Tidak ada negara Palestina, bahkan belum pernah ada negara yang bernama negara Palestina.
Jadi kalo sekarang ada yang berjuang untuk mendirikan negara Palestina, itu cuma nama baru karena pendirinya semuanya orang Arab bukan orang Palestina. Israel itu memang nama negara, dan nyata negaranya sekarangpun sudah ada, dan itu namanya pun bukan negara Palestina. Yerusalem memang milik atau bagian wilayah Israel secara mutlak tidak bisa diperdebatkan, baik sejarah dulu maupun sejarah sekarang bisa membuktikan bahwa Yerusalem adalah milik Israel. Sejarahnya dulu memang pernah dijajah raja2 Arab, dianggap milik Arab, dan dianggap tanah suci Islam. Tetapi itu dulu, bisa direbut Islam apa bedanya setelah sekarang ini juga direbut Yahudi ??? Dulu resmi Yerusalem dinyatakan raja Arab sebagai milik Islam, tapi sekarang apa bedanya resmi Yerusalem dinyatakan pemimpin Israel sebagai milik Israel ??? Dulu Yerusalem direbut tanpa alasan, tapi sekarang Israel bisa merebut kembali karena diserang secara keroyokan sejumlah 10 negara2 Arab yang mengepung Israel untuk merebut Israel, membantai orang2 Yahudi, dan mengenyahkan mereka dari tanah Israel untuk dijadikan tanah Arab yang Islam. Namun Israel berhasil mempertahankan eksistensinya, dan berhasil merebut kembali wilayahnya yang tadinya masih dijajah Yordania. Tapi Yordania tidak menuntut kembali, yang menuntut malah orang2 yang menamakan Arab Palestina. Lalu mana yang lebih berhak menuntut antara Arab Palestina dan Yordania ??? Jelas disini, enggak ada yang lebih berhak daripada Israel, karena sejarahpun terbukti, Yerusalem milik bangsa Yahudi, tanah suci bagi agama Yahudi, namun sejarah tinggal sejarah, sekarang bangsa Yahudi berhasil merebut tanah suci mereka dan tidak satupun negara Arab dan Islam yang mampu merebutnya kembali. Jadi perang merebut Yerusalem saja tidak mampu, mana mungkin bisa mampu merebutnya melalui kasak kusuk di UN ??? itu impossible karena tugas UN hanya perantara perdamaian bukan sebagai kekuasaan yang bisa memerintah negara2 didunia. Jadi bukan artinya UN tidak berdaya, bukan artinya UN impotent, tapi artinya urusan Yerusalem ini bukan wewenang UN karena tugas UN hanya perantara perdamaian membawa semua yang bertikai kemeja perundingan. Mereka yang tidak mau berunding tapi memaksakan perang pasti disalahkan, pasti pihak yang bersalah. Demikianlah, bukan Israel yang memerangi, Israel diperangi tapi berhasil mempertahankan diri dan merebut wilayah musuhnya yaitu Yerusalem yang sekarang resmi jadi miliknya. Jadi Yerusalem sebelum dan sesudahnya bukanlah milik UN sehingga jangan takabur bermimpi bisa meminta UN memproklamirkan bahwa Yerusalem milik Palestina yang negaranyapun belum pernah ada baik sekarang maupun dulu. Ny. Muslim binti Muskitawati. --- In [email protected], "kim" <kimhook@...> wrote: > > Ceritanya sih bulan ramadhan ini bulan buat nyepi, biarin > perut kosong dan dahaga juga, karna bulan ini bulan suci. > Itu sih teori tae' kucing doang, justru dengan dunia Islam > mah, bulan ramadhan itu bulan yg paling berbahaya. Perut > kosong bikin murang maring doang dan pengennya itu murka > doang. > > Orang arep Palestin itu kan spt begitu. Ngabuburit, mereka > pergi ke tanah Mesir, dan dari sana mereka nyambit Israel > dengan roket. Setelah nyambit, balik ke Gaza, mudah-mudahan > kalo Israil ngebales, orang arep mesir yang kena batunya. > > Wartawan surat khabar Al Hayat yg bercongkol di London, > geleng-geleng kepala. Koq arep palestin itu maunya apa > githu...orang arep yg laen pada revolusi (revolusi biji > peler-an sih), koq sengke palestin masih punya cara pri- > mitif. > > Ujung-ujungnya soal palestin itu dikendarai oleh pemim- > pin tirani arep buat tetep jadi jeger arep. > Begitu si wartawan itu nulis. > > Ada juga sih arep itu yg sedikit beres pikirannya. Ada. > Ada satu dari 100 juta biji yg rada beres. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
