Pribumi Inggris banyak yang meragukan "cerita" polisi tentang pemicu kerusuhan. Mereka tidak percaya Mark Duggan - atau siapapun di Inggris - bisa setolol itu, keluar dari mobil untuk menembak polisi.
Beberapa saksi memperkuat ketidakpercayaan itu. Menurut mereka Mark Duggan memang bersenjata, tapi pistolnya ditemukan masih terselip di kaos kakinya. "So we can't believe that anyone would think that they were going to shoot at somebody through the sock. It's absolutely crazy," kata seorang saksi. Keterangan polisi justru mengingatkan orang pada kasus-kasus pembunuhan oleh polisi. Sejumlah nama korban disebut-sebut lagi. Antara lain, Cynthia Jarret, Joy Gardner, dan Roger Sylvester. Penyelidikan yang bertele-tele atas semua kasus itu ditutup dengan kesimpulan sumir: tidak ditemukan kesalahan polisi, titik! Pers Inggris menyebut kerusuhan kali ini mirip kerusuhan tahun 1985. Waktu itu kerusuhan juga dipicu penembakan polisi terhadap warga sipil. Polisi dinilai berbohong karena mengumumkan kematian Dorothy Groce disebabkan berat badannya... Maksudnya (barangkali) Dorothy yang sedang tidur di kamarnya tidak kuat menggerakkan badannya untuk menghindari peluru polisi yang mendobrak pintu kamarnya. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
