http://mnusantara.blogspot.com/2011/08/medianusantara-konspirasi-korupsi-dana.html
Notes
Demi info yang seimbang dan
 tidak sepihak, kami menyarankan agar dilakukan konfirmasi kepada pejabat 
kabupaten Tulungagung.
Kepala Dinas Pendidikan Tulungagung (bpk. Bambang)  HP: 081335722229
Anggota DPRD kabupaten Tulungagung (bpk. Supriono) HP: 08125905711
(tim)

Siaran Pers PANGGUNG (Paguyuban LSM Tulungagung)
bahwa pada:
Tanggal:17 Agustus 2011
lokasi  :
 Hotel Elmi Surabaya, kemudian pindah ke Hotel Mojopahit Surabaya.
Jam     : sekitar pukul 20.00 - selesai

Bertepatan
 dengan hari proklamasi kemerdekaan, bukannya bagaimana merenungkan hari
 kemerdekaan & bagaimana mengisinya dengan hal berguna, agar negara
 ini bisa maju, tapi malah beraktifitas & ber-konspirasi 
merencanakan korupsi dana pendidikan yang seharusnya untuk meningkatkan 
kualitas pendidikan & mencerdaskan generasi penerus bangsa.

Itulah yang patut diduga telah dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten 
Tulungagung, bpk Bambang, Kepala Bagian keuangan kabupaten Tulungagung, bpk 
Fauzi, bersama mafia pendidikan yang sudah beberapa kali diberitakan oleh media 
massa yakni ibu Inggarwati
 yang
 mengakunya merupakan utusan Distributor produk pendidikan di Jawa 
Timur, PT. Cipta Inti Surabaya, dan juga mendapat mandat dari PT. 
Bintang Ilmu dan PT Mapan yang meng-klaim sebagai Distributor Tunggal 
untuk produk2 peningkatan mutu pendidikan dari kementrian pendidikan 
nasional, Rudi yang mengaku utusan dari Kadin (kamar Dagang dan 
Industri) Jawa Timur, dan beberapa orang lagi yang mengaku utusan dari 
DPRD kabupaten Tulungagung serta beberapa orang pengusaha.

Tim 
LSM Tulungagung yang sudah lama menduga bahwa banyak korupsi di 
Tulungagung direncanakan dliuar kota, setelah mendapatkan info, lalu 
membuntuti kepergian beberapa pejabat penting Tulungagung ini. Biasanya 
pertemuan2 pejabat dan para mafia koruptor iu dilakukan ditempat hiburan
 malam, (dugem) mungkin karena bulan ramadhan, waktu dibuntuti para 
pejabat itu
 pergi ke hotel Elmi kota Surabaya. Dan saat mereka tak sengaja melihat 
bahwa ada beberapa anggota LSM dari Tulungagung ternyata
 ada di Hotel Elmi juga, maka pertemuan kelihatan terburu2 dan mereka 
bergegas pergi bersama2 entah kemana. Agar tidak ketahuan membuntuti,
 akhirnya hanya 1 orang rekan LSM yang membuntuti, untuk melihat apakah 
pertemuan itu bubar, ataukan dilanjutkan ketempat lain. Ternyata rapat 
dilanjutkan ketempat lain, yakni di restoran di hotel Mojopahit 
surabaya.

Mungkin merasa aman karena tidak melihat lagi kerumunan
 LSM dari Tulungagung, akhirnya pertemuan mereka itu dilanjutkan. Mereka
 tidak mengetahui bahwa ada satu anggota LSM Tulungagung yang mengintip 
pertemuan itu.

Hasil pertemuan:

bahwa pekerjaan untuk 
peningkatan mutu pendidikan akan diberikan kepada Inggarwati, Rudi dan 
pengusaha yang mewakili kepentingan DPRD. Maka pekerjaan akan mulai 
diatur agar dalam pelelangan dokumennya diatur, juga mekanismenya 
diatur, agar orang lain tidak bisa mengikuti pelelangan dan atau 
mengatur panitia agar memenangkan Inggarwati atau orang2nya.

Dalam
 pertemuan itu Inggarwati menjamin, meskipun nanti mekanismenya agak 
menyimpang, tidak perlu kuatir jika dilaporkan oleh para LSM,
 karena menurut Inggarwati, dirinya diback-up oleh pejabat tinggi
 kejaksaan agung. Sehingga nanti jika ada laporan dari LSM pada 
kejaksaan negeri ataupun kejaksaan tinggi, pasti aparat kejaksaan di 
Jawa Timur tidak akan berani memeriksa pekerjaan ini (terdengar nama 
Marwan, yang katanya merupakan pejabat yang cukup kuat di kejaksaan 
agung, entah apa jabatannya)

