikan lima poin penting yang diinstruksikan langsung kepada anggotanya. Dia meminta seluruh anggota untuk memberikan kemudahan, sikap responsif, dan penuh empati dalam melayani masyarakat dari berbagai lapisan. "Aparat kepolisian itu ada untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Saya tidak ingin mendengar lagi, negara dianggap tidak hadir untuk melindungi masyarakat, ketika terjadi tindak kekerasan dan kriminalitas," katanya. Ia menyebutkan, Polri harus senantiasa hadir untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan rasa aman bagi rakyat. Dirinya pun menginginkan adanya peningkatan kemampuan deteksi dini terhadap berbagai kemungkinan tindak kekerasan dan kriminalitas. Hal itu dimaksudkan agar pihak kepolisian tidak terkesan mendadak dalam mengangani suatu konflik dan aksi kriminal. Selain itu, ia juga mengimbau agar anggotanya memiliki kesadaran, bahwa profesi kepolisian merupakan wujud pengabdian yang mulia kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Diharapkan pula kepada segenap unsur pimpinan Polri pada semua tingkatan, untuk lebih memantapkan keteladanan dalam kepemimpinan. "Dan terakhir, saya ingatkan keterlibatan negara kita pada misi pemeliharaan perdamaian internasional, sebagaimana yang sedang kita jalankan di bawah bendera PBB di Darfur-Sudan," katanya. Lebih profesional Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menyampaikan selamat kepada seluruh anggota Polri di wilayah Jabar yang merayakan HUT ke-65. Ia mengharapkan kinerja anggota Polri bisa lebih profesional. "Di HUT Bhayangkara ini, tentunya saya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara. Di HUT-nya yang ke-65, kinerja anggota Polri lebih profesional lagi. Polri bisa lebih menjadi sahabat dan mitra masyarakat," ujarnya. Disinggung tentang peristiwa pembakaran ATM BNI Dipati Ukur dan ancaman bom di Bank BTPN Jln. Naripan, Heryawan meminta agar pihak kepolisian segera menangkap pelakunya. Namun, terkait hal ini ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. "Kita percayakan kepada aparat kepolisian agar mengungkap para pelakunya secara profesional. Tadi saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda membicarakan soal ini, mudah-mudahan dalam waktu dekat para pelaku sudah bisa terungkap," katanya. Ia pun meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap ancaman bom yang sudah beberapa kali terjadi di Kota Bandung. "Kami juga mengimbau masyarakat unruk proaktif melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian, jika menemukan hal-hal yang mencurigakan," imbuhnya. (B.115/B.96)** [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
