Refl: Syukuralhamdullilah! Suatu kemajuan besar bagi sebahagian besar anggota 
NU dan oleh karena itu  meninggalkan tempat sesaat sebelum SBY mau buka mulut  
menyampaikan pidato tipu muslihatnya.

 Ayo ajukan jempol kepada anggota NU yang meninggalkan tempat upacara. Para 
anggota masyarakat lain , baik organisasi maupun invidu ambillah contoh  dari 
mereka yang tidak mau ditipu muslihatkan oleh rezim SBY dan komplotan serta 
kaum elitnya yang berkerumun disekitar panggung kekuasaan negara.

Raja alim raja disembah, raja lalim raja disanggah,  demikian kata pepatah 
Melayu kuno yang sangat aktual!


http://www.detikpos.net/2011/07/harlah-nu-ke-85-presiden-sby-pidato.html


Harlah NU ke-85: Presiden SBY Pidato, Nahdliyin Bubar 

DETIKPOS.net - Lebih dari separuh Nahdliyin yang mengikuti Peringatan Hari 
Lahir ke-85 Nadhlatul Ulama meninggalkan stadion utama Gelora Bung Karno, 
Jakarta, Minggu (17/7/2011). Hal ini terjadi beberapa saat sebelum Presiden 
Susilo Bambang Yudhoyono memberikan pidato pada hari jadi organisasi Islam 
terbesar di Indonesia tersebut.

Pantauan Kompas.com, Nahdliyin yang menempati kursi di sektor 5 hingga 19 
kosong selepas pukul 12.00. Padahal, pada saat pembukaan, hampir seluruh kursi 
di stadion utama tersebut penuh.

Presiden, didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono, tiba di lokasi acara sejak pukul 
13.00. Namun, Presiden baru menyampaikan pudato pada pukul 14.00. Ketua Panitia 
Harlah NU ke-85 NUH As'ad Said Ali sampai menjelaskan kepada Presiden bahwa 
awalnya stadion terisi penuh oleh para warga Nadhliyin. Namun, menjelang tengah 
hari, sebagian besar Nahdliyin meninggalkan tempat.

Pada awal acara, panitia menginformasikan bahwa peringatan hari lahir ini 
dihadiri tak kurang sekitar 150 ribu orang. Dikatakan, warga NU yang tidak 
dapat menghadiri acara puncak di Gelora Bung Karno tidak perlu khawatir karena 
masih dapat mengikutinya melalui siaran langsung oleh TVRI dan Metro TV.

"Bagi warga NU yang tidak dapat mengikuti acara, silakan mengikuti puncak 
acaranya melalui siaran langsung agar dapat mengikuti pesan-pesan yang 
disampaikan oleh PBNU dan Presiden kepada seluruh warga NU," kata H Anis Ilahi, 
Koordinator Tim media dalam rilisnya.

Acara yang dimulai pukul 10.00 tersebut dibuka dengan pertunjukan musik dari 
Hadrah Massal, gambus kolaborasi orkestra, Musik Religi, Tari Religi. 
Selanjutnya, pukul 12 ada atraksi dari Banser, Pagarnusa, Drumband, Barongsai, 
dan budaya Budaya Nusantara lalu diterukan dengan dzikir bersama yang akan 
dipimpin oleh para kiai. [KOMPAS/ris]

Blog Berita Indonesia 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke