Hehehe... kalo orang minta dilindungi cuma krn merayakan lebaran di tgl yg 
berbeda, artinya orang2 Islam itu emang bajingan tukang bikin onar, bukan?




>________________________________
>From: Sunny <[email protected]>
>To: [email protected]
>Sent: Tuesday, August 30, 2011 5:48 PM
>Subject: [proletar] Muhammadiyah Tetap Lebaran 30 Agustus, Minta Dilindungi 
>Pemerintah
>
>
>  
>Refl: Apa untungnya dengan NKRi, jika orang mau merayakan lebaran terpaksa 
>minta dilindungi oleh polisi? Situasi demikian adalah jauh lebih buruk dari 
>pada di zaman kolonial penjajah Belanda. Pada zaman penjajah itu tidak perlu 
>ada polisi dan serdadu untuk memberi perlindungan terhadap kaum yang merayakan 
>hari raya agamanya atau ibadah. 
>
>Di NKRI sudah mejadi tradisi adanya anasir-anasir jahat yang menggangu 
>kebaktian agama kaum minoritas. Selama ratusan tahun selama penjajah tidak ada 
>MUI dan Dept agama. Tidak ada pula larangan orang mendirikan rumah ibadah 
>(mesjid) di jalan yang bernama oraang Belanda, seperti apa yang terjadi di 
>Bogor, dimana Walikotanya melarang didirikan gereja di jalan yang memakai nama 
>islamiah [Arab], disamping itu terjadi pembakaran rumah ibadah Nasrani disana 
>sini. Hitung punya hitung, banyak ruginya dari pada faedahnya NKRI. Bukan saja 
>masalah agama kaum minoritas, tetapi juga ekonomi, sebagai contoh Kalimantan. 
>Di gundul hutannya hutannya dan kekayaan alamnya dikeruk habis-habisan. 
>
>Bagi yang mau lebih tahu tentang tragedi Kalimantan silahkan lihat video ini 
>dengan klik pada : http://vimeo.com/26316515 Kerusakan demikian bukan saja 
>terjadi di Kalimantan, tetapi juga di daerah-daerah lain , akibat kerusakan 
>ini rakyat setempat tentunya tidak menjadi kaya raya, tetapi sebaliknya miskin 
>melarat dan demikian pula di hari depan lebih buruk sulit dielakan, apabila 
>lingkaran rantai perampokan ini tidak diputuskan.
>
>Bagi kaum Ahmadiah selamat merayakan Hari Raya Idulfitri. Eid Mubarak!
>
>http://us.detiknews.com/read/2011/08/29/204014/1713348/10/muhammadiyah-tetap-lebaran-30-agustus-minta-dilindungi-pemerintah?9922032
>Senin, 29/08/2011 20:40 WIB 
>
>Muhammadiyah Tetap Lebaran 30 Agustus, Minta Dilindungi Pemerintah 
>Fajar Pratama - detikNews
>
>Jakarta - Pemerintah dan sebagian besar ormas Islam menetapkan 1 Syawal 1432 H 
>jatuh pada Rabu 31 Agustus 2011. Hanya PP Muhammadiyah yang menjalankannya 
>pada 30 Agustus 2011 besok. 
>
>Demi menjaga keutuhan umat, Muhammadiyah meminta agar pemerintah memperhatikan 
>perlindungan bagi umat yang menjalankan salat Id besok.
>
>"Kami yakin pemerintah akan melindungi, GP Ansor saja siap, saya kira 
>pemerintah bisa lebih dari itu," kata Wakil Sekretaris Majelis Tarjih dan 
>Tajdid PP Muhammadiyah, Abdul Fatah Wibisono.
>
>Hal tersebut dia sampaikan saat memberikan pandangan di sidang itsbat yang 
>digelar di Kantor Kemenag, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (29/8/2011).
>
>Menurut dia, budaya saling melindungi adalah bentuk kerukunan yang luar biasa 
>bagi umat muslim. Meski ada perbedaan, jangan sampai ada provokasi yang 
>berujung pada perpecahan.
>
>"Kami juga akan meminta warga Muhammadiyah mengamankan siapa pun yang 
>berlebaran hari Rabu," tambahnya.
>
>Dalam kesempatan tersebut, Abdul juga menyampaikan alasannya menetapkan awal 
>Syawal pada 30 Agustus 2011 besok. Muhammadiyah menggunakan hisab hakiki 
>wujudul hilal dengan kriteria, pertama, bulan di langit untuk bulan Ramadan 
>telah genap memutari Bumi satu putaran pada jam 10.05 WIB Senin hari ini. 
>
>Kedua, genapnya satu putaran itu tercapai sebelum Matahari hari ini terbenam, 
>dan saat matahari hari ini terbenam, Bulan positif di atas ufuk. Dengan 
>demikian, kriteria memasuki bulan baru telah terpenuhi.
>
>(fjr/mad) 
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke