Si Debil tak pantas bicara soal kemahasiswaan; pantesna si Debil ini bicara 
terus soal kencing ONTA ! Dan SLB !
Mana mungkin otak itemabu kaya si DEBIL ini bisa nicara soal Teknik dlsb ???
Bicara saja terus soal anjing kejepit buntut Debil !!!
Karena hanya itulah keahlianmu !


--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote:
>
> Di Amrik 20an thn yg lalu, di graduate class di sekolah2 teknik yg terkemuka, 
> mayoritas mahasiswanya adalah orang2 Asia, kebanyakan orang India, Cina, 
> Vietnam. Ga ada masalah, krn mereka ini ngasih kontribusi ke Amrik.
> 
> Tp bisa dibilang ga ada orang Islam, kecuali yg dikirim dgn bea siswa. Ini 
> nunjukin bhw orang2 Islam itu emang secara kualitas lebih rendah dr non 
> Islam, kecuali tentunya dlm hal merkosa, pedophilia, nyiksa cewek, nipu, 
> ngerampok dll.
> 
> Dulu ada teman gua, yg ngoceh ttg mahasiswa2 Indonesia yg bawa coin Indonesia 
> ke Amrik krn ukurannya persis dgn coin US, jadi mereka bisa make coin 
> Indonesia buat nelpon misalnya. Krn teman gua itu muslim, gua rasa teman2nya 
> sebagian besar jg muslim, hehehe....
> 
> 
> 
> 
> 
> >________________________________
> >From: Teddy S. <teddyr@...>
> >To: [email protected]
> >Sent: Saturday, August 13, 2011 4:23 AM
> >Subject: [proletar] London Riots 2011: The Revenge of Enoch Powell?
> >
> >
> >  
> >Dari tampangnya saya sudah bisa menduga bahwa Enoch Powell merupakan orang 
> >rasis. John Enoch Powell yang semasa hidupnya pernah jadi anggota Parlemen 
> >mewakili Partai Konservatif Inggris memang seorang yang menentang emigrasi 
> >besar-besaran untuk orang-orang yang bukan berkulit putih, terutamanya dari 
> >anak benua India dan Karibia. Perkiraan-perkiraan dia yang diutarakan pada 
> >pidatonya pada tahun 1968 sebagian terbukti menjadi kenyataan sekarang.
> >
> >Lengkapnya: 
> >http://www.ibtimes.com/articles/196620/20110811/london-riots-enoch-powell-immigration.htm
> >
> >Tapi dia juga salah dalam beberapa hal, seperti cuplikan dibawah ini.
> >
> >---
> >
> >For example, the Indian Hindu and Sikh populations of Britain have (more or 
> >less) prospered and have become among the highest-earning and most 
> >law-abiding ethnic groups in the country. Despite pervasive racial prejudice 
> >and discrimination, their children continue to excel in school and in the 
> >professions.
> >
> >It is true that a great many Pakistani and Bangladeshi Muslims, as well as 
> >Afro-Caribbeans, remain trapped in poverty and suffer from poor education 
> >and high unemployment, but this is also true of many white English people as 
> >well.
> >
> >---
> >Ada yang bisa menjawab apa sebab hal seperti ini bisa terjadi karena 
> >semuanya mendapat kesempatan yang sama? 
> >
> >Untuk orang-orang Karibia mungkin jawabnya karena seperti dugaan saya 
> >sebelumnya, anak-anak mereka dibesarkan tanpa ada bapaknya. Tapi bagi 
> >orang-orang Pakistan maupun Bangladesh, umumnya anak-anak mereka dibesarkan 
> >dengan keberadaan kedua orang tua mereka. Kalau untuk bule-bule Inggris sih 
> >sudah pasti mirip dengan orang-orang Karibia dimana punya anak tanpa 
> >didampingi bapaknya sepertinya memang dianjurkan.
> >
> >Jadi keutuhan keluarga penting bagi sang anak, tapi itu saja tidak cukup.
> >
> >
> > 
> >
> >
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke