Kalau alien disamakan dengan Malaikat; itu kemungkinan besar; saya juga agak 
menyangka kearah sana; tapi tidak untuk TUHAN!
Tuhan adalah satu sook yang Jauuuuh sekali dibanding dengan apapun juga !


--- In [email protected], "pemerhatidunia" <pemerhatidunia@...> wrote:
>
> hal2 spiritual (roh) memang bukan dibuktikan oleh science. Tuhan tidak 
> dibuktikan dari science. Roh juga tidak dibuktikan dari science, meskipun 
> theoretical physicist seperti para pendukung teori String/M-theory, Hawking, 
> Michio Kaku, dll mengatakan bahwa alam semesta ini memiliki beberapa dimensi 
> lain yang lebih halus, setidaknya ada 10 dimensi. Tetapi itupun masih 
> diperdebatkan. 
> 
> Ada wilayah pembuktian lain, yaitu experience, pengalaman pribadi. Kalau 
> ternyata Tuhan itu diyakini oleh A sebagai ada, itu karena A  mengalami. 
> 
> Apakah Tuhan itu ada atau tidak?? Tuhan itu baik atau tidak?? itu dialami. 
> Itu satu2nya bukti. 
> 
> Anggapan tentang Tuhan yang dialami kemudian dicoba didokumentasikan dan 
> disistematisir, dijadikan akidah agama, yg sebetulnya akidah itu juga teori. 
> 
> Tapi setidaknya teori ttg Tuhan itu BUKAN seperti yang diajarkan dan 
> dipraktekkan nabi Muhammad ttg ALLAH yg pemurka dan pencipta neraka azab dan 
> kutuk yang keji dan nista itu. Tuhan macam begitu apa gunanya?? 
> 
> Bagiku, Tuhan yang aku alami itu seperti yang diajarkan ISA. 
> Tuhan yang BAIK. 
> Tuhan yang terbukti menjawab do'a ketika aku tidak tahu jalan lagi. 
> 
> Itu sekedar contoh, mengapa orang Islam Indonesia sekarang serius beragama. 
> Ada sisi PENGALAMAN yang BAIK mereka alami dengan Tuhan. 
> 
> Tapi, sekali lagi. Jangan sebut Tuhan berdasarkan konsepsi dan teori Muhammad 
> ttg ALLAH. Konsep Ketuhanan dalam Quran dan dibuktikan dalam sunnah Nabi itu 
> buruk sekali dan kontradiktif dan kadang tidak bermoral. Aku curiga sekali 
> dgn anggapan manusia Arab ttg ALLAH ini, yang diperoleh dari konsep Israel 
> kuno ttg ELOHIM atau ELOAH, dan juga YAHWEH, dan maaf aku sama sekali tidak 
> setuju ajaran Yahudi dan Muhammad ttg Tuhan. Sebab itu aku mempertanyakan 
> siapa itu "ALLAH"? siapa itu yang mengutus "Jibril"?? Siapa itu "Jibril"?? 
> apakah ia Tuhan yang dialami dalam pengalaman batin manusia, atau sebenarnya 
> ALIEN yang gentayangan menyebar kesesatan dan kejahatan  ???  
> 
> Agama banyak memuat anggapan manusia. Sama seperti dalam sains juga banyak 
> teori yang masih asumsi atau anggapan dan madzhab2, sebab karena belum 
> ditemukan penjelasan yang lebih baik ttg sesuatu. Jita anggap Bumi itu 
> tunggal, sebab sains menemukan demikian. Bagaimana kalau benar2 ditemukan ada 
> pasangan gandanya?? Teori sains akan direvisi. Terlalu banyak di alam semesta 
> yang tidak bisa dijelaskan sains. Agama mencoba menjelaskannya dari sisi yang 
> lain, yaitu PENGALAMAN pribadi. 
> 
> Bagiku, konsep bikinan Arab ttg Tuhan mereka itu jelek.  
> 
> Sebab itu, jangan halangi aku untuk mengembangkan telaah serius tentang TUHAN 
> sebab itu telaah tentang KONSEP atau ANGGAPAN MANUSIA tentang TUHAN. 
> 
> 
> --- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@> wrote:
> >
> > Bahan Baku Terciptanya Allah Adalah "Roh" !!!
> >                                   
> > Roh itu bisa dibuktikan TIDAK ADA.  Apalagi, tidak pernah ada satupun agama 
> > atau kepercayaan yang pernah membuktikan adanya "Roh".
> > 
> > Jadi kalo "Roh" itu tidak ada, dipastikan "Tuhan" juga tidak ada.
> > 
> > Jarak Bulan ke Matahari bisa diukur tanpa menggunakan penggaris dan tanpa 
> > perlu pergi ke Bulan dan pergi ke Matahari untuk mengukurnya.
> > 
> > Jadi membuktikan tidak adanya "roh", semilyard kali lebih gampang 
> > menciptakan rumusnya daripada menemukan rumus pengukuran jarak Bulan ke 
> > Matahari.  Masalah caranya tidak perlu ditanyakan disini, dan juga tidak 
> > perlu diterangkan disini, tapi kalo anda berminat mengetahuinya, belajarlah 
> > disekolah khusus ilmu pengetahuan (bukan pesantren) se-tinggi2nya.  Jadi 
> > kalo anda bodoh tidak lulus test masuknya saja, maka jangan sok tahu atau 
> > mau lebih tahu daripada mereka yang pandai2 di-negara2 maju.
> > 
> > > "Abbas" <abas_amin08@> wrote:
> > > Kesalah pengertian mengenai pemahaman
> > > tentang TUHAN menyebabkan seperti
> > > pemerhati duni inilah.
> > 
> > Darimana rujukan yang bisa anda gunakan untuk membuktikan bahwa Pemerhati 
> > Dunia ini salah pengertiannya tentang Tuhan ???  Sedangkan jelas2 anda 
> > sendiri tidak terbukti lebih mengerti dan lebih paham tentang Tuhan 
> > daripada si Pemerhati Dunia.
> > 
> > Tapi satu hal yang tidak bisa anda bantah dan perdebatkan lagi adalah bahwa 
> > Tuhan itu sama sekali bukan "pengertian" melainkan hanya "kepercayaan".
> > 
> > Jadi harus bisa anda bedakan antara "pengertian" dan "kepercayaan".  
> > Pengertian tidak membutuhkan kepercayaan, semua yang bisa anda mengerti 
> > tidak perlu anda percaya.  Sebaliknya juga sama, kepercayaan pun tidak 
> > perlu pengertian, dalam semua hal kepercayaan sama sekali tidak terkait 
> > pengertian.
> > 
> > Anda mengerti bahwa untuk bisa merasakan sakit, senang, bahagia, atau 
> > menderita kesemuanya ini membutuhkan persyarafan yang sempurna.
> > 
> > Lalu gimana bisa anda mengerti bahwa roh yang tidak punya persyarafat sama 
> > sekali bisa senang masuk kesorga dan bisa menderita kalo dijebloskan ke 
> > neraka ????  Padahal persyarafan itu hanya ada dibadan manusia hidup bukan 
> > manusia yang sudah mati.
> > 
> > Padahal Tuhan itu berasal dari bahan "roh". Jelasnya, meskipun pengertian 
> > sudah membuktikan bahwa "Roh" itu tidak ada yang merujuk "tidak adanya" 
> > Tuhan, tapi kenapa masih percaya ???  Inilah bukti bahwa "pengertian" tidak 
> > berpengaruh terhadap kepercayaan dan sama sekali tidak ada hubungannya.
> > 
> > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke