Sebenarnya gak perlu ribut2.. Kalau gak mau jadi warga negara Indonesia,
 para pencemar Islam ini ya disuruh tinggal di Arab Saudi aja



(Note: FPI= Front Pencemar Islam)







==========================



Dari: Marco polo <[email protected]>



Tanggal: Sabtu, 6 Agustus, 2011, 3:54 AM  



 




Bagi mereka yg Fanatik  dan melarang segalanya 
.......................berdasarkan sesuatu yang bukan SESUATU ... 



"Two hands working can do more than a thousand clasped in prayer" - ( Anonym).





* "Hidupkan Televisimu, Hidupkan Pikiranmu"  - " Nyalakan lampu - bacalah 
Buku  dan Terangilah Hati dan insan mu " ... atau Kau akan 
   Hidup dalam Kegelapan nan abadi ......... "  , mrc.





 Motto : "Two hands working can do more than a thousand clasped in prayer" - 
( Anonym).

 




--------------------------------- 






From: Edy Loekmono
Date: 5.8.2011 20:47:18 




 






Kan sudah tahu kalau FPI singkatan dari Front Pemberontak Islam? 
Lah lalu gimana tuh Pak SBY mengatasinya? Indonesia dijadikan ajang 
percobaan, apakah Islam bisa berontak untuk tidak setia kepada NKRI? 
Gelagatnya memang sedang uji coba kekuatan. Dan kalau yang kerikil tidak
 ditumbuk, maka bisa jadi gunung dan awang-awangen untuk di hilangkan.



Pak SBY perlu meguru lebih serius soal Islam ini. Walaupun punya 
backing pengajian tapi kan nggak pak SBY yang mengaji serius? jangan 
tersinggung, gitu saja kok repot
------------------------------------------------------------




From: koentyo soekadar <[email protected]>



Date: Friday, August 5, 2011, 12:12 AM








  


ini artinya sudah m a k a r .... !!!




============================



From: [email protected]



Date: Thu, 4 Aug 2011 21:49:18 -0700



  




Kalau menghormati bendera haram, kalau begitu negara-negara Arab



tidak punya bendera dong? kalau punya bendera tidak pernah



dihormati,lalu untuk apa punya bendera? kan bendera melambangkan sesuatu? Atau 
bendera polos putih saja?












From: Al Faqir Ilmi <[email protected]>
Sent: Friday, August 5, 2011 8:16 AM




FPI melarang siswa SMP Al-Irsyad yg sedang upacara untuk menghormati Bendera 
Merah Putih







Tuesday, 19 July 2011



KARANGANYAR
 – Setelah sempat menolak hormat kepada Merah Putih, SMP Al-Irsyad 
Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar akhirnya menggelar upacara bendera 
kemarin.







Walau berlangsung lancar, pelaksanaan upacara bendera 
sempat tercoreng oleh ulah anggota Front Pembela Islam (FPI) Surakarta 
yang mencoba memprovokasi siswa untuk tidak menghormat Sang Saka Merah 
Putih. Berdasarkan pantauan di lokasi, rombongan Bupati Karanganyar Rina
 Iriani, Kapolres Karanganyar AKBP Edi Soroso, Dandim 0727 Letkol Eddy 
Basuki, Wakil Ketua DPRD Rohadi Widodo tiba di SMP Al-Irsyad Tawangmangu
 sekitar pukul 07.45 WIB.







Pada saat itu, sejumlah anggota FPI 
dengan dipimpin Ketua FPI Surakarta Choirul telah berada di lokasi 
sekolah dan tepat berada di depan pintu gerbang sekolah. Padasaat 
bendera MerahPutih dinaikkan dengan diiringi lagu Indonesia Raya, salah 
seorang anggota FPI yang mengenakan penutup wajah langsung berteriak dan
 memerintahkan agar siswa-siswa jangan menghormat bendera dengan alasan 
hormat bendera hukumnya haram. Hal ini membuat sejumlah siswa yang 
sedang mengikuti upacara sempat kebingungan. Beruntung aksi itu dapat 
diredam oleh petugas dari Polsekdan KoramilTawangmangu.







Kepada 
wartawan, Bupati Karanganyar Rina mengatakan, dengan digelarnya upacara 
tersebut, polemik sekolah yang menolak hormat sudah selesai. Rina 
berharap pihak sekolah dapat terus mengikuti aturan yang digariskan 
pemerintah dengan tetap menggelar upacara bendera. ”Saya mengucapkan 
banyak terima kasih kepada pihak sekolah yang sudah bersedia melakukan 
upacara bendera hari ini. Ini penting agar anak-anak juga dapat 
ditanamkan nasionalisme sejak dini. Polemik ini tak perlu diteruskan,” 
tandas Rina.







Sepanjang pelaksanaan upacara,Kepala SMP Al-Irsyad 
Sutardi sama sekali tidak kelihatan.. Menurut keterangan salah satu guru
 yang enggan disebutkan namanya, yang bersangkutan memang tidak hadir 
tanpa alasan yang jelas. ”Saya juga tidak tahu dia ke mana,”tandasnya. 
farid firdaus







sumber http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/413635/







Gelagat2 makar negh.. ratakan aja pak beye

 



  





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke