Yg namanya penguasa itu pd piara ormas, kayak FPI, FBR, Pemuda Pancasila dll. 
Cuma bedanya FPI itu punya agenda tersendiri selain jadi anjing piaraan 
penguasa dan nyari duit.





>________________________________
>From: Bambang Tribuono <[email protected]>
>To: [email protected]; [email protected]; 
>[email protected]
>Sent: Wednesday, August 10, 2011 1:36 AM
>Subject: [proletar] Massa FPI Sulsel Obrak-abrik Warung Coto Makassar
>
>
>  
>Dijamin tdk ada tindakan dr aparat hukum, meski jelas2 tindakan
>pengrusakan, penganiayaan dll tindakan anarkhis dr laskar yang
>ditakuti, baik oleh aparat hukum dan masyarakat ini.. maka tunggu saja
>nanti lain waktu akan ada tindakan lebih brutal, karena mereka sekarang
>adalah raja diraja kekuatan laskar yang bebas bersenjata.. yang melawan
>mereka bisa2 malah kena hukum atau minimal digebukin/dikeroyok
>========================
>Dari: Al Faqir Ilmi <[email protected]>
>
>Tanggal: Senin, 8 Agustus, 2011, 5:07 PM
>
> 
>
>Note :
>
>KH A Mustafa Bisri : Di bulan Ramadhan, sedekah sangat2 dianjurkan. Jadi 
>alangkah salahnya, bila di bulan suci itu malah mau menutup mata 
>pencaharian orang ........ Kalian menyuruh orang menghormati Ramadhan 
>atau menyuruh orang menghormati kalian? Sejak kapan Ramadhan minta 
>dihormati? Ia dari dulu sudah terhormat !
>
>Massa FPI Sulsel Obrak-abrik Warung Coto Makassar
>
>
>
>
>
>
>
>
>Makassar - Sekitar 30 orang massa Front Pembela 
>Islam (FPI) mengobrak-abrik sebuah warung Coto Makassar di Jl AP 
>Pettarani, Makassar. Mereka gusar warung coto ini tetap buka siang hari 
>saat bulan puasa.
>
>Aksi obrak-abrik ini terjadi sekitar pukul 13.45 Wita, Senin (8/8/2011).
>Awalnya, 7 anggota FPI lebih dulu masuk ke warung dan meminta Hj 
>Adriani, sang pemilik warung, agar menutup warungnya.
>
>Saat terjadi dialog, tiba-tiba 2 anggota FPI langsung membanting meja, 
>padahal saat itu sekitar 20 orang tengah menikmati masakan khas Makassar
>ini. Sontak, para pengunjung langsung lari menyelamatkan diri.
>
>Melihat warungnya diobrak-abrik, sang pemilik dan beberapa karyawan 
>melakukan pembelaan diri. Terjadi duel antara massa FPI dan 2 karyawan 
>warung. Tiga karyawan yang terluka akibat penyerangan ini, yakni Ikbal, 
>Daeng Gassing dan Rudi. Selain itu, lemari kaca pecah, 98 gelas dan 46 
>mangkuk coto hancur, serta sejumlah makanan rusak akibat serangan ini.
>
>Ikbal mengalami penganiayaan serius oleh 4 anggota FPI. Ia mengalami 
>luka robek 5 centimeter di perutnya. Sebelum penyerangan, Ikbal sedang 
>tertidur di dalam kamarnya. Ikbal terbangun dan langsung marah ketika 
>dinding kamarnya ditendang oleh massa FPI.
>
>Beruntung saat terjadi perusakan warung, seorang anggota Polsek 
>Rappocini melintas di lokasi kejadian dan langsung mengamankan situasi. 
>Massa FPI pun menghentikan perusakannya saat beberapa anggota polisi 
>yang memakai pakaian sipil datang melerai.
>
>Menurut Rudi, pemilik warung yang ditemui detikcom, ia sangat 
>menyesalkan aksi anarkis oleh ormas yang mengatasnamakan Islam. Ia 
>berharap pimpinan FPI datang meminta maaf dan mengganti semua kerugian 
>yang ditimbulkan oleh serangan tersebut.
>
>"Kami tidak terima diperlakukan seperti ini, mereka semuanya seperti 
>binatang yang langsung menyerbu kami, kami kan hanya cari uang dari para
>langganan kami yang tidak puasa," ujar Rudi.
>
>Akibat penyerangan ini juga, warung coto ditutup sementara hingga pukul 
>17.00 Wita sore ini. Tampak di depan warung sejumlah keluarga pemilik 
>warung berjaga-jaga, mengantisipasi serangan kedua dari massa FPI.
>
>http://www.detiknews..com/read/2011/0...ar?nd991103605
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke