Mereka Bukan Anti-Islam, Tapi Anti-Kebiadaban !!!
                                  
Tujuan HAM itu sangat sederhana tapi nilai kemanusiaannya sangat tinggi, lebih 
tinggi dari agama Islam, jadi wajar kalo semua agama selalu mengadopsi nilai2 
HAM ini untuk melengkapi ajaran agama mereka.

Namun celakanya, masih banyak umat Islam yang menolak mengadopsinya sehingga 
tujuan HAM yang sangat sederhana yaitu meninggikan dan menghormati peradaban 
kemanusiaan oleh muslimin menjadi berlawanan dimana mereka menista peradaban 
kemanusiaan dengan melakukan tindakan2 yang "biadab".

Kejadian seperti ini jangan kemudian mereka yang menolak kebiadaban dianggap 
sebagai "anti-Islam", tetapi sebenarnya "anti-kebiadaban".

Jadi tidak ada yang "anti-Islam", yang ada jelas "anti-kebiadaban", hanya 
karena ajaran Islam itu memang menjunjung "kebiadaban" lah yang menyebabkan 
se-olah2 mereka anda anggap sebagai "anti-Islam".  Padahal semua orang tidak 
urusan dengan "agama Islamnya", mereka justru sangat prihatin dengan 
"kebiadaban2nya".

> Musik hari Ini <musikhariini@...> wrote:
> Setiap ada berita apapun yang sedikit
> menyerempet ke arah kelompok ISLAN; 
> segera saja kaum anti islam di Milis
> menulis dengan getolnya dan mereka
> naikkan tensinya; ditambah dan
> dikurangi sehingga bisa nampak ISLAM
> sangat jelek !!!!
> =========================================

Sebenarnya tidak ada kelompok atau paham yang dinamakan "anti-Islam", justru 
mereka yang tingkah lakunya anti-Islam adalah mereka yang membakar dan 
membunuhi sesama umat Islam itu sendiri seperti yang dialami saudara2 kita 
Islam Ahmadiah.

Jadi membual adanya kelompok "anti-Islam" untuk dituduhkan kepihak yang bukan 
Islam sudah jelas salah besar, sudah jelas fitnah dan merupakan lempar batu 
sembunyi tangan.

Kita sama2 tahu, ajaran Islam itulah yang merupakan ajaran anti agama lain, 
Islam itu anti-semua agama termasuk anti-Islam itu sendiri.

Jadi perbaikilah pikiran kita muslimin sendiri.  Lihatlah di-negara2 barat dan 
semua negara yang bukan Islam tidak ada larangan untuk "Islamisasi", tetapi 
sebaliknya justru disemua negara yang penguasanya Islam justru "kristenisasi" 
dilarang, bahkan bagi2 supermie tanpa kristenisasi juga dilarang karena yang 
bagi2 supermie itu bukan beragama Islam.  Jadi hal2 begini bukanlah dinamakan 
"anti-Islam" melainkan justru Islam beserta umatnya menodai agama lain yang 
bukan Islam dengan juga menodai sesama Islam itu sendiri.

Bukan cuma umat Islam yang ingin hidup aman dan bahagia, juga umat lain yang 
bukan Islam tidak mau hidupnya, agamanya, dan keamanannya diganggu oleh 
muslimin seperti gerejanya ditutup, gerejanya dibakar, mereka dilarang 
membangun gereja, dilarang menikahi gadis muslim, bukan cuma umat Kristennya 
saja, tetapi juga umat agama lain seperti umat Buddha yang dipaksa untuk 
menghancurkan patung yang dihormatinya, bahkan dipaksa membuang patung buddha 
dirumah mereka sendiri, dilarang menempatkan patung buddha dikelenteng mereka.  
Ini penghinaan, ini penistaan agama yang dibackingi hukum Islam.  Padahal 
disemua negara yang penguasanya bukan Islam tidak pernah umat Islam mengalami 
perlakuan penghinaan yang luar biasa seperti ini.

Semua ini disebabkan karena ajaran Islam tidak lengkap ajarannya, tidak 
mengajarkan ajaran mulia yaitu "jangan mencubit kalo tidak mau dicubit".

Ajaran Islam itu melanggar Hak Azasi Manusia, anti-HAM, sehingga wajar dan 
memang wajib umat sedunia menentang ajaran biadab begini bukan karena menentang 
agama Islam tapi menentang kebiadaban dan karena ajaran Islam ini biadab maka 
se-olah2 sepertinya mereka "anti-Islam".  Padahal bukan "anti-Islam"nya 
melainkan anti-kebiadabannya itu.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke