> Makanya ia merasa aneh mengapa muslim di Indonesia sebagai orang yang 
bertakwa tidak dilimpahi kemakmuran seperti masyarakat Belanda. "Ini 
berarti ada masalah terhadap islam dan keimanan mereka (umat islam 
Indonesia,red)."


Hehehe.... kalo ngeliat tingkat keimanan orang kafir Belanda dgn orang Islam 
Indonesia, jelas orang Islam Indonesia lebih bertaqwa dan soleh/soleha. Tp knp 
ornag Islam Indonesia lebih miskin? Berarti ini bukan masalah keimanannya yg 
kurang, tp masalah Islamnya sendiri, ajaran Islamlah yg bikin orang Islam jd 
dungu, malas, bejad dan biadab.


>Waktu di Indonesia Ustad Mudawi membayangkan Belanda itu negaranya 
kering kerontang. "Terus masyarakatnya .... seperti itulah," katanya 
tanpa mengatakan lebih jelas apa yang dimaksudkannya.


Ini kan salah satu contohnya, orang Islam Indonesia itu ga tau apa2 ttg negara 
lain, tp udah "membayangkan" alias memfitnah Belanda itu kayak gini atau kayak 
gitu. Islamlah yg bikin orang Islam Indonesia jadi tolol sampe mikir negara 
kafir itu spt itu, krn belajar dr kibulan auloh si tukang tipu.

Orang Islam itu emang betul2 dungu, ocehan tukang tipu itu ditelan mentah2 
kayak anjing buduk ngeliat taik anget di tanah.





>________________________________
>From: Sunny <[email protected]>
>To: [email protected]
>Sent: Monday, September 19, 2011 5:56 AM
>Subject: [proletar] Mudawi: Tidak Ada Anti Islam di Belanda
>
>
>  
>http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/mudawi-tidak-ada-anti-islam-di-belanda
>a.. 
>b.. Video 
>c.. Sajian 
>d.. Dosir 
>e.. Interaktif
>
>
>Map 
>Mudawi: Tidak Ada Anti Islam di Belanda
>
>Diterbitkan : 16 September 2011 - 10:14pm | Oleh Bari Muchtar 
>(http://www.facebook.com/photo.php?fbid=10150304781519237&set=t.557186197&type=1&theater)
> 
>Diarsip dalam: 
>Masyarakat Indonesia itu amburadul. Perbedaan antara masyarakat Indonesia dan 
>Belanda bukan seperti jarak langit dan bumi, tapi malah: "....antara langit 
>dan sumur". Iman dan islam muslim Indonesia itu hanya sebatas di mulut saja.
>
>Hal tersebut dikatakan Ustad Mudawi Ma'arif, pengasuh Pesantren Ummar bin 
>Khattab, Surabaya, kepada Radio Nederland yang dijumpai di Amsterdam, Belanda. 
>Ustad Mudawi menjadi tamu Masjid Al Ikhlas, milik Persatuan Pemuda Muslim 
>se-Eropa (PPME), Amsterdam selama bulan Ramadan sampai beberapa hari seusai 
>Idulfitri 1432 H yang lalu.
>
>Mudawi melihat Belanda adalah negara yang makmur, karena negeri kincir angin 
>ini hampir memiliki semuanya. "Serba ada," katanya. Menurut dia, sebenarnya 
>orang yang bertakwa patut menikmati kemakmuran. Karena itu adalah janji Allah, 
>tambahnya.
>
>Makanya ia merasa aneh mengapa muslim di Indonesia sebagai orang yang bertakwa 
>tidak dilimpahi kemakmuran seperti masyarakat Belanda. "Ini berarti ada 
>masalah terhadap islam dan keimanan mereka (umat islam Indonesia,red)."
>
>Saling Tiru
>Mudawi berharap agar kebaikan-kebaijan di Belanda bisa ditiru oleh Indonesia. 
>Tapi begitu juga sebaliknya, tambahnya.
>
>Waktu di Indonesia Ustad Mudawi membayangkan Belanda itu negaranya kering 
>kerontang. "Terus masyarakatnya .... seperti itulah," katanya tanpa mengatakan 
>lebih jelas apa yang dimaksudkannya.
>
>"Ternyata apa yang saya bayangkan sebelumnya tidak benar. Masyrakat Belanda 
>sangat antusias menerima kebaikan."
>
>Belanda Terbuka
>Mudawi mengatakan, orang-orang non muslim di Belanda sebenarnya terbuka untuk 
>menerima kebenaran. Masalahnya sekarang, tambah ustad yang hafal Al Quran ini, 
>kebenaran itu belum sampai ke mereka, karena belum ada yang menyampaikannya 
>kepada mereka.
>
>Adalah Pekerjaan Rumah (PR) bagi kita semua (ummat islam,red), tambah Mudawi, 
>untuk menjelaskan islam berbentuk anjuran dan dengan cara yang baik. Dengan 
>mengatakan hal ini, Mudawi ingin menunjukkan bahwa islam tidak mengenal 
>paksaan dalam menyebarkan ajarannya.
>
>Tak Ada Anti Islam
>Belakangan warga Belanda makin banyak mendukung partai PVV, partainya Geert 
>Wilders yang dikenal anti Islam. Namun ustad dari Jawa Timur mengatakan, ia 
>tidak mengalami suasana anti Islam di Belanda selama ia berada di negeri 
>mantan penjajah ini.
>
>"Buktinya kita lihat banyak masjid-masjid bahkan sekolah-sekolahan yang 
>dijadikan fasilitas dari pemerintah untuk digunakan sholat.
>
>Walhasil, ia menyimpulkan, perasaan anti islam di Belanda itu hanyalah 
>berdasarkan kebencian sekelompok orang. "Itu kebencian seseorang yang tidak 
>sampai mempengaruhi sistem pemerintah."
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke