Catut Nama HAM Untuk Berdakwah Agar Islam Diterima !!!
                                  
Dakwah Islam bukan mengakui HAM melainkan mencatut nama HAM, karena HAM itu 
lebih diterima dunia daripada Islam yang ditolak dunia.  Agar Islam bisa 
diterima dunia, cara gampangnya membonceng HAM.

Apalagi mau menyebarkan agama Islam didunia barat, maka kunci utamanya harus 
membonceng nama HAM se-olah2 Islam tidak bertentangan dengan HAM meskipun 
ajarannya justru melanggar HAM.

Kalo anda menyimak khotbah dan dakwah ulama2 atau imam2 besar dari negara2 
Islam, mereka jelas menolak HAM, mencaci maki HAM.  Tapi oleh negara2 Islam 
para ulama dan imam yang terang2an menolak dan mencaci HAM biasanya dipecat, 
karena untuk menjadi anggauta UN semua negara Islam itu juga menandatangani 
mengakui akan menegakkan HAM.  Itulah sebabnya, para ulama dan imam yang 
menolak dan mencaci maki HAM kalo mau bakul nasinya terpelihara harus pura2 
menerima HAM dan menyamakan Islam dengan HAM.

HAM itu lebih diterima semua umat manusia daripada ajaran agama, apalagi ajaran 
agama Islam malah ditolak seluruh dunia termasuk umat Islam itu sendiri, 
contohlah Bung Karno yang adalah muslimin tapi jelas tegas dia menolak Syariah 
Islam.

Oleh karena itu, nama HAM sering dicatut namanya oleh para ulama Islam untuk 
berdakwah menipu umat agar tetap beriman ajaran sesat ini dalam menyebarkan 
teror jihad yang terkutuk ini.

HAM melindungi Islamisasi, juga melindungi Kristenisasi, juga melindungi 
Hindusasi, konghucusasi, dan semua sasi2 lainnya.  Sebaliknya, Islam memusuhi 
kristenisasi dan juga memusuhi Ahmadiahisasi.

Bagi2 supermi bukanlah Kristenisasi, apalagi kalo yang dibagi itu adalah umat 
Islam, maka itu dinamakan "Toleransi beragama".  Melarang, apalagi membakar 
gerejanya dengan alasan "Kristenisasi", maka hal itu namanya "tidak ada 
toleransi".

Jadi Islam itu menolak "toleransi", jadi Islam itu "anti-toleransi".

> VIRDI_Busra@... wrote:
> Bahkan di dalam Islam sendiri telah
> jelas dan secara gamblang dijelaskan 
> bahwa toleransi terhadap agama sangat
> dijunjung tinggi. untuk Mu Agamu dan
> Untuk Ku Agamaku.....serta tidak ada
> paksaan dalam Islam....

Itu cuma akrobat kata2 saja koq.  Jihad itu adalah buktinya, menegakkan Syariah 
Islam dimuka bumi ini mutlak, kenapa bukan menegakkan syariah agama lain yang 
bukan Islam ????

Dalam Islam itu agama cuma satu yaitu Islam, dan yang lainnya bukan agama.  
Jadi agamamu untukmu dan agamaku untuk ku maksudnya sama yaitu agama Islam 
meskipun sama2 Islamnya tapi lain dalam keyakinan dan meyakinkannya dan juga 
beda dalam beribadahnya.  Jadi itu bukan toleransi beragama, Islam TIDAK 
MENGENAL TOLERANSI.

Jadi Islam sesama Islam saling bunuh seperti Syiah, Sunni, Ahmadiah dan 
lain2nya bukan bukti toleransi dan sudah berlangsung sejak dulu sejak nabi 
Muhammad masih hidup.

Jadi ini bukan dari saya, bukan pendapat saya, tapi kenyataan yang semua orang 
tahu, yang semua muslimin tidak bisa menyangkalnya.

Jadi tak perlu ngotot debat kusir kepada saya, karena Islam sebagai agama 
terorist itu bukanlah pendapat saya dan juga bukan mereka yang bukan muslim 
tapi merupakan ibadah muslimin itu sendiri seperti membakar gereja, 
menghancurkan patung buddha, membunuhi umat Ahmadiah, menjarah hartabenda umat 
Ahmadiah.

Anda harus tahu, yang membentuk kubu memerangi jihad Islam diseluruh dunia itu 
bukan saya, tapi semua bangsa2, semua umat beragama, dan semua negara yang bahu 
membahu memerangi teror2 muslimin yang memaksakan tegaknya Syariah Islam.

Jadi bagi muslimin menegakkan Syariah Islam itu mutlak tidak bisa ditawar, 
tidak ada toleransi sama sekali.  Sedangkan Syariah Islam itu sendiri 
membedakan manusia dari agamanya bukan dari kebangsaannya, bukan dari 
amalannya, bukan dari karya2nya, tapi dari agamanya Islam atau bukan Islam.  
Yang beragama Islam adalah manusia yang harkatnya tertinggi, dan yang bukan 
Islam harkatnya lebih rendah dari binatang yang darahnya halal ditumpahkan.

Apakah agama seperti begini yang anda anggap besar toleransinya ???  
Tolol bukan ???  Yang begitu bukan namanya toleransi, tapi terrorisme.

Ny. Muslim binti Muskitawati.








------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke