Itu lantaran mereka biarin dirinya 
dilumat kemurungan - biasanya lama-lama 
jadi miring.. Malu-maluin. 

Padahal, yang perlu itu malu, bukan malu-maluin. 
Yang penting, seperti hal-hal lainnya, dilakoni 
dengan gembira, karena hidup ini toh cuma sementara. 

--- Musik hari Ini <musikhariini@...> wrote:

> Rasa M A L U(dengan huruf besar) tak lain merupakan refleksi 
> kemanusiaan tertinggi,dapat mencegah seseorang dari melakukan 
> kejahatan dan kerusakan bahkan mulia atau hinanya etika seseorang 
> dapat diukur dari rasa malu 
> yang ia miliki. Karena itulah, malu tak dapat dipisahkan dari 
> keimanan. 
> Keduanya selalu hadir bersama-sama. Makin kuat iman seseorang, 
> makin tebal pula rasa malunya. Begitu juga sebaliknya. 
> kalau diproletar sudah 5 tahun terakhiri ini ada beberapa members 
> yang rasa M A L U nya sudah hilang
> 
> 
> ________________________________
> From: ajeg <ajegilelu@...>
> 
> > Bertanyalah dengan gembira. 
> > Kalo sambil sedih & putus asa, apapun 
> > jawabannya bakal tersesat di jalan. 
> >
> > Mending malu bertanya daripada nggak malu
> > tapi tersesat juga. 






------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke