Apa di jaman Majapahit orang hidupnya sejelek sekarang? Kayaknya kagak tuh. Jadi istilah neo Majapahit itu ga tepat.
>________________________________ >From: sunny <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Sunday, July 17, 2011 4:43 PM >Subject: [proletar] Keluarga Miskin Tinggal di Kandang Kambing > > > >Refl: Diceritakan bahwa Isa Al Masih (Yesus) lahir di kandang binatang. >jadi mirip dengan keluarga miskin yang tinggal di kandang kambing. Waktu >Yesus lahir itu zaman bahula kejaraan Romawi dibawah kekuasaan raja Herodes, > >Keluarga miskin yang tinggal di kandang kambing, hidup di zaman Indonesia >meredeka atau lebih tepat zaman kekuasaan rezim neo-Mojopahit. > >Pada zaman kekuasaan kerajaan Romawi, raja Herodes mengirim sedadunya untuk >menangkap dan membunuh Yesus. Pada zaman kekuasaan rezim neo-Mojopahit, SBY >dan konco-konya mensponsor pengirim Laskar Jihat nan jahat untuk membasmi >umat tertentu di bahagain timur NKRI. > >Jadi sekali pun lokasi dan waktu berbeda, praktek politik penguasa rezim >kedua zaman tsb tidak banyak berbeda. > >http://berita.liputan6.com/read/344368/keluarga_miskin_tinggal_di_kandang_kambing > >Keluarga Miskin Tinggal di Kandang Kambing >Sugihartono > >17/07/2011 13:57 >Liputan6.com, Brebes: Pasangan Samiun dan Solekha bersama ketiga anaknya sudah >lama hidup miskin. Karena miskin warga Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari, >Kabupaten Brebes, Jawa Tengah ini, terpaksa harus tinggal di kandang kambing. >Sehari-hari keluarga miskin ini tidur, memasak, dan melakukan aktivitas >lainnya di kandang kambing. > >Samiun yang hanya berprofesi sebagai buruh tani bersama istri dan anak-anakya >sudah satu bulan menempati kandang milik tetanganya. Ini terpaksa dilakukan >lantaran Samiun tak memiliki uang untuk membangun lagi rumahnya yang terbakar >pada pertengahan Juni lalu. > >Menurut Samiun, setiap malam dirinya bersama istri dan anak-anaknya harus >menahan dingin apalagi jika turun hujan. Itu karena kandang yang ditempatinya >selalu bocor. > >Bukan itu saja anak-anaknya yang kesemuanya masih duduk di bangku sekolah >dasar mengeluh lantaran tidak ada lampu penerang untuk belajar. Selama ini >mereka hanya mengandalkan penerangan dari lampu ceplik. > >Sejak rumahnya rata dengan tanah, keluarga Samiun belum pernah mendapat >bantuan termasuk dari pemerintah setempat. Mereka sangat berharap ada uluran >tangan dari pemerintah maupun dermawan agar bisa kembali hidup tenang dan >nyaman.(IAN) > >Artikel Terkait >a.. Mbah Katiyem dan Nasi Aking >b.. Mempertaruhkan Nyawa Demi Seragam dan Buku >c.. Makan dari Mengais Ceceran Beras >d.. Hidupi Enam Anak dengan Penghasilan Rp 10 Ribu >e.. Guru SD Terserang Tumor Kelenjar Getah Bening > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
