Koran Tempo Direktur Jenderal Dituding Tahu Jatah 10 Persen Tuesday, 13 September 2011 JAKARTA -- Dadong Irbarelawan, salah satu tersangka kasus suap di Kementerian Transmigrasi, mengungkapkan bahwa mantan Direktur Jenderal Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (P2KT) Harry Heryawan Saleh mengetahui jatah komisi 10 persen dari proyek di wilayah transmigrasi. Menurut Dadong, Kepala Bagian Evaluasi dan Perencanaan di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, jatah komisi itu dibicarakan dalam pertemuan pejabat eselon II ke atas di Direktorat Jenderal P2KT pada April lalu.
Pengacara Dadong, M. Syafri Noer, mengatakan, meski belum terungkap adanya persetujuan, tidak ada seorang pun yang menolak jatah komisi dalam pertemuan itu. "Ya, Direktur Jenderal pun tidak menolaknya," katanya lagi. Menurut Syafri, jatah komisi itu sebelumnya diminta Ali Mudhori, Sindu Malik, dan Iskandar Pasojo alias Acos, kepada Sekretaris Direktur Jenderal P2KT I Nyoman Suisnaya. Mereka meminta jatah ketika memberi tahu peluang proyek di bidang transmigrasi dengan anggaran total sekitar Rp 1 triliun. Ali dan Sindu disebut sebagai staf khusus Menteri Tenaga Kerja Muhaimin Iskandar. Adapun Acos disebut sebagai orang dekat Wakil Ketua Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Tamsil Linrung. Menurut dokumen pemeriksaan yang diperoleh Tempo, kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Dadong menjelaskan bahwa pertemuan pejabat eselon itu digelar dua hari setelah Ali, Sindu, dan Acos menemui Nyoman di ruang kerjanya. Setelah pertemuan di ruangannya, Nyoman mengajak ketiga tamunya menemui Direktur Jenderal Harry Heryawan Saleh di ruangannya. Saat itu mereka pun menyampaikan jatah komisi 10 persen itu. Jadi, "Kalau disebut Dirjen mengetahui, ya. dia tahu," kata Syafri. Harry membenarkan proyek pembangunan kawasan transmigrasi memang berada di direktorat yang pernah dia pimpin. Tapi, "Saya hanya tahu secara struktural," kata Harry setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi di KPK kemarin. Harry pun membantah tudingan mengenali orang-orang yang disebut-sebut dekat dengan Menteri Muhaimin Iskandar itu.l TRI SUHARMAN | RUSMAN PARAQBUEQ [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
