Peringatan tragedi 10 tahun 9/11 di New York yang menewaskan lebih dari 3,000 
orang membuat kilas balik, setelah tragedi 9/11 Presiden Bush menyatakan 
"Crusade" (Perang Salib) terhadap Islam, dengan langsung melakukan tindakan 
menyerang Irak tanpa persetujuan PBB sambil mengancam negara2 dunia: "Either 
you are with us or against us".

Keadaan pada saat itu menjadi memburuk dengan disebut-sebutnya thesis Samuel 
Huntington yang diprediksi akan terjadi "The Clash of Civilization", yang 
secara harfiah dapat diartikan perang East vs West dan dipersempit dengan 
perang Kristen vs Islam.

Indonesia sebagai negara Muslim terbesar di dunia pada saat itu baru saja 
menghadapi krisis besar yang mengakibatkan runtuhnya pemerintahan otoriter 
menjadi negara demokrasi.  Seperti pepatah, 'from tragedy to opportunity', 
'dibalik musibah tentu ada hikmahnya', Indonesia mendapatkan hikmah dari 
tragedi 9/11 tersebut.

Megawati menjadi pemimpin negara Muslim pertama yang bertemu dengan Presiden 
Bush pada tanggal 20 September 2001 dan mengutuk tindakan pengecut terorisme 
dan berjanji untuk bekerja sama dengan negara2 dunia dalam memerangi terorisme.

Bush sangat menghargai tindakan dan support Megawati dan menambah bantuan 
kepada Indonesia dan berjanji akan membantu integritas negara kesatuan 
Indonesia yang pada saat itu diambang perpecahan.  Asia Tenggara merupakan 
'second front' dalam konsep 'war on terror' Amerika setelah Bom Bali yang 
dilakukan oleh Jamaah Islamiyah.

Hubungan 'Government to Government' antara Indonesia dan Amerika sangat manis 
dan mencapai puncaknya dengan dibukanya kembali pelatihan Kopasus oleh Amerika, 
sedangkan di level masyarakat masih curiga bahwa Amerika memusuhi Islam.  

Persepsi masyarakat Indonesia sampai saat ini bahwa Amerika yang memulai perang 
dengan Islam dengan membantu agresor Israel menjajah Palestina, menyerang Irak 
tanpa persetujuan PBB sementara masyarakat Barat selalu menghubungkan Islam 
dengan terorisme. 

Indonesia selalu menegaskan posisinya bahwa, Indonesia menentang pendudukan 
wilayah Palestina, Indonesia juga menentang agresi Amerika di Irak.  Selain itu 
Indonesia menegaskan posisinya di dunia, pertama mengutuk tindakan pengecut 
terorisme dengan korban orang tidak berdosa, anak-anak.  Kedua, Islam adalah 
agama damai dan toleran sehingga tidak mencampur adukan Islam dan terorisme. 
Ketiga terorisme adalah ancaman perdamaian internasional, bukan hanya ancaman 
bagi Indonesia dan Amerika tetapi bagi masyarakat internasional sehingga harus 
dibasmi secara bersama.

Indonesia sudah membuktikan komitmennya dalam memerangi terorisme dengan 
menjatuhi 'capital punishment', 'take no prisoner' kepada teroris, dan 'shoot 
on sight' kepada gembong teroris dalam sepuluh tahun ini.  Indonesia juga 
menjadi contoh bahwa Islam 'compatible' dengan demokrasi.  Sejak saat itu 
Indonesia menjadi jembatan hubungan antara Amerika dengan negara2 Islam.

====

President Megawati Soekarnoputri:
"Indonesia is always against violence.  Terrorism is an act of violence, so we 
will definitely fight terorism".
(Joint Press Conference at the White House, September 19, 2001).

President George W. Bush:
"She was one of the first leaders to stand with me after September the 11th".
(Joint Press Conference at Bali International Airport, October 22, 2003).

President Susilo Bambang Yudhoyono:
"President George Bush has become one of the most pro-Indonesia American 
Presidents in the history of our bilateral relations".
(Speech at the USINDO luncheon in Washingto DC, November 14, 2008.

President Barrack Obama:
"I return to Indonesia as a friend, but also as a President who seeks a deep 
and enduring partnership between our two countries".

(Speech at the University of Indonesia, November 10, 2010).

====

Terorisme sangat susah untuk ditumpas habis, tapi terorisme sudah berkurang 
banyak di dunia ini bagian disamping itu, hubungan antara barat dan Islam juga 
sudah menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya.  In the marking of annyversay of 
9/11, let's not forget that many more people in other parts of the world are 
still living in constant fears of wars, conflict, and poverty.

http://www.youtube.com/watch?v=BWf-eARnf6U&ob=av2e








------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke