http://warta-online.blogspot.com/2011/09/warta-online-jaringan-mafia-nazarudin.html
Jumat, 09 September 2011
Jaringan Mafia Nazarudin yg
 menjadikan PT.
 Bintang Ilmu Group Sebagai Distributor Tunggal Kementrian Pendidikan 
Nasional???

Apakah konspirasi yang ada dibalik
 berita menurut link dibawah ini, yang menjadikan PT. Bintang Ilmu, PT. Indah 
Jaya, PT 
Mapan dll group perusahaan milik Wimpy Ibrahim sebagai 
Distributor Tunggal Departemen Pendidikan Nasional untuk pengadaan buku,
 alat peraga pendidikan dll kebutuhan peningkatan mutu pendidikan untuk 
sekolah2 di seluruh Indonesia, yang 
dibiayai oleh uang negara.

(meski yang dipajang 
sebagai direktur/pimpinan perusahaan adalah orang lain yang merupakan 
pegawai2nya, tapi yang
 menentukan segala keputusan dan mengelola keuangan adalah keluarga 
Wimpy Ibrahim)

  

Sehingga ke seluruh daerah di 
Indonesia mereka berani mengklaim bahwa jika membeli/ menyediakan 
produk yang bukan dari Distributor Tunggal Depdiknas, maka kepala daerah
 (Gubernur/Bupati/Walikota), kepala dinas pendidikan setempat, kepala sekolah 
dll
 yang berkaitan dengan pendidikan di daerah akan berurusan dengan aparat
 hukum, karena akan dilaporkan oleh para
 agen dari distributor tunggal kepada aparat hukum, dan menurut mereka 
dipastikan bahwa aparat hukum akan menindak-lanjuti laporan mereka, 
karena daerah yang bersangkutan dianggap membangkang keputusan 
pemerintah yang sudah menunjuk distributor tunggal.



Dan meskipun
 pengadaan buku, alat peraga pendidikan dll kebutuhan peningkatan mutu 
pendidikan, yang disediakan oleh group 
perusahaan keluarga mafia hongkong itu tidak sesuai spesifikasi, kurikulum dan 
mutu
 pendidikan yang ditetapkan, karena sering kali yang disediakan adalah 
buku lama/bekas/ out of date, alat peraga yang jelek, murahan, tidak berfungsi 
sebagai alat pembelajaran dll tapi dibayar 
mahal, tidak pernah disentuh oleh aparat hukum, bahkan mereka berani 
meng-klaim bahwa aparat hukum ada dalam kendali atau patuh pada mereka. 
Apakah karena aparat hukum merupakan anak buah para mafia itu?



Sampai
 sekarang belum pernah ada bantahan resmi dari kementrian pendidikan 
nasional, meskipun nama wakil menteri juga disebut sebagaimana berita 
dibawah ini. Maka bisa ditebak bahwa hal ini patut diduga adalah benar. sebab 
jika tidak 
benar, tentunya sudah ada bantahan.



Sampai sekarang belum ada 
tindakan aparat hukum, meskipun sudah sering dan ramai diberitakan media
 massa 
tentang korupsi, konspirasi, kong kalikong dll yang dilakukan oleh 
jaringan mafia asing itu diseluruh wilayah Indonesia selama bertahun2.



Jadi masyarakat hanya bisa menonton 
pembodohan bangsa secara sistematis melalui yang dilakukan orang lain yang 
diback-up oleh aparat 
negara. Tapi sumber dana pembodohan bangsa adalah dari uang rakyat/ uang negara



http://m.tribunnews.com/2011/07/07/bbm-nazaruddin-anas-urbaningrum-main-proyek-di-kemendiknas



TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Merasa tak lagi dibela oleh teman-temannya, 
mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin terus buka 
suara. Nazaruddin kembali melemparkan bola panas melalui layanan 
blackberry masangger ke beberapa wartawan, Kamis (7/7/2011). Kali ini 
Nazaruddin mengungkap, sang Ketua umum Demokrat, Anas Urbaningrum 
bermain berbagai proyek di Kemendiknas.





"PT Anugrah Nusantara digunakan untuk main proyek di Kementerian 
Pendidikan Nasional. PT tersebut bermain dengan penerbit Bintang Ilmu 
yang dimiliki oleh Wimpy Ibrahim," kata Nazaruddin.





Dikatakan, semua anggaran pengadaan buku sekolah dan alat peraga yang 
ada dalam DAK senilai Rp 6,4 triliun dipegang oleh Wimpy Ibrahim. Wimpy 
rutin memberi setoran pada Anas Urbaningrum. "Proyek yang dimainkan oleh
 Wimpy itu adalah proyek pengadaan buku melalui DAK senilai Rp 6,4 
triliun," ujarnya.


*


Selain itu, Nazaruddin menuturkan, Anas juga bermain pada proyek 
pengadaan jaringan computer pun untuk program e learning. Permainan itu 
bisa terlihat karena jaringan sudah lebih dulu diadakan, meskipun 
computer untuk program tersebut belum diadakan.





"Permainan ini bisa lancar dilakukan karena melibatkan Fasli Jalal, 
mantan dirjen di Kemendiknas yang kini menjabat wakil menteri," tuturnya

http://m.tribunnews.com/2011/07/07/b...di-kemendiknas

 



  



 



  





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke