Seringkali kita mendengar kalimat, 'Dasar tak tahu malu', atau 'Sudah 
putus urat malunya' yang ditujukan pada orang-orang yang dinilai tak 
punya rasa malu. Hati-hati jika sudah mulai hilang rasa 'kemaluannya' 
karena itu artinya ada bagian di otak yang sudah mengalami kerusakan.

Ilmuwan
 dari University of California, San Francisco dan University of 
California, Berkeley berhasil mengungkapkan bagian mana dari otak yang 
sangat bertanggungjawab terhadap muncul tidaknya rasa malu.

Menurut penelitinya Virginia Sturm, timnya telah mengidentifikasi adanya bagian 
otak di sebelah kanan depan yang disebut 'pregenual anterior cingulate cortex' 
sebagai penyebab kunci rasa malu manusia.

"Ini
 adalah wilayah otak yang bisa memprediksi perilaku seseorang. Semakin 
kecil bagian otak ini maka semakin sedikit orang punya rasa malu," kata 
Virginia seperti dilansir dari Sciencedaily, Minggu (17/4/2011).

Pusat malu di bagian 'pregenual anterior cingulate cortex' ini posisinya berada 
jauh di dalam otak yakni sebelah kanan depan. 
Fungsi lain dari bagian otak ini antara lain mengatur detak jantung dan 
pernapasan, emosi, perilaku kecanduan dan pengambilan keputusan.

Maka
 itu pada orang yang otaknya sehat, ketika merasa malu bagian otak ini 
akan berfungsi maksimal. Rasa malunya akan membuat tekanan darah menjadi
 naik, detak jantung meningkat atau terjadi perubahan napas.

Tapi
 pada orang yang memiliki rasa malu yang rendah seperti pada penderita 
Alzheimer atau demensia (pikun), otak di bagian ini ukurannya lebih 
kecil dari biasanya. Mereka umumnya menjadi lebih acuh terhadap hal-hal 
yang menurut orang memalukan karena bagian otak 'pregenual anterior cingulate 
cortex' seperti 'dibutakan' terhadap rasa malu.

"Bila Anda kehilangan kemampuan otak di daerah ini, Anda akan kehilangan 
respons rasa malu," kata Virginia seperti dikutip LiveScience.

Para
 ilmuwan meyakini bahwa semakin besar wilayah otak tertentu maka semakin
 kuat kerja otak yang terkait dengan fungsinya itu. Contohnya, orang 
dengan kepribadian terbuka (ekstrovert) memiliki pusat pengolahan otak 
yang lebih besar, sedangkan orang yang gampang cemas punya pusat deteksi
 kesalahan yang lebih besar.

Dalam melakukan penelitian tersebut,
 peneliti meminta 79 partisipan untuk menyanyi karaoke lagu 'My Girl', 
lagu hit tahun 1964 yang dinyayikan Temptations. Partisipan itu ada yang
 sehat dan ada yang menderita penyakit saraf degeneratif.

Suara
 partisipan direkam dan diputar ulang tanpa ada ada suara musik yang 
menyertainya. Partisipan yang malu dengan suaranya langsung terlihat 
dari ekspresi wajahnya, kemudian berkeringat dan detak jantung 
meningkat. Sebaliknya penderita yang mengalami gangguan saraf terlihat 
acuh dan kurang punya rasa malu meskipun ketika didengarkan suara mereka
 sangat memalukan.  

Hasil temuan ini telah disampaikan Virginia dalam pertemuan tahunanAmerican 
Academy of Neurology ke-64 di Hawaii pada 14 April 2011.


________________________________
From: item abu <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]>
Sent: Monday, September 5, 2011 5:50 AM
Subject: Re: [proletar] Ssshh...


  
Hehehe,,, jadi auloh itu hare khrisna dll.

Tipikal orang Islam, dungu.

>________________________________
>From: ajeg <[email protected]>
>To: [email protected]
>Sent: Monday, September 5, 2011 11:34 AM
>Subject: Re: [proletar] Ssshh...
>
>
>  
>
>Liat, si bleki lagi memfitnah dirinya sedang gembira. 
>Padahal, tiap hari, setiap saat, dia kaing-kaing 
>pamerin kemurungannya hanya lantaran kebonnya pernah 
>diacak-acak orang. 
>
>Hidup cuma sekali, diacak-acak satu kali, tapi murungnya 
>ora setop. Payah! 
>
>Tambah payah lagi, dia nggak kenal siapa itu george 
>harrison & sandeep chowta yang yakin apa pun sebutannya 
>tuhan itu tetep satu. 
>
>Sama seperti si bleki, mau pake sebutan item, mau abu, 
>mau item bau, barangnya ya tetep si tolol bleki. 
>
>--- item abu <itemabu@...> wrote:
>
>> Hehehe.... si auloh ga disebut. Lagu ini jelas lagu kafir, tp nape 
>> lu dengerin?
>> 
>> 
>> From: Musik hari Ini <musikhariini@...>
>>
>>
>> > Hmm (hallelujah)
>> > My sweet lord (hallelujah)
>> > My, my, lord (hallelujah)
>> >
>> > Hm, my lord (hare krishna)
>> > My, my, my lord (hare krishna)
>> > Oh hm, my sweet lord (krishna, krishna)
>> > Oh-uuh-uh (hare hare)
>> >
>> > Now, I really want to see you (hare rama)
>> > Really want to be with you (hare rama)
>> > Really want to see you lord (aaah)
>> > But it takes so long, my lord (hallelujah)
>> >
>> > Hm, my lord (hallelujah)
>> > My, my, my lord (hare krishna)
>> > My sweet lord (hare krishna)
>> > My sweet lord (krishna krishna)
>> > My lord (hare hare)
>> > Hm, hm (Gurur Brahma)
>> > Hm, hm (Gurur Vishnu)
>> > Hm, hm (Gurur Devo)
>> > Hm, hm (Maheshwara)
>> > My sweet lord (Gurur Sakshaat)
>> > My sweet lord (Parabrahma)
>> > My, my, my lord (Tasmayi Shree)
>> > My, my, my, my lord (Guruve Namah)
>> > My sweet lord (Hare Rama)
>> >
>> > ________________________________
>> > From: ajeg <ajegilelu@...>
>> >
>> > 
>> >
>> > > http://www.youtube.com/watch?v=wynYMJwEPH8
>> >
>> > 
>> > 
>> > 
>> >
>> 
>> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke