Kenapa Umar Patek Tidak Dibeli Amerika ????
Gara2 Umar Patek enggak laku dijual ke Amerika, polisi dan militer di Pakistant
marah sehingga muka dan badan Umar Patek jadi sasaran bogem mentah yang tidak
ringan.
Oleh karena itu sewaktu mau dikirim balik ke Indonesia, si Umar Patek harus
dirawat dulu agar bekas2 siksaannya jangan terlalu kelihatan jelas. Akibatnya
Umar Patek baru dipulangkan setelah tertahan ber-bulan2 di rumah sakit di
Pakistan.
Umar Patek lari keluar RI setelah pemboman Bali, dia dituduh RI sebagai pelaku
utamanya. Diluar negeri, Umar Patek cuma dolan2 aja tidak punya reputasi
apapun, dia dikejarpun atas permintaan pemerintah RI yang ikut bergabung dalam
kubu "war on terror".
Maksud pemerintah RI bergabung dalam kubu "war on terror" pun sangat jelas,
yaitu mengharapkan dana dari proyek dunia yang besar ini. Jadi adalah
kewajiban RI untuk bisa memproduksi nama2 yang bisa laku agar bisa ditukar
dengan dollar.
Abu Bakar Basyir bukanlah orang yang dicari Amerika, apalagi mau membelinya.
Jadi Abu Bakar Basyir bukan orang pesanan Amerika, hanya si Abu Bakar Basyir
itu sendiri yang koar2 bilang kalo dia ditangkap gara2 pesanan Amerika,
buktinya dia tidak laku, dan cuma lakunya oleh polisi yang mengejar dia yang
bertanggung jawab pengeboman pos polisi yang enggak ada kaitannya dengan
investasi Amerika.
berita2 di Indonesia menyatakan Umar Patek dihargai $2 juta kalo ada yang
berhasil meringkusnya.
Pakistan berhasil meringkusnya, tapi Amerika tidak pernah tertarik untuk
memeriksanya apalagi membayarnya sampai $2 juta, bahkan $1 pun tidak ditawarkan
Amerika. Untuk merangsang Amerika mau membeli Umar Patek, maka oleh media
Pakistant dan juga di Indonesia diberitakan bahwa Umar Patek mengadakan
pertemuan dengan Osama bin Laden sebelum Osama ditembak mati. Ternyata berita2
bohong begini pun tidak digubris oleh Amerika.
> "Sunny" <ambon@...> wrote:
> Pasti hukuman untuk Umar Patek
> akan lebih pendek dari pada
> pengibar bendera Bintang Kejora
> dan bendera Benang Raja, karena
> seandainya dijatuhi penjara
> seumur hidup, akan dibuat masa
> hukuman dikurangi dengan alasan
> berbudi pekerti baik.
Akhirnya yang tertarik justru RI yang mengadakan dialog untuk menyerahkan Umar
Patek kepada RI. Oleh pihak Pakistant mula2 ditolak karena mau dirembukkan
dulu dengan pihak Amerika, tapi pihak Amerika menolaknya dan menyatakan bahwa
Umar Patek itu wni, maka serahkan saja kepada negaranya.
Jadi kalo nantinya sudah di Indonesia dilakukan interrogasi, kemungkinan akan
disebarkan lagi berita2 tentang penemuan baru bahwa Umar Patek ruang lingkupnya
Internasional hingga ke Amerika dan banyak lagi informasi yang ditemukan agar
bisa memancing Amerika nantinya mau membelinya. Tapi Pakistan juga enggak
bodoh, kalopun memang Umar Patek punya macem2 info, maka Pakistan-lah yang
sudah lebih dulu menjualnya kepada Amerika. Di ibaratkan, info yang dimiliki
Umar Patek sudah tinggal ampas-nya saja tidak ada harganya.
Tapi, intel RI juga pasti cari akal2 lain agar bisa menjadikan Umar Patek ini
berproduksi menghasilkan duit $$$ bagi pemimpin2nya tentunya. Boleh jadi Umar
Patek dilepaskan agar bergerak lagi terutama dia dibantu agar bisa komunikasi
dengan terorist2 diluar RI agar nantinya tinggal ditangkap lagi si Umar Patek
ini tentu dengan harga yang sudah dinaikkan. Cuma, saya yakin Amerika tidak
akan tertarik sama sekali dengan Umar Patek, kalopun dia dilepas mengacaukan
negara tetanggapun, yang disalahkan bukanlah Umar Pateknya tetapi pemerintah
RI-nya. Sedangkan dipihak pemerintah RI pun cukup mencopot kapolri-nya saja
yang dituduh tidak becus diganti yang lain.
Reputasi Umar Patek tidaklah menonjol belum tingkatan luar negeri karena dia
itu hanyalah sebatas dalam negeri saja di bomb Bali. Dia belum punya Elo
Rating untuk terjun dalam kelas master terorisme Internasional. Mungkin masih
perlu waktu dan MUI harusnya giat melakukan pembibitan untuk bakat2 yang
nantinya bisa di eksport keluar negeri. Jadi kalopun dia kembali ke Indonesia,
belum ada atau belum disiapkan pasal2 untuk menjeratnya kepenjara.
Artinya, kalopun Umar Patek nantinya pulang kampung, dia bebas, karena pembomb
Balipun sudah ada yang bertanggung jawab yaitu Amrozy. Jadi kalo mau
menangkap, menahan atau memenjarakan Umar Patek, maka haruslah dia dibebaskan
dulu agar berhasil ngebom kantor2 Polisi, dan barulah ada alasannya.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/