Baru dibetulin beberapa thn, kelasnya udah rusak lagi. Ga heran kalo biaya 
ngebetulinnya itu begitu tinggi, krn ga tahan lama. 


Hrsnya sih biaya 1-2 juta semeter persegi itu cukup unt bikin bangunan yg tahan 
beberapa puluh thn, tp nyatanya kagak. 


Bandingkan dgn bangunan sekolah yg dibangun di jaman Belanda, masih berdiri 
setelah sekian puluh thn.

Hehehe.... katanya sih yg bikin merdeka itu orang Islam, jadi orang Islam itu 
jg yg hrs bertanggung jawab dgn bangunan sekolah bobrok ini.





>________________________________
>From: Sunny <[email protected]>
>To: [email protected]
>Sent: Friday, August 26, 2011 7:06 PM
>Subject: [proletar] Wow, Butuh Rp12 Triliun untuk Benahi Sekolah Rusak di 
>Indonesia
>
>
>  
>http://www.mediaindonesia.com/read/2011/08/08/250650/293/14/Wow-Butuh-Rp12-Triliun-untuk-Benahi-Sekolah-Rusak-di-Indonesia
>
>Wow, Butuh Rp12 Triliun untuk Benahi Sekolah Rusak di Indonesia 
>
>Penulis : Akhmad Mustain
>
>Sabtu, 13 Agustus 2011 14:40 WIB 
>
>Komentar: 0
>
>0 0
>
>Antara/Jafkhairi/vg
>
>JAKARTA--MICOM: Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh menegaskan ada 101 
>ribu ruang kelas yang rusak di seluruh Indonesia. Pemerintah mentargetkan 
>pembenahan tersebut harus selesai sebelum 2014 dengan estimasi dana mencapai 
>Rp12 triliun. 
>
>“Setelah saya pelajari selama hampir dua tahun, sekarang ini ada 101 ribu 
>ruang kelas yang harus direnovasi. Kalau persentasenya sih kecil, hanya 11% 
>dari sekitar 900 ribu ruang kelas. Tetapi jumlahnya kan banyak,” ujar Nuh di 
>Istana Negara Jakarta, Sabtu (13/8). 
>
>Nuh memperkirakan, kebutuhan dana untuk perbaikan tersebut bisa mencapai Rp12 
>triliun. Ia menghitung, untuk satu ruang kelas dengan ukuran 8 meter kali 9 
>meter ditambah dengan selasar, satu paket kelas itu sekitar Rp120 juta, dengan 
>asumsi, harga bangunan sekitar Rp1 juta hingga Rp2 juta per meter persegi. 
>
>“Yah, kalau 100 ribu ruang kelas itu berapa, banyak trilliun itu, itu sekitar 
>Rp12 triliun,” ujarnya. 
>
>Nuh mengatakan, meskipun tingkat kerusakan ruang kelas tersebut berbeda-beda, 
>namun sebaiknya dirombak total dan ditingkatkan tipenya. Misalkan saat ini, 
>lajut Nuh, banyak ruang kelas rusak bertipe C, maka minimal nantinya setelah 
>perbaikan tipenya naik ke B. 
>
>“Ini agar lifetime-nya juga lebih panjang, tidak perlu perbaiki-perbaiki lagi 
>ke depannya,” tegas Nuh. 
>
>Nuh juga mengatakan, melihat bagaimana pola yang selama ini digunakan dalam 
>pembangunan pendidikan, mulai dari yang sifatnya fisik sampai yang sifatnya 
>pengembangan kualitas guru, nampaknya harus ada perubahan. 
>
>“Kombinasi antara desentralisasi otonomi daerah dengan yang ada di pusat harus 
>dicari formula baru. Sekarang ini kalau dilihat dari sisi aturan, urusan SD, 
>SMP itu kan menjadi urusan kewenangannya ada di kabupaten/kota, cuman kalau 
>pakai itu, tidak selesai, yakinlah itu. Pergerakannya lamban sekali,” pungkas 
>Nuh. (Mad/OL-12) 
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke