jij bukannya membantah dengan argumen, malahan bisanya cuman caci maki. cukimai...
--- In [email protected], "sunny" <ambon@...> wrote: > > > Cuki mai kegoglokan, > > ----- Original Message ----- > From: Musik hari Ini > To: [email protected] > Sent: Saturday, July 23, 2011 9:51 PM > Subject: Re: [proletar] Kehidupan minoritas Muslim dibawah kekuasaan Komunis > > > > Cukimai! orang itu kalau kasih komentar kudu pake otak > > 1. Antara tahun 1949 dan 1965, di > bawah rezim komunis Mao, ummat Muslim yang tinggal > > 2. di Barat laut Cina > sejumlah kurang lebih 26 juta Muslim dibunuh oleh tentara Cina atau mati > kelaparan karena ulah dari rezim. > 3. Tahun 1964, peraturan Cina > menggunakan orang-orang Muslim di propinsi Xiang untuk percobaan nuklir > sebagai akibatnya, orang-orang di daerah tersebut ditemukan meninggal > karena penyakit dan lebih dari 20.000 anak-anak dilahirkan cacat. > 210.000 orang-orang Muslim kehilangan hidup mereka sebagai akibat dari > percobaan nuklir tersebut dan ribuan lainnya mengidap kanker atau > lumpuh. > 4. Sejak tahun 1966, 10.000 orang > Muslim ditahan, ditawan di camp-camp selama berbulan-bulan atau bahkan > bertahun-tahun mendekam sebagai tahanan di penjara Cina, disiksa dengan > kejam hanya kerena mereka ingin hidup dengan hukum agama mereka yaitu > Islam. > 5. Antara tahun 1995-1997 lebih > dari 500.000 orang muslim ditahan tanpa alasan oleh penguasa Cina. > Selama periode yang sama lebih dari 5.000 orang meninggal akibat dari > siksaan oleh rezim Cina atau dinyatakan hilang. 119 pemuda Muslim > dieksekusi secara terbuka dan 5000 muslim ditelanjangi dan diletakkan > dihadapan publik untuk dipertontonkan kepada 50 grup/kelompok. > 6. Kebijakan rasisme dan pembunuhan masal terus berlangsung sampai abad ke > 21: > * Wanita Muslim yang hamil tua, > diambil dari rumah-rumah mereka dan dipaksa untuk > disterilkan/dimandulkan dibawah kondisi yang tidak higienis (tidak > bersih) dan anak-anak yang dilahirkan di luar kuota pemerintah dibunuh. > > * Di sekolah-sekolah pemerintah > guru-guru wanita Muslim dilarang memakai kerudung dan guru laki-laki > Muslim harus memotong jenggot mereka. > > * Masjid-masjid dihancurkan secara bertahap. > > * Murid-murid Muslim dengan > sengaja disediakan makan siang selama bulan Ramadan sebagai bujukan > untuk membatalkan puasa di siang hari. > > * Penduduk Muslim diminta untuk tinggal di rumah-rumah mereka pada > jam-jam sholat dan dilarang membawa Al-Qurâan pada waktu kerja. > > * Siaran radio yang berisi ceramah-ceramah Islam di Masjd dilarang. > > * Hampir setiap Masjid di Cina > dipasang tanda peringatan larangan untuk sholat rutin berjamaah bagi > mereka yang berumur kurang dari 18 tahun. > > * Petani-petani Muslim menjual > hasil panen mereka kepada agen-agen pemerintah di bawah harga standar > karena mereka dilarang menjual ke pasar secara bebas, adapun penduduk > Han (penduduk asli Cina) diperbolehkan berdagang tanpa campur tangan > pemerintah. > > ________________________________ > From: sunny <ambon@...> > To: Undisclosed-Recipient@... > Sent: Saturday, July 23, 2011 2:54 PM > Subject: [proletar] Kehidupan minoritas Muslim dibawah kekuasaan Komunis > > > Sangat menarik bahwa kaum minoritas Muslim di bawah kekuasaan Komunis > mempunyai kehidupan jauh lebih baik dari pada mayoritas Muslim dibawah > kekuasaan penguasa Muslim, hal tidak usah melihat jauh-jauh ke Bangladesh, > Pakistan, Sudan etc, tetapi di Indonesia . > > Saksikan dengan click ini Youtube : > http://www.youtube.com/watch?v=pHJ8PwVRpKg > > [Non-text portions of this message have been removed] > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