Menurut Inggarwati dibeberapa daerah
 yang dia mengerjakan pekerjaan peningkatan mutu pendidikan yang 
dibiayai dana DAK pendidikan, meski ada mekanisme yang tidak terlalu 
sesuai dengan aturan, dan tidak sesuai dokumen pelelangan RKS serta 
barang yang dikirim tidak sesuai dengan spesifikasi dari kementrian 
pendidikan, terbukti aman2 saja, dia menyebutkan kabupaten probolinggo, 
kabupaten lumajang, kabupaten Mojokerto, kabupaten Ngawi dan beberapa 
tempat lagi diluar Jawa Timur. Yang penting bagaimana panitia mau 
memenangkan Inggarwati atau orang2nya. Karena selain punya backing dan 
menjalankan perintah dari oknum di kejaksaan agung yang bernama Marwan 
tadi
 untuk mencarikan "dana operasional", juga aparat hukum di jawa Timur 
dan beberapa tempat lain telah menerima jasa baiknya, baik promosi 
jabatan ataupun juga mendapat "setoran" rutin darinya. 

Hal ini 
ditambahi oleh orang yang bernama Rudi yang mengaku suruhan dari Kadin 
jawa timur, bahwa seperti yang dilakukan Rudi sebagai penyedia kain dan 
seragam untuk para pegawai negeri di hampir seluruh kabupaten di Jawa 
Timur, menyatakan menjamin aman, karena seperti pengadaan kain dan 
seragam para pegawai negeri tadi, meski bahan kain tidak sesuai 
spesifikasi dan mutu yang ditentukan, tapi terbukti aman2 saja, karena 
selain di backing oleh Ketua Kadin Jawa Timur, juga rutin memberi 
setoran untuk memelihara aparat hukum.

Dan dijamin dari proses 
pengadaan tersebut, dinas pendidikan dan pejabat di Tulungagung, baik 
pejabat kabupaten dan DPRD akan mendapatkan bagian yang besar, sekitar 
25%-30% dari nilai proyek.

Bahkan, Inggarwati, Rudi cs
 berjanji akan membantu mengatasi masalah hukum yang akan timbul dari 
penyelewengan pembangunan gedung sekolah2 yang didanai oleh dana DAK 
pendidikan tahun 2010, maupun tahun2 sebelumnya. Karena sudah rahasia 
umum, meskipun selama bertahun2 mendapat dana DAK pendidikan untuk 
pembangunan dan rehabilitasi bangunan sekolah lebih dari 5 tahun 
berturut2, sekolah di Tulungagung yang mendapatkan dana itu, sekolah 
tetap hancur. kemana dana pembangunan itu? beberapa waku yang lalu 
sempat diperiksa oleh aparat hukum, termasuk adanya pembelian mebelair 
(meja kursi) untuk murid dan guru, ternyata yang ada bukan pembelian, 
tapi barang lama diperbaiki dan dica/ dipernis, agar tampak baru. dan 
itu dalam laporan keuangan ditulis bahwa membeli mebelair baru dengan 
besar anggaran adalah sebesar pembelian mebelair baru. Kasus ini pernah 
diberitakan oleh media massa, dan sempat diperiksa aparat, ternyata 
kemudian tidak ada kabar beritanya.

Jadi selain mafia perampok
 uang negara, rupanya juga mengaku sebagai markus (makelar kasus) dengan
 klaim sebagai suruhan oknum pejabat kejaksaan agung tadi.

Jadi kesimpulan dari LSM Tulungagung, 
Bahwa
 pengadaan produk peningkatan mutu pendidikan, akan direkayasa untuk 
memenangkan Inggarwati dan komplotannya, dan cenderung akan mengurangi 
kualitas dari spesifikasi dan mutu yang ditentukan oleh kementrian 
pendidikan nasional, agar ada banyak kelebihan dana yang akan dinikmati 
bersama oleh para mafia dan pejabat di Tulungagung, juga untuk 
memberikan dana operasional untuk oknum yang bernama Marwan dan para 
aparat hukum di Jawa Timur dan Tulungagung. maka perlu dicari info, 
siapakah oknum bernama Marwan tadi, dan apa jabatannya di Kejaksaan 
Agung dan siapa komplotannya di lembaga aparat hukum Jawa Timur. Karena 
kami kuatir ini hanya klaim dari Inggarwati, komplotannya dan pejabat 
kabupaten Tulungagung untuk menakut2i LSM di Tulungagung, agar 
konspirasi untuk merampok uang
 negara ini tidak dipantau oleh para LSM di Tulungagung.

Dan 
kelakuan para pejabat ini sangat merendahkan derajat sebagai pegawai 
pemerintah, kok mau2nya disuruh dan dipanggil oleh para mafia ini jauh2 
dari Tulungagung ke Surabaya (jaraknya 250 km) untuk patuh dan atau 
berkomplot bersama mafia perusak ekonomi bangsa. Dan klaimnya konspirasi
 ini mendapat restu dari Bupati, benarkah?

PANGGUNG 
Paguyuban LSM Tulungagung

A.Boegank
koordinator

 




 



  





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke