> "widura" <a.widura@...> wrote:
> Koq banyak banget nih sampe hindu budha
> juga ikutan...kirain yg konflik islam vs
> kristen aja...apa semuanya non islam vs
> islam ??....apa untungnya coba ribut
> kaya gitu...? Agama bukannya menghadirkan
> perdamaian malah jadi pengkotak2an
> kelompok masyarakat...

Malah Islam vs. Islam jauh lebih banyak jatuhnya korban !!!  Memang Islam agama 
cari konflik dan harus menang, ayat2 di Quran-nya juga jelas dikatakan bahwa 
semua patung2 harus dihancurkan, Syariah Islam harus ditegakkan dan hanya Islam 
yang memimpin dunia ini tidak ada agama lain selain Islam, dan Islamnya juga 
harus sealiran yang menang.  Dan Islam yang menang itu hanyalah Islam yang dari 
Allah.

Makanya, didunia Internasional sudah ditetapkan bahwa Islam agama pembawa 
bencana, yaitu bencana kemanusiaan.  Dunia kita bergabung dalam satu kubu yang 
disebut "war on terror" yang maksudnya membasmi semua teror jihad Islamiah.

Teror jihad Islamiah adalah kewajiban suci bagi setiap umat Islam.

Ny. Muslim binti Muskitawati.
\
















> -----Original Message-----
> From: "Sunny" <ambon@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Wed, 14 Sep 2011 22:52:26 
> To: <Undisclosed-Recipient>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: [proletar] Pemuka Agama Keluarkan Seruan Damai
> 
> http://www.ambonekspres.com/index.php?option=read&cat=43&id=34219
> 
> 
> KAMIS, 14 September 2011 | 182 Hits
> 
> 
> Pemuka Agama Keluarkan Seruan Damai
> 
> 
> Ambon,AE.- Menyikapi situasi dan kondisi keamanan pasca bentrokan warga yang 
> terjadi Minggu (11/9) pimpinan umat beragama di Maluku terus mengambil 
> langkah, untuk menenangkan umat agar tidak terpancing dengan isu-isu yang 
> menyesatkan.
> 
> 
> Dalam pertemuan yang berlangsung di lantai II kantor gubernur Maluku, para 
> pimpinan umat beragama mengeluarkan himbauan bersama. 
> 
> Himbauan bersama yang terdiri dari lima butir kesepakatan itu ditandatangani 
> oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku Drs Idrus Toekan, Ketua 
> Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) Pdt Dr John 
> Ruhulesin, Uskup Diosis Amboina Mgr P.C Mandagi MSC, Ketua Walubi Maluku 
> Welhemus Jauwerissa, Sekertaris PHDI Maluku I Wayan Sutapa, serta Ketua Forum 
> Kerukunan antar Umat Beragama Provinsi Maluku Drs. H. Idris Latuconsina. 
> 
> Penandatanganan himbauan atau seruan bersama ini disaksikan langsung Kepala 
> Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Dr H.M Atamimi,M.Ag. 
> 
> Dalam kesepakatan bersama itu, mereka menghimbau kepada seluruh masyarakat 
> Maluku khususnya masyarakat Kota Ambon untuk tidak mudah mempercayai isu-isu 
> dari pihak yang tidak bertanggungjawab. Melaporkan setiap kejadian yang ada, 
> ditengah-tengah masyarakat kepada pihak keamanan. Mewaspadai terhadap 
> orang-orang yang tidak dikenal (OTK), yang datang dilingkungan masing-masing 
> dan segera melaporkan kepada pihak berwajib. 
> 
> Selain itu, para tokoh agama menyerukan agar masyarakat menyerahkan semua 
> masalah yang terjadi akhir-akhir ini kepada pihak berwajib, serta kepada 
> tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat , tokoh pemuda dan organisasi 
> kemasyarakatan untuk dapat menjaga situasi dan ketertiban serta dapat 
> mengayomi umatnya masing-masing.
> 
> Sementara Wakil Gubenur Maluku Ir Said Assagaff yang ikut dalam pertemuan 
> tersebut mengatakan, Pemprov Maluku tetap berupaya agar konflik antar warga 
> harus segera diakhiri. “Kita tetap berupaya agar kondisi keamanan yang 
> berangsur-angsur pulih ini bisa terus terpelihara dengan baik,” harapnya.
> 
> Dalam pertemuan itu, orang nomor dua di Maluku ini meminta media masa dan 
> elektronik untuk tetap menyajikan berita yang baik dan benar, sehingga dapat 
> membantu pemerintah memulihkan kondisi keamanan di Kota Ambon. 
> 
> “Saya minta kepada para wartawan agar dapat memberitakan informasi yang 
> sesuai dengan kenyataan sehingga tidak menimbulkan persoalan baru,’’ 
> tandasnya.
> 
> Saat ini lanjut Wagub kondisi keamanan di Maluku terutama Kota Ambon mulai 
> kondusif. Aktifitas masyarakat sudah berjalan seperti biasa. Kondisi ini 
> diharapkan bisa berlanjut sehingga masyarakat dapat melakukan aktifitas 
> seperti biasanya. 
> 
> Sementara itu pantauan koran ini dilapangan, aktifitas perkantoran, pertokoan 
> sudah mulai berjalan. Hanya saja, belum berjalan serpeti hari hari sebelumnya.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke