Jelas udah COCOK kok ! Kamu aja yang GOBLOK sendiri !
Semua aturan Allh tentu saja COCOK dengan SIKON setempat !


--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote:
>
> Kalo gitu, auloh lu itu yg goblok krn ga bisa bikin ajaran yg sesuai dgn 
> sikon setempat.
> 
> Bentar lagi puasa, kalo orang disuruh puasa di kutub waktu lagi musim panas, 
> hehehe.... pd mampus deh yg puasa dgn benar. Itu nunjukin auloh lu itu emang 
> goblok, taunya cuma daerah gurun Arab doang.
> 
> 
> 
> 
> >________________________________
> >From: Abbas <abas_amin08@...>
> >To: [email protected]
> >Sent: Saturday, July 9, 2011 11:18 AM
> >Subject: [proletar] Re: Tempo: RSUD Garut Menolak Melayani Pasien Miskin
> >
> >
> >  
> >Sayang di Garut Unta sulit; terus suli jga mendeteksi LALT lagi Wudhu !
> >Mbok yaaa kalau nyaranin murid Dawkins mestinya kan lebih CANGGIH !?
> >Apakah memang murid2 Dawkins lebih BODOH dari orang ISLAM !? Malau Dok ITEM 
> >sayang !
> >
> >--- In [email protected], item abu <itemabu@> wrote:
> >>
> >> Orang2 Islam itu emang kurang kuat keIslamannya, kan ada obat mujarab dr 
> >> auloh berupa kencing onta dan air wudhu lalat. Minum aja banyak2 obat dr 
> >> auloh ini, maka orang Islam ga akan tergantung lagi pd kafir2 laknatuloh 
> >> yg berkomplot melemahkan umat Islam ini dgn bikin obat.
> >> 
> >> Kalopun orang Islam mati mencret krn minum obat dr auloh, mereka akan mati 
> >> sbg syuhada, mati sahid, shg mereka akan langsung masuk sorga dpt bidadari 
> >> perawan abadi dan jg cowok cantik agar bisa saling sodomi.
> >> 
> >> Terbukti kan Islam itu emang agama yg benar, asal ngikutin perintah auloh, 
> >> mau hidup atau mati jg akan selalu bahagia dan sehat, hehehe....
> >> 
> >> 
> >> 
> >> 
> >> >________________________________
> >> >From: Bukan Pedanda <bukan.pedanda@>
> >> >To: [email protected]
> >> >Sent: Saturday, July 9, 2011 1:38 AM
> >> >Subject: [proletar] Tempo: RSUD Garut Menolak Melayani Pasien Miskin
> >> >
> >> >
> >> >  
> >> >Saya kira sistem jaminankesehatan seperti di negeri Belanda lebih bagus.
> >> >
> >> >Tiap orang wajib punya asuransi kesehatan dan orang yang berpenghasilan 
> >> >rendah (diubawah 1,200 euro tiap bulan) dapat subsifi dari Jawatan Pajak 
> >> >untuk membayar premi asuransi.
> >> >
> >> >Jadi dokter atau rumah sakit tetap dapat uang dari perusahaan asuransi 
> >> >dan tiap penduduk bisa dapat rawatan yang sama.
> >> >
> >> >
> >> >RSUD Garut Menolak Melayani Pasien Miskin 
> >> >Kamis, 07 Juli 2011 | 16:12 WIB
> >> >Besar Kecil Normal
> >> >
> >> >TEMPO Interaktif, Garut - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Garut, Jawa 
> >> >Barat, menolak untuk mengobati warga miskin. Bahkan pemerintah daerah 
> >> >telah melarang para camat dan kepala desa untuk menerbitkan Surat 
> >> >Keterangan Tidak Mampu (SKTM) bagi warganya sebagai rujukan untuk 
> >> >mendapat perawatan di rumah sakit.
> >> >
> >> >Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Garut Maskut Farid mengatakan penolakan 
> >> >pasien miskin itu disebabkan pihak rumah sakit kesulitan untuk menutupi 
> >> >biaya operasional yang membengkak. "Ini dilakukan semata-mata untuk 
> >> >menolong pelayanan selanjutnya. Kalau tidak dilaksanakan seperti ini akan 
> >> >menjadi masalah," ujarnya, Kamis, 7 Juli 2011.
> >> >
> >> >Menurutnya, sampai saat ini, biaya pengobatan yang telah dilakukan 
> >> >terhadap warga miskin belum dibayarkan oleh pemerintah daerah. Jumlah 
> >> >tunggakan yang belum dibayarkan ke rumah sakit mencapai Rp 21 miliar.
> >> >
> >> >Dana itu merupakan akumulasi pembayaran dari tahun 2010 hingga Juli 2011 
> >> >ini. "Pelayanan terhadap warga miskin akan kami tutup mulai 15 Juli nanti 
> >> >sampai ada kejelasan selanjutnya," ujar Maskut.
> >> >
> >> >Sekretaris Daerah Garut Iman Alirahman mengatakan kondisi rumah sakit 
> >> >sangat sulit dan hampir mendekati kebangkrutan. Bahkan dalam beberapa 
> >> >kali rapat, para dokter mengancam akan melakukan mogok kerja. "Ini karena 
> >> >rumah sakit tidak punya obat, tidak punya uang, dan tidak punya lagi 
> >> >tenaga untuk melayani pasien," ujarnya.
> >> >
> >> >Bupati Garut Aceng H. M. Fikri mengaku telah menginstruksikan bawahannya 
> >> >untuk tidak lagi mengeluarkan SKTM bagi warga miskin. Hal itu dilakukan 
> >> >untuk memulihkan kondisi keuangan rumah sakit.
> >> >
> >> >Namun, Aceng memastikan pihak rumah sakit akan tetap mengobati warga 
> >> >miskin. Pelayanan itu hanya akan diberikan kepada warga miskin yang 
> >> >terdaftar dalam program jaminan kesehatan masyarakat yang dibiayai oleh 
> >> >Kementerian Kesehatan. "Untuk Jamkesda kita hentikan sementara. Saya 
> >> >menduga banyak warga mampu yang berpura-pura miskin agar bisa dibiayai 
> >> >oleh negara," ujarnya.
> >> >
> >> >Mengenai tunggakan yang belum dibayarkan oleh pemerintah daerah, Aceng 
> >> >mengaku akan membayarnya dengan cara mencicil. Rencananya, dalam anggaran 
> >> >perubahan tahun ini, pemerintah daerah akan menganggarkan dana sebesar Rp 
> >> >2 miliar.
> >> >
> >> >SIGIT ZULMUNIR
> >> >
> >> >
> >> > 
> >> >
> >> >
> >> 
> >> [Non-text portions of this message have been removed]
> >>
> >
> >
> > 
> >
> >
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke