http://majalahteras.com/?p=306
Ditahan Polisi, Sepupu SBY Kirim Surat Terbuka ke SBY
Tuesday, 13 September 2011, 3:48



Nur Tjahjono (50), sepupu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ditahan polisi 
karena perkara utang piutang. Ia mendekam di rumah tahanan Pacitan sejak 23 
Juli 2011. Ia mengirim surat terbuka kepada Presiden Yudhoyono mengadukan 
masalahnya.“Saya disangka menipu karena tidak mengembalikan uang pribadi 
pelapor yang katanya dikeluarkan pada saat menjadi tim sukses saya sewaktu 
proses Pilkada Bupati Pacitan 2010 Desember kemarin,” terang Tjahjono dalam 
suratnya Kamis (8/9/2011). Surat itu ditulisnya dari balik jeruji.

Dalam surat tertanggal 6 September 2011 itu, Tjahjono menyebut Yudhoyono dengan 
kakanda dan menyebut dirinya dengan adinda. Ibu Tjahjono adalah adik kandung 
ayah Yudhoyono. Ia bertanya pada Yudhoyono, kenapa nama Yudhoyono dibawa-bawa 
ke polisi, sebagai restu untuk menahan dirinya.

“Adinda tidak mengerti dan tidak habis pikir kenapa dalam masalah ini mereka 
melibatkan nama keluarga. Semua pihak membawa nama Cikeas. Izin dan restu 
Cikeas selalu disebut untuk menangkap dan menahan Adinda,” tulisnya.

Tjahjono mencalonkan diri sebagai calon Bupati Pacitan periode 2010-2015. Dia 
kalah. Setelah itu, sejumlah orang yang mengaku sebagai tim suksesnya menggugat 
secara perdata terkait utang piutang. Informasi yang dihimpun Kompas.com, para 
penggugat mengumpulkan KTP untuk kepentingan pencalonan Tjahjono. Satu KTP 
dihargai sekian rupiah.

Usai Pilkada, Tjahjono tak membayar kewajibannya yang mencapai sekitar Rp 900 
juta. Pengadilan Negeri Kabupaten Pacitan memenangkan gugatan para penggugat 
dan memutuskan menyita harta bendanya.

Dalam suratnya kepada Yudhoyono, Tjahjono tidak menceritakan apakah persoalan 
yang membuatnya ditahan terkait masalah di atas. Ia hanya menyebut, ada yang 
melaporkan dirinya dengan tuduhan penipuan.

Terkait tuduhan itu, ia menyatakan, tidak pernah memerintahkan pelapor untuk 
menggunakan atau mengeluarkan uang pribadi. Ia juga menyatakan tidak pernah 
melakukan transaksi pinjam meminjam selama proses Pilkada.

Semula, lanjutnya, saat ia mulai ditahan, ada komunikasi yang terjadi antara 
pejabat Polres Pacitan dengan seseorang di Jakarta yang mengaku sebagai ajudan 
Yudhoyono. Ada janji yang diucapkan ajudan itu bahwa pihak Cikeas akan melunasi 
sejumlah uang yang dianggap sebagai kerugian pihak terlapor.

Pihak terlapor juga sepakat akan mencabut pengaduannya jika uangnya diganti. 
Namun, janji dari orang yang mengaku sebagai ajudan Yudhoyono tersebut tak 
kunjung terealisasi.

Tjahjono kembali bernegosiasi dengan pelapor. Hasilnya, pelapor bersedia 
mencabut pengaduannya. Namun, pihak Polres, tulisnya, tak bersedia menghentikan 
kasus ini.

“Semua pihak memberi keterangan bahwa masalah ini harus lanjut karena sudah ada 
titipan dari keluarga,” tulis Tjahjono. Ia menulis kata keluarga dengan huruf 
besar. Kata keluarga mengacu pada keluarga Cikeas.

“Adinda ini terlalu kecil ibarat sebutir kerikil yang terlempar di jalanan, 
atau hanya seekor cacing yang kepanasan, atau ibarat hanya sekecil semut yang 
berlarian di kandang gajah. Jadi tidak ada gunanya kalau nama keluarga berperan 
dalam masalah nasib saya ini,” tulisnya.

“Saya menyadari si kecil ini bisa saja segera binasa oleh sebuah kekuatan yang 
besar. Namun, adinda tetap berjuang untuk hidup dan kehidupan karena adinda 
punya anak dan isteri dan juga punya keyakinan bahwa tak sepantasnya yang besar 
harus menginjak-injak yang kecil,” imbuhnya. @Sumber :kompas.com


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke