Kitab Suci Bukan Fakta Juga Bukan Sejarah Karena Berisi Dongeng2 !!!
          
Sejarah adalah ditulis sebagai fakta2 dari kacamata si penulisnya.  Sebaliknya, 
kitab suci bukanlah fakta2 dan kacamata si penulisnya juga tidak jelas dan 
tidak ada kitab suci yang penulisnya jelas.

Jadi kita hanya bisa merujuk kepada fakta2 sejarah saja karena memang ada 
penulisnya sehingga bisa dipertanggung jawabkan.

Kitab suci AlQuran tidak bisa jadi rujukan karena tidak ada penulisnya, bahkan 
katanya ditulis oleh Allah, padahal Allah itu sendiri tidak jelas siapa adanya, 
tidak ada faktanya dan tidak ada buktinya.

Demikianlah berdasarkan sejarah, Arab Palestina bukanlah orang Palestina, tapi 
orang Arab yang cari nafkah di Palestina.

Demikianlah berdasarkan fakta sejarah yang bisa dibuktikan dan dipertanggung 
jawabkan, bahwa tanah Palestina dibagi dua oleh UN, yaitu sebagian untuk Arab 
Palestina, dan sebagian lagi untuk Yahudi Palestina.

Fakta sejarah tidak bisa disangkal, Negara Arab Palestina dinamakan Yordania, 
dan negara Yahudi Palestina dinamakan Israel.

Lalu tidak mungkin lah bisa kita akui negara Palestina yang lainnya padahal 
isinya juga Arab2 Palestina.  Kalo harus diakui maka artinya tidak adil karena 
tanah Palestina jadinya dibagi tiga bukan dibagi dua.  Tidak adil karena dua 
negara jadi negara Arab Palestina, dan hanya satu negara jadi negara Yahudi 
Palestina.  Padahal tidak bisa disangkal, tanah ini sejarahnya juga semuanya 
asalnya orang Yahudi bukan orang Arab.  Karena Arab Palestina bukanlah orang 
Palestina melainkan orang Arab, sebaliknya Yahudi Palestina adalah orang 
Palestina yang kemudian berganti agama dari menyembah dewa menjadi menyembah 
Yahweh.

Jadi orang Yahudi Palestina, adalah murni penduduk aseli sedangkan Arab 
Palestina bukan penduduk aseli, karena jelas namanya juga orang Arab.

> Priatna Dimas <priatnadimas@...> wrote:
> Sangat pandir sekali kamu berbicara
> tentang sejarah. justru negara Israel
> yang tidak ada, yang ada suku dan
> bangsa Israel. Palestina atau filistine
> ada dalam kitab injil dan Al Qur'an
> sebagai daerah atau wilayah. makanya
> kamu baca sejarah lebih detil dahulu
> baru komentar.

Benar, Israel dan Filistine keduanya ada, dan keduanya sama2 sukunya, rasnya 
dan bahasanya, yang beda cuma agamanya.

Kalo Israel menyembah Yahweh, maka Filistine menyembah dewa dewi Filistine.

Keduanya Israel dan Filistine dari dulu juga wilayahnya sama disatu wilayah.

Yang merupakan inti tulisan saya adalah, Arab Palestina bukanlah Palestina 
karena orang Arab itu beragama Islam dan membasmi patung2 dewa dewi Palestina.

Jadi Arab Palestina bukan orang Palestina, sama seperti Cina Indonesia bukanlah 
orang Indonesia keduanya sama2 pendatang bedanya kalo Cina Indonesia mau 
berassimilasi berbahasa Indonesia, sebaliknya Arab Palestina memaksakan agama 
Islam dan budaya Arabnya dengan bahasa Arabnya.

Jadi tujuan tulisan saya sangat jelas, tegas, berdiri dipihak yang benar dan 
adil, yaitu orang Arab itu penjajah harus diusir, tidak boleh mencatut nama 
Palestina untuk mendirikan negara Islam dengan nama Palestina itu.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke