> "Stanley Sethiadi" <ssethiadi@...> wrote:
> Anda perlu waktu berapa tahun untuk
> membuktikan makro-evolusi dari mikro-
> evolusi sdr Wawan? 1 juta tahun, 10
> juta tahun, 1 milyar tahun, 10
> milyar tahun? Silahkan buktikan.
> Setelah 10 milyar tahun dan Anda
> berhasil atau tidak berhasil kita
> bicara lagi. He...he..he..he..

aaah... anda bego amat sih, teori evolusi itu bukanlah pembuktian sejuta, 10 
juta atau semilyard tahun.  Teori evolusi hanyalah penjelasannya kenapa dulu 
ada dinosorus tapi sekarang sudah musnah, padahal bukannya musnah melainkan 
sudah berevolusi.

Juga bukan membuktikan manusia berasal dari kera, melainkan menjelaskan kenapa 
dulu dizaman dinosorus itu tidak ada manusia dan juga tidak ada kera, padahal 
sebenarnya bukan tidak ada melainkan sudah ada manusia cro-magnon yang 
berevolusi menjadi manusia dimana sekarang sudah tidak ada cro-magnon tetapi 
yang ada adalah manusia.

Yang perlu waktu jutaan atau milyardan tahun itu bukan pembuktian atau 
membuktikannya melainkan proses pemusnahan dinosorus itu atau pemusnahan 
cro-magnon itu yang perlu jutaan atau milyardan tahun sehingga menjadi reptil2 
yang dulu enggak ada dan juga menjadi manusia2 yang duluya juga enggak ada.

Teori evolusi enggak pernah bilang bahwa cro-magnon itu adalah kera, karena 
kera yang sekarang pun enggak pernah dinamakan cro-magnon.

Juga dinosorus dulu bisa jadi berevolusi menjadi komodo, karena dulu ada 
dinosorus tetapi enggak ada komodo, sebaliknya dizaman sekarang ada komodo tapi 
enggak ada dinosorus.

Demikianlah, dinosorus yang dulu belum pernah dinamakan komodo oleh Darwin, 
juga komodo sekarang belum pernah ada yang menamakannya sebagai dinosorus.

Jadi pahamilah, bahwa manusia sekarang tidak bisa dinamakan kera atau berasal 
dari kera, juga cro-magnon dulupun enggak bisa dinamakan manusia atau dinamakan 
kera.

Yang bilang manusia dari kera bukanlah Darwin, juga bukan teori evolusi, 
melainkan asalnya dari mereka yang menyembah Allah yang wajib memfitnah para 
penemu teori evolusi karena merasa dikalahkan kepercayaan agamanya.

Padahal masalahnya bukanlah urusan kalah menang, tapi urusan fakta dan 
kepercayaan.  Fakta itu adalah kenyataan yang tidak perlu dipercaya, sebaliknya 
kepercayaan itu adalah angan2 yang tidak seharusnya dipercaya.

Itu semua diatas hanyalah ringkasannya saja, kalo mau detailnya tentu bermodal 
kepercayaan atau keimanan agama tidak cukup untuk bisa memahaminya, perlu 
sekolah secara bertahap atau mengikuti tahap2 yang telah ditentukan.  Kalo 
kepercayaan tidak perlu tahap2 cukup sim salabim, dan gatot kaca bisa terbang.

Kepercayaan tidak perlu rasional, tidak perlu fakta, tidak perlu bukti, tapi 
satu hal yang perlu yaitu "muslihat".  Dan muslihat itu selalu "ghoib" sifatnya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.








------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke