Hehehe.... jaksa aja ongkosnya ratusan juta rupiah. Korupsi terselubung tuh 
namanya, ga beda dgn studi banding anggota DPR.





>________________________________
>From: sunny <[email protected]>
>To: [email protected]
>Sent: Thursday, July 21, 2011 6:41 PM
>Subject: [proletar] Kajati: Korupsi Sedikit tak Apa-apa
>
>
>  
>Relf: Berakit-rakit ke hulu, berenang kemudian, bersakit-sakit dahulu 
>bersenang-senang kemudian, kata ucapan Melayu kuno. Tetapi, ucapan NKRI 
>modern: Korupsi sedikit-sedikit dahulu, korupsi berbukit-bukit kemudian, 
>Senang sedikit-sedikit dahulu, senang seperti bukit-bukit kemudian. Ayo, 
>silahkan sedikit-sedikit dahulu dan insyaallah kemudian  menjadi bukit 
>kwelimpahan
>
>http://kaltim.tribunnews.com/2011/07/19/kajati-korupsi-sedikit-tak-apa-apa
>
>Kajati: Korupsi Sedikit tak Apa-apa
>
>Tribun Kaltim - Selasa, 19 Juli 2011 18:25 WITATANJUNG REDEB, 
>tribunkaltim.co.id - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur Faried 
>Harianto, SH mengatakan, perbuatan korupi  yang terbilang tidak besar nilainya 
>tidak perlu dipermasalahkan. 
>
>Namun, dia mengimbau agar pejabat pintar-pintar bermain dan jangan sampai 
>ketahuan. Demikian diungkapkan Kajati saat melakukan pengarahan tentang "Upaya 
>Pencegahan Korupsi" di hadapan pejabat di lingkungan Pemkab Berau, Selasa 
>(19/7/2011).
>
>"Pejabat harus pintar-pintar, jangan sampai ketahuan.  Karena kalau ketahuan 
>siapapun dihukum. Bukan membolehkan, tapi pintar-pintar. Penegak hukum harus 
>bijak, korupsi dikit-dikit tidak apa-apa. Mark up-mark up dikit tidak 
>masalah," papar Faried bersama Bupati Berau Makmur HAPK di hadapan para 
>pejabat Pemkab Kukar.
>
>Faried juga mengatakan akan melakukan penanganan kasus yang niai korupsinya 
>besar. Acara tersebut juga disaksikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) 
>Kabupaten Berau dan jajarannya. Faried juga tida merinci berapa target kasus 
>korupsi dalam tahun ini di Kaltimantan Timur. 
>
>"Di tipikor, jaksanya saja ongkosnya ratusan juta, sidangnya di Samarinda. 
>Misalnya Jaksa bolak-balik ke Berau, memeriksa saksi-saksi dan lain-lain, 
>padahal korupsinya Rp 20 juta, jadi negara rugi bukan untung. Makanya cari 
>yang besar jangan yang kecil. Kalau yang kecil banyak mudharatnya daripada 
>manfaatnya, itulah azas manfaat," katanya.
>
>Penulis : Feri Mei Efendi
>Editor : Adhinata Kusuma 
>Kajati: Korupsi Sedikit tak Apa-apa
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke